Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 52_Terimakasih Sayang


__ADS_3

"Sayang lihat aku"


Rachel menatap Gian lekat..tatapannya penuh dengan kesakitan dan kesedihan..tak kuat melihat mata sayu Rachel Gian langsung memeluknya erat.


"Anak kita sedang tidur di sebelah mu sayang"


"Apaa..jangan bercanda Gian"


"Lihatlah di samping mu"


Rachel melihat ke arah sampingnya dan benar saja Calista sedang tertidur di sebelahnya..bahagia..ya dia bahagia sekali ingin rasanya dia berteriak namun dia sadar anaknya sedang tidur pulas.


"Terimakasih sayang.. terimakasih sudah membawa Calista kembali" ucap Rachel.


"Sama-sama sayang..kau dan anak-anak adalah tanggung jawab ku..kalian adalah harta berharga ku..takkan ku biarkan siapapun menyakiti kalian"


"Terimakasih..aku memaafkan mu dan mau memberi kesempatan lagi padamu"


"Seriously honey..oh my..thanks sayang"


Gian mencium bibir Rachel..sudah berbulan-bulan lamanya dia tak merasakan benda kenyal yang menjadi candunya itu..rasanya masih sama seperti di awal dia mencicipinya.


Rachel membalas kissing Gian..mereka saling bertautan dengan penuh kerinduan..di rasa pasoka oksigen mulai menipis Gian menghentikan aksinya..dia tatap mata Rachel.


"Aku mencintaimu Rachel"


"Achel juga mencintaimu Gian"


Mereka berpelukan cukup lama..Gian merebahkan tubuhnya di samping Rachel..mereka slaing memeluk satu sama lain..bolehkah mereka egois mengklaim hari ini adalah hari kebahagiaan sedunia.


#Di tempat lain.......


"Rich bagaimana hasilnya..sudah keluar?" tanya sang Daddy tak sabar.


"Sebentar lagi dad.. tunggu pihak rumah sakit menghubungi Rich"


"Baiklah..Daddy rindu dengan Rachel..antarkan Daddy ke rumah tuan Rey Rich"


"Baiklah ayo.. Grandma mau ikut?"


"Bolehkah?"


"Tentu.. grandma pasti akan terkejut melihat wajah Rachel nanti"


"Grandma tidak sabar"


Mereka menuju rumah Rey..hari ini mereka sangat senang dan tak sabar menantikan hasil yang sudha mereka tunggu satu Minggu ini.


Sampailah mereka di kediaman Rey..mereka turun dari mobil dan berjalan menuju pintu masuk..mereka di sambut oleh pelayan dan mempersilahkan masuk.


"Apa Rachel sudah baikan bi?" tanya Richie pada anag pelayan.


"Nona sudha baikan tuan.. sebentar saya panggilkan tuan besar dulu"


"Baiklah"


Pelayan itu undur diri untuk memanggil tuan rumah nya.

__ADS_1


Tok...


tok...


tok...


"Siapa?" teriak Rey dari dalam.


"Saya tuan..maaf di bawah ada tuan Richie dan keluarga nya"


"Ya sebentar lagi kami turun"


"Baik tuan permisi"


Pelayan itu membuatkan minuman untuk ketiga tamu tuannya..sampailah di ruang tamu pelayan itu menghidangkan minumannya dan mengatakan jika tuan besar nya sebentar lagi akan turun.


Tak berapa lama kemudian Rey dan Laura turun menyambut tamunya..mereka senang Richie dan keluarganya berkunjung.


"Richie..tuan Jacob..nyonya Collins..maaf telah membuat kalian menunggu" ucap Rey sopan dengan senyum.


"Tidak apa-apa tuan Rey" jawab tuan Jacob


"Silahkan di minum tuan,nyonya, Richie" timpal Laura


Mereka duduk dan mengobrol..Rey juga mengatakan bahwa Calista di culik dan baru di temukan.. Richie geram mendengar kabar itu namun dia tahan,dia belum mempunyai bukti kalau Rachel itu adalah adiknya..tunggu sebentar lagi.


"Sekarang keadaan Rachel bagaimana tuan Rey?"


"Syukurlah dia sudah kembali membaik.. sebentar biar saya panggilkan mereka"


"Baiklah.. sebentar biar saya bawa kedua jagoan Rachel"


Rey mengambil Danish dan Denish..dia membawa dua bocah gembul itu ke ruang tamu.. mereka yang ada di ruang tamu tersenyun girang ketika melihat dua bocah gembul yang ada di gendongan Rey.


