Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 60_Kau Hebat Alexa


__ADS_3

Di saat hampir setengah perjalanan tiba-tiba dia di hadang oleh 3 orang pria yang setengah teller..kesal,marah,lelah itulah yang Alexa rasakan..di saat badannya sudha benar-benar merindukan kasur kenapa harus ada cecunguk sialan itu yang mengganggunya.


"Kalian mau apa?"tanya Alexa yang sudah kesal menghadapi situasi seperti ini.


"Cantik temani kami" ucap salah seorang preman itu.


"Tidak Sudi" jawab Alexa singkat.


"Ayolah cantik..sebentar saja..kami butuh kehangatan" timpal salah seorang preman yang lain.


"Bakar diri saja kan hangat" jawab Alexa sekenanya karena memang sudah malas.


"Kau memang menawan cantik..ayolah"


"Ck..lebih baik kalian pergi aku sedang tak mood meladeni kalian"


Ketiga preman itu tak mengindahkan ucapan Alexa..mereka mulai mendekati Alexa dan mencoba menyentuhnya namun di luar dugaan Lexa menendang salah seorang preman itu dan tersungkur.


"Sudah kubilang jangan menggangguku..aku sedang tidak mood apa kalian tuli hah"


Preman itu bangkit lagi dan menyerang Alexa lagi namun dengan gesit Alexa sigap menghalau serangan dari preman itu dengan mudahnya.


Alexa menghadiahi bogem mentah pada wajah salah seorang preman itu yang benar-benar membuatnya sangat muak..dia tak berhenti sebelum ketiga preman itu terkapar.


"Cih beraninya keroyokan..Cemen kalian"


"Banyak omong kau cantik"


Di saya mereka masih asik berkelahi tiba-tiba datanglah seorang pria tampan yang langsung mengambil alih pekerjaan Alexa..Alexa sendiri sudah kelelahan karena tenaganya sudah habis terkuras karena bekerja seharian.


"Hey bung apa kalian sudah berganti kelamin sehingga beraninya hanya dengan wanita saja?" tanya pria itu mengejek ketiga preman itu.


Pria itu menyerang ketiga preman itu dna seketika langsung K.O..alexa tersenyum dan lega akhirnya ada yang membantunya juga.

__ADS_1


"Terimakasih atas bantuannya taun" ucap Alexa setelah perkelahian selesai dan di menangkan oleh kubu Alexa.


"Sama-sama.. ke Ita bertemu lagi Lexa" kata pria itu.


"Ah ya..tuan yang menemukan ponselku kan..siapa ya namnya emmm..ah ya tuan Richie.. terimakasih sudah membantu saya lagi"


"Tidak masalah..kau mau pulang..aku antar tidak ada penolakan"


Alexa tersenyum dan menurut saja..mereka masuk kedalam mobil dan melesak menuju rumah sewa Alexa.. sesampainya di rumah Alexa turun dan mempersilahkan Richie untuk mampir namun karena keadaan sudah gelap jadi Richie memilih pulang saja.


"Baiklah aku pulang dulu..kau istirahatlah"


"Ya.. terimakasih sekali lagi.. hati-hati"


Richie meninggalkan rumah Alexa dan menuju kediamannya sendiri..dia memang lebih banyak tinggal bersamaku nenek dan ayahnya..semenjak Bella atau Rachel di temukan Richie lebih banyak menghabiskan waktunya di umahnya sendiri karna jarak kerumah Rey sangatlah tidak jauh jadi bisa sering-sering ke rumah Rey.


#Skip.......


"Anak sialan itulah kemana lagi..bisanya hanya keluyuran tidak tau kemana huhh..menyesal aku membuang Rachel" keluh tuan Maxton yang kebingungan dengan sikap anak kandungnya yaitu Naomi.


"Lihatlah anakmu entah kemana dia.. perusahaan ku di ambang kebangkrutan tapi kalian benar-benar tidak bisa membantuku..sial..kenapa aku harus menampung dua lintah seperti kalian.. arghhhh"


"Apa maksud mu di ambang kebangkrutan..kau jangan bercanda sayang"


"Aku serius.. perusahaan ku hampir bangkrut..anakmu selalu meminta uang kepada ku setelah itu dia pergi entah kemana..kau tau dia bahkan datang ke perusahaan untuk meminta uang pada pihak keuangan perusahaan ku..dia merampok uang ku hingga aku hampir tak bisa membayar gaji karyawan ku"


"Astaga..sayang aku tidak tau akan hal itu.. baiklah biar aku hubungi Naomi dulu"


Setelah beberapa saat mencoba tetap saja tidak ada jawaban.. entahlah anak satu itu kemana sekarang..sudah membuat masalah sekarang malah hilang.


