
Satu bulan kemudian......
Di sebuah pulau yang hanya beberapa orang saja yang tau tampaklah dua perempuan tengah duduk di tepi pantai..mereka mengobrol entah apa saja yang bisa mereka obrolkan.
"Bagaimana perasaan Kaka saat ini..sudah lebih baik?"
"Berkat kalian Kaka bisa sedikit menata hidup Kaka lagi.. terimakasih atas semua bantuan kalian"
"Kita keluarga ka..tidak ada keluarga yang tega melihat keluarga lainnya bersedih dan tersakiti"
"Terimakasih"
Mereka kembali ke villa..di villa seorang perempuan yang tak lagi mudah tengah menunggu kedatangan kedua wanita muda itu..dia menyambut keduanya dengan hangat dan penuh kasih sayang.
"Rachel, Genie kalian sudah kembali..ayo makan"
"Baik mom"
Di saat Rachel hendak melangkah menuju meja makan tiba-tiba kepalanya pusing, perutnya serasa di ubek-ubek dari dalam,Achel langsung berlari ke wastafel yang ada di dekat meja makan dan memuntahkan isi perutnya.
"Achel kau kenapa sayang..astaga" tanya Laura khawatir.
"Tidak tau mom..perut Achel mu-huekk..huekk"
"Mom sebaiknya panggil dokter saja..Genie takut ka Achel sakit"
"Baiklah mom panggil dokter dulu..kau bantu kakamu"
Slesai mengeluarkan isi perutnya kini Rachel duduk di sofa sambil bersandar..kepalanya sangat pusing dan perutnya masih tidak enak.
__ADS_1
Dokter datang bertepatan dengan Rey yang baru keluar dari helikopter karena dia habis dari mansionnya untuk menghajar anaknya yang sangat bodoh itu..ya..siapa lagi kalau bukan Gian.
"Loh dok..anda di sini?" tanya Rey melihat dokter berjalan masuk ke villanya.
"Tuan Rey..iya saya di panggil nyonya tadi tuan"
"Baiklah..ayo masuk"
Dokter itu masuk bersama Rey..mereka melihat Laura,Genie dan Rachel tengah duduk di sofa dengan wajah panik.
"Baby..Ada apa?" tanya Rey ketika sudha berada di samping istrinya.
"Rachel pusing dan mual by..mommy hanya takut Rachel sakit karena masalah yang tengah kita hadapi saat ini" jelas Laura.
"Sudah rachek itu wanita hebat seperti mu baby.. percayalah dia baik-baik saja"
"Semoga by"
"Bagaimana dok keadaan putriku?" tanya mommy Laura.
"Semuanya baik-baik nyonya.. sebenarnya nona Rachel......"
Skip>>>>>>>
"Rachel maafkan aku..maaf..akubterlalu bodoh..aku bahkan tidak menyadari kesalahan ku..maaf aku telah menyakiti hati dan perasaan mu"
Gian termenung karena tadi siang sang Daddy datang dan bertanya pokok masalahnya walaupun Daddy Rey sudah tau y sebenarnya.
Tadi siang.........
__ADS_1
"Gian jelaskan pada Daddy apa yang terjadi?" ucap Rey dingin.
"Gian kecewa dad sama Rachel..dia udha menjebak Gian dengan cara liciknya"
"Menjebak..kau yakin?"
"Ya dad..pagi setelah ulang tahun perusahaan Gian terbangun di salah satu kamar hotel tanpa sehelai benang pun..Gian awalnya tidak tau apapun tapi setelah Gian ingat-ingat akhirnya Gian ingat semuanya..Rachel membawa Gian ke kamar hotel dan melakukan hal menjijikan itu tanpa Gian sadari Gian telah meminum minuman yang bercampur dengan obat Laknat itu..Gian bener-bener kecewa dad"
"Jadi maksud mu Rachel sengaja melakukan itu?"
"Ya..untuk apa lagi.. perempuan seperti itu memang hanya mendekatiku hanya untuk kekayaan saja tidak lebih"
"Jadi kau menyesal telah mengenal Rachel?"
Gian terdiam..dia tak tau harus menjawab apa..dia tak mau kehilangan Rachel tapi dia juga kecewa dengan perbuatan Rachel yang dengan liciknya dia memberikan obat Laknat itu padanya.
"Entahlah dad..Gian bingung saat ini Gian benci dengannya"
"Dad hanya tanya satu kali saja setelah kau memberikan jeaban pasti maka dad tidak akan mengurus permasalahan kalian lagi...apa kau mencintai Rachel dengan tulus dan juga apakah waktu kalian berhubungan Rachel sudah tidak virgin lagi?"
Gian terdiam lagi..Daddy nya benar..Rachel masih virgin ketika malam itu dan dialah yang mengambil kesucian Rachel.
"Ya dia masih virgin ketika malam itu dan Gian mencintai nya bahkan sampai sekarang rasa cinta itu tidak berkurang sedikitpun hanya kekecewaan yang Rachel berikan pada ku amat sangat membuat Gian kecewa sedam-dalamnya dad"
"Baiklah Daddy sudah cukup mendengar jawabanmu..kau boleh melanjutkan hidup mu lagi tanpa harus memikirkan Rachel lagi karena dad dan mom yang akan membuat Rachel bahagia..dad tidak rela putri dad mendapatkan laki-laki semacam kau Gian..
Dad jamin kau tidak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi bahkan sampai kau mengemis dan bersujud di hadapan dad..dad beritahu satu hal padamu Gian..kau tau malam itu Rachel mati-matian untuk menyelamatkan mu dari wanita ular itu karena sebelumnya Rachel mendengar wanita itu memiliki niat jahat pada keluarga kita dengan cara memasukkan obat Laknat itu pada minuman yang dia bawa dan memberikannya padamu..kau dengan bodohnya malah meminum minuman itu hingga Rachel datang dan langsung merebut minuman yang kau pegang dan dia minum....
Dia bahkan tak memikirkan dirinya sendiri yang akan tersiksa nantinya..kau tau Rachel alergi wine tapi dengan beraninya dia meminum wine itu hanya demi agar kau tak terjerumus kedalam lagi..dia bahkan merelakan kesucian nya kau renggut meski kalian dalam keadaan tak sepenuh nya sadar..ingat Gian kau sudah kecewa dengan Rachel tapi kau ingat satu hal..wanita yang mengalami sakit hati akan sangat sulit untuk bisa menyembuhkan luka di hatinya"
__ADS_1
Setelah mengatakan itu Daddy Rey menghajar Gian tanpa ampun hingga lebam di beberapa bagian wajah dan tubuhnya.
Setelahnya Gian sangat menyesal dengan segala perbuatannya kemarin pada Rachel..dia bahkan menyebut Rachel dengan jallang murahan..bodoh kau Gian.