Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 26_Perpisahan


__ADS_3

Proyek pembangunan perumahan mewah itu sudah rampung dan hasilnya sangat memuaskan.. tim Rachel begitu senang mereka saling memuji sesama anggota juga tak lupa berterima kasih kepada para pekerja yang sudah bekerja keras untuk mencapai deadline.


"Selamat kalian memang bisa di andalkan" ucap Crish penanggung jawab proyek tim 3 yaitu tim Rachel.


"Terimakasih tuan Crish..kami sangat beruntung karena mendapatkan kesempatan emas ini" balas Ken mewakili yang lainnya.


Obrolan mereka masih berlanjut..Ken mengajak semua anggota timnya untuk ke bar dan minum sebagai tanda keberhasilan mereka..mereka setuju namun Rachel menolak dan memilih pulang saja karena dia tak mau cari mati jika Gian tau.


"Ayolah Achel sekali-kali..kau belum pernah kan?" tanya Ken sedikit memaksa.


"Maaf pak..tidak bisa.. permisi"


Rachel memilih pergi meninggalkan timnya..dia cari aman saja.. penasaran iya tapi dia tak berani mencoba jika tak ada Gian di sisinya.


"Rachel..kau takut..apa kau selemah itu..cih..jangan sok lugu Rachel" ucap Ken sekali lagi dan mampu menghentikan langkah Rachel.


Rachel berbalik menatap tajam pada Ken yang sudah sembarangan mengatakan kata-kata bodoh.


"Apa maksudmu?" tanya Rachel to the poin.


"Aku tau kau tak sepolos itu kan..ayolah jujur saja..kau bahkan sudah sering berganti-ganti pasangan kan..cih..murahan" ucap Ken yang langsung mendapatkan stempel lima jari dari Rachel.


Sementara yang lainnya tidak ada yang berani melerai..mereka tau Ken dan Rachel sama-sama keras dan tak mau kalah biarkan saja.


"Sekali lagi kau berkata seperti itu maka saat itu juga ku robek mulut busukmu" ucap Rachel dingin dengan tatapan matanya yang amat sangat tajam dan mengintimidasi.


"Kenapa..kau tersinggung hah..ayolah jangan berpura-pura tidak mengerti Rachel..apa mungkin kau ingin bermain denganku maka dari itu kau sok jual mahal padaku..hahahha jika iya aku akan dengan senang hati melayani dan memuaskan mu di atas ranjang..ayolah Rachel hanya minum sebentar tidak lebih"

__ADS_1


Rachel memilih diam dan berlalu begitu saