Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 86_Got New Member


__ADS_3

Seminggu lebih Rachel bermalas-malasan di atas ranjangnya hanya dengan berguling kesana-kemari menyusuri ranjang dengan mencari posisi yang nyaman.


Rachel benar-benar berubah seperti tak memperdulikan penampilan nya ,yang biasanya rapih dan selalu terlihat cantik kini huhh.. sudahlah biarkan saja yang penting dia senang.


"Honey..are you ok?" tanya Gian khawatir dengan kondisi Rachel yang tak biasanya.


"Why..Im ok sayang"


"No i just worry about you honey"


"Im ok"


Gian menghela nafas panjang..dia harus ekstra hati-hati karena saat ini Rachel tengah sensitif terhadap sesuatu yang menurutnya tak mengena di hati.


"Begini honey..ehm..kita cek dokter saja ya..aku takut kau sakit dan tak tau kondisi tubuhmu..apa kau mau anak-anak khawatir dengan keadaan mu hm?"


Rachel terlihat berpikir bahwa yang Gian katakan ada benarnya juga karena tidak biasanya dia seperti ini..biasanya dia selalu ikut sarapan bersama keluarga nya di bawah atau paling tidak menengok anak-anaknya tapi sekarang huhh.. sepertinya dia harus cek dokter.


"Baiklah ayo ke dokter..tapi aku malas mandi sayang"

__ADS_1


"Aku mandikan bagaimana?"


"Baiklah"


Gian sangat senang saat ini dia seperti ketiban durian runtuh..memandikan Istri nya sekaligus mendapatkan servis lebih wahhh pasti menyenangkan.. itung-itung vitamin penambah semangat di pagi hari.


Setelah selesai dengan urusan mandinya kini Gian dan Rachel sudah berada di ruang tamu..Gian mengambilkan makanan dan jeruk hangat untuk Rachel..tadi setelah selesai mandi mereka turun di saat mereka hendak sampai di bawah tiba-tiba Rachel berlari dan menuju wastafel dekat dapur dan memuntahkan isi perutnya.


Tentu saja Gian khawatir dan panik..dia berlari menyusul istrinya dan membantunya memijat tengkuknya agar memudahkan Rachel mengeluarkan isi perutnya.


Selesai dengan muntahan nya Rachel di bantu Gian duduk di ruang tamu..dia mengambilkan makanan beserta air jeruk hangat agar perut sang istri nyaman lagi..sungguh lebih baik dia yang sakit daripada sang istri.


"Hm..suapi"


"Iya honey..aku suapi..pelan saja ya"


Gian menyuapi Rachel dengan telaten..5 suapan berhasil Rachel telan namun dengan paksaan minuman agar bisa tertelan..selebihnya dia kembali muntah..Gian benar-benar tak tega melihat sang istri seperti itu..dia menggendong Rachel kemudian membawa nya ke rumah sakit agar di periksa dokter.


#Di Rumah Sakit........

__ADS_1


"Terimakasih dokter terimakasih banyak..honey kau dengar..we got new member" ucap Gian kepalang senang.


"Iya sayang..hiks..aku bahkan tidak tau jika aku mengandung hiks huhuhuhu"


"Eh..honey jangan menangis.. tidak apa-apa..sudah ya jangan sedih lagi kasihan baby di sini" ucapnya sambil mengelus perut rata sang istri.


"Iya..maafin mommy ya nak..hiks huhuhuhuhu..mommy jahat hiks ya nak huwaaaaaa"


Gian dan sang dokter hanya bisa saling lirik melihat kesensitifan Rachel.. sepertinya PR Gian akan bertambah lagi mulai sekarang..super super sabar ya Daddy Gian.


Setelah selesai drama yang Rachel ciptakan di ruangan sang dokter kini Rachel bak orang yang tak bersalah meminta Gian membelikannya es krim 4 rasa yaitu mangga,Cherry,vanilla dan karamel..semuanya harus dalam satu wadah jika tidak maka Rachel akan menangis hingga Gian mengabulkan nya.


"Honey maaf aku hanya bisa membelikanmu yang begini bagaimana?"


"Ehmmm..ya sudahlah tidak apa-apa"


Ra hek menikmati es krim itu dengan penuh suka cita..entahlah dia seperti anak kecil saja ketika sedang menikmati es krim nya..Gian jadi gemas sendiri akhirnya dia mencubit pipinya karena tak tahan dengan ekspresi lucu Rachel.


"Huwaaaaa jahat"

__ADS_1


"Matilah kau Gian"


__ADS_2