"Kemana perginya Naomi..anak itu selalu saja buat masalah"


Akhirnya tuan Maxton memilih pergi dan masuk kedalam ruang kerja nya hanya untuk menenangkan diri..dia sekarang bingung harus berbuat apa.. perusahaan nya dilanda kebangkrutan,anaknya ntah kemana,harta dan kekayaan nya bahkan sudah dia jual untuk menutup kerugian perusahaan.

__ADS_1


"Kenapa kehidupan ku kini berubah..sialan..aku harus mencari keberadaan Rachel untuk mencairkan harta Liona..ya aku harus mencarinya tapi kemana..dia bahkan sudah hampir 3 tahun tak di negara ini..sialan.. sialan.. sialannnnnn"


Tuan Maxton menghubungi seseorang untuk mencari keberadaan Rachel..dia harus mendapatkan tanda tangannya agar harta Liona bisa secepatnya dia dapatkan..dia tak mau perusahaan yang dia bangun hancur dalam semalam.


"Aku takkan melepaskan mu Rachel..kau adalah sumber uangku..kau harus kembali padaku..ya harus"


#Skip..........


Rachel dan Gian kini tengah bermain dengan ketiga anaknya..mereka memang membiasakan diri untuk membuat Q-Time agar kedekatan antar satu sama lainnya semakin kuat juga waktu yang di habiskan lebih bermanfaat bersama keluarga.


"Calista jangan begitu princess..astaga dia sama sepertiku dulu honey"


"Benarkah.. berarti Calista itu menuruni sifat Daddy nya"


"Hahah benar..tapi yang lebih mirip denganku itulah Danish..dia snagat pendiam..dia hanya tersenyum padamu dan juga cerewet hanya padamu.. benar-benar aku cemburu"


"Astaga kau ini bisa-bisanya cemburu dengan anakmu sendir..lihatlah Danish hahahahA dia menatapmu dengan tatapan tajamnya hahahaha"


Gian melihat ke arah Danish benar saja bocah itu sedang menatap nya tajam karena selalu menempel pada mommy nya..hishhh anak itu tudka bisa apa membiarkan dia bermesraan dengan istrinya.


"Hey bocah..kenapa menatap Daddy begitu..kau tak suka melihat mommy dan Daddy bermesraan huh"


Danish semakin menatap Gian dengan tatapan membunuh..entahlah jika dengan Gian pasti Danish begitu lain halnya dengan Gio dan yang lainnya dia takkan sebegitu nya..mungkin ini pembalasan atas sikap Gian dulu sebelum mereka lahir wkwkwk.


"Mungkin anak mu itu membalas dendam atas nama mommy nya"


"Honey jangan ingatkan itu lagi..aku benar-benar menyesal honey..maaf"


"Hahahaha sudah sayang..lebih baik kau ajak Danish bermain agar dia lebih dekat lagi denganmu"


"Ya kau benar.. baiklah saatnya mengambil hati anak-anak"


Rachel hanya menonton kebersamaan antara Gian dan ketiga anaknya..dia senang dna bahagia bahkan sakit hatinya sudah ia lupakan sejak lama sejak dia jauh dari Gian hingga melahirkan.

__ADS_1


Perjalanan hidup memang berbeda-beda kuatkah kita menjalaninya dengan lapang dada tanpa mengeluh..begitu pun Rachel dan Gian..meski banyak rintangan namun akhirnya mereka berhasil memperjuangkan cintanya hingga ke jenjang pernikahan.


"Aku sangat bersyukur karena bisa masuk kedalam Keluarga ini..aku bahagia mendapat cinta dari keluarga ini..aku bersyukur bertemu pria sempurna seperti Gian di saat banyak orang ingin mencemooh ku bahkan melecehkan ku..kau hadir sebagai tameng untuk ku agar duania tak bisa menyentuhku.. terimakasih sayang kau yang terbaik untuk kami".


__ADS_2