
Bibi Tara dan Bella atau Rachel saat ini tengah berada di ruang tamu ..di hadapan mereka ada 2 orang pria muda yang tampan yang mengaku sebagai keluarga dari Bella atau Rachel
Awalnya Bella atau Rachel ketakutan karena tiba-tiba salah satu dari pria di hadapannya itu memeluknya erat..Bella atau Rachel yang masih mengalami amnesia pun kebingungan dan ketakutan ketiak di peluk oleh salah satu dari pria itu.
#Sebelumnya.........
"Bella ada yang mencarimu nak!" ucap bi i Tara ketika sudah masuk dan berdiri di depan Bella atau Rachel.
"Siapa bi..apa Bella mengenalnya?"
"Mereka bilang keluarga mu nak..ayo temui mereka"
"Ya..t..tapi..b.. Bella takut bi"
"Tidak apa-apa ada bibi..jika mereka berbuat jahat bibi akan pukul pakai sapu..ayo"
"Baiklah"
Akhirnya Bella atau Rachel mau menemui kedua pria itu di temani bibi Tara.. Bella atau Rachel bersembunyi di balik punggung bibi Tara karena ketakutan dan tidak mengenal mereka.
__ADS_1
Sampailah mereka di di ruang tamu..Bella atau Rachel masih bersembunyi di balik tubuh bibi Tara dan membuat dua pria itu semakin penasaran tidak sabar.
"Ayo nak sapa dulu tamunya" ucap bibi Tara.
Bella atau Rachle keluar dari persembunyiannya di balik tubuh bibi Tara dan menyapa kedua tamunya..saat melihat wajah Bella atau Rachel Gian berdiri dan langsung memeluk Rachel dengan erat.. dia yakin itu adalah istrinya yang selama ini dia cari.
"Achel..sayang" ucap Gian.
Rachel yang mendapatkan pelukan tiba-tiba merasa gelenyar aneh dalam tubuhnya..dia nyaman dalam pelukan Gian tapi dia tidak mau terbawa suasana..mereka orang asing yang tidak dia kenal.
"Le..lepas..kan..aku..t..tu..an"
"Maaf.. maafkan aku" ucap Gian menyesali tindakan nya yang terkesan buru-buru.
"Anda siapa..apakah anda mengenalku?"
#Setelahnya...........
"Ekhem..Achel apa kau benar-benar tidak mengenal kamu?" tanya Richie memastikan.
__ADS_1
"Maaf..apa kita pernah mengenal?"
"Huhh..sudahlah tidak apa-apa..kau adalah adikku dan pria di samping ku ini adalah suamimu..kau memiliki 3 orang anak yang tampan dan cantik seperti mu..pulanglah Achel kami merindukanmu..Daddy Jacob..Daddy Rey..mommy Laura dan Grandma Welsy juga anak-anak sangat merindukanmu Achel" ucap Richie menjelaskan sedikit.
"Iya Achel..pulanglah..kami sudah lama mencarimu..aku merindukanmu sayang.. anak-anak juga..kami membutuhkan mu Achel" tambah Gian dengan wajah sendunya.
Sementara Rachel hanya diam mendengarkan penjelasan dari dua pria itu.. jujur ada sedikit ketakutan dalam hati kecil Rachel untuk ikut pulang bersama kedua pria itu namun di sisi lainnya ada sebuah kenyamanan dan rasa hangat dalam hatinya.
"Pulanglah nak..suami dan kakamu sudah menjemput mu..kau bisa main ke sini lagi kapanpun kau mau..hm?" ucap bibi Tara menyarankan.
"Tapi Bella takut bi..Bella takut mereka jahat sama Bella"
"Tanyakan pada hati kecilmu nak.. bagaimana perasaan mu ketika bertemu mereka"
"Baiklah tapi bibi dan paman bagaimana..Bella nggak mau ninggalin kalian sendirian..Bella nggak mau paman kerja terlalu capek"
"Tidak apa-apa nak..itu sudah jadi kewajiban paman untuk menafkahi keluarga..pulanglah ikuti suamimu karena restu suami adalah restu sang pencipta".
Akhirnya Rachel mengikuti Gian dan Richie untuk pulang ke rumah mereka..tentu akan membuat sang mommy dan yang lainnya senang.
__ADS_1