"Wahhh menggemaskan sekali mereka" ucap Grandma Richie kagum.


"Bolehlah saya menggendongnya tuan Rey?"


"Silahkan nyonya Collins"


Grandma Richie menggendong Danish yang terlihat pendiam seperti Gian..dia kagum dengan cicitnya..cicit..tunggu sampai bukti itu ada di tangannya.


"Hey anak tampan..ini buyutmu..kau menggemaskan seklai tampan"


Sementara Denish dia cerewet dan banyak tingkah polah berbeda dengan Danish yang pendiam.


#Skip>>>>>


"Lexa kamu istirahat aja..nanti kecapean loh"


"No need Karin..aku kuat"


"Up to you..sudha malam lebih baik kita pulang saja"


"Ok..aku bersiap dulu"


Kedua wanita itu bersiap untuk kembali ke rumah sewanya.. Alexa bersama temannya bekerja di sebuah cafe dekat dengan rumah sewanya sebagai waiters untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.

__ADS_1


Sampailah mereka di rumah sewa..Alexa dan Karin masuk dan membersihkan diri karena lelah setelah seharian bekerja.


Selesai membersihkan diri merkwa makan malam terlebih dahulu.


"Aku kenyang sekali Karin..nikmatnya hidup sederhana dan bebas"


"Kau sudah gila rupanya..?"


"Why?"


"Nothing..ayo istirahat besok kita kerja lagi..aku benar-benar lelah ingin rasanya hidup seperti orang-orang kaya di sana yang tidak memikirkan besok makan apa,bayar sewa rumah,bekerja melayani pembeli huhhh lelah"


"Orang kaya juga tidak selamanya bahagia BESTie"


Merkea memutuskan untuk tidur karena memang sudha lelah seharian bekerja.


Keesokan paginya mereka bangun lebih awal dan bekerja namun hari ini hanya sampai sore karena jadwal pembagian siftnya memang begitu.


"Karin aku hari ini mau ke supermarket kau mau ikut?"


"Kau saja..aku lelah ingin tidur"


"Baiklah"


Sorepun tiba Alexa pulang dari tempatnya bekerja dan langsung menuju Supermarket yang ada di dekat komplek cafe.


"Apa saja ya yang habis..sialan kenapa aku lupa..oh bodoh sekali kau Lexa"


Akhirnya Alexa menelpon Karin tapi tidak di angkat huhh mungkin bocah itu sedang berada di alam mimpinya menjadi orang kaya.


Ketika Alexa tengah memilih sayuran tiba-tiba dia bertabrakan dengan seseorang.. belanjaannya bertebaran kesana kemari.


"Maaf..maafkan saya nona"


"Tidka apa-apa"


Alexa memunguti barang belanjaannya di bantu pria itu..setelah terkumpul semua pria itu meminta maaf lagi.


"Sekali lagi maafkan saya..saya benar-benar tidak melihat anda tadi"


"Tidak apa-apa tuan..permisi"


Alexa pergi dan memilih membayar belanjaannya..tanpa dia sadari ponselnya terjatuh dan tertinggal di tempat dia bertabrakan tadi.


Pria itu hendak melangkah namun ekor matanya melihat suatu benda padat persegi panjang tergeletak di lantai..dia mengambil benda itu ternyata sebuah ponsel.


"Apa ini ponsel wanita tadi ya?"


"Aishhh aku harus mengembalikan nya..semoga belum jauh"


Richie..ya pria yang menabrak Alexa adalah Richie yang kebetulan sedang berbelanja buah untuk Rachel..dia sebenarnya dari rumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA nya dengan Rachel.


Setelah dia melihat hasilnya dia senang bukan main..ternyata adiknya telah berada di dekatnya selama ini..Rachel adalah adiknya yang hilang..Rachel adalah Bella nya yang terpisahkan akibat kesalahpahaman yang terjadi antara orangtua nya dulu.


Setelah itu dia berniat berkunjung ke rumah Rey tapi dia mampir dulu ke supermarket untuk membeli oleh-oleh.


"Aishhh wanita itu sudah tidak ada.. bagaimana ini..ah aku bawa pulang saja lah..besok aku kemari lagi saja"

__ADS_1


__ADS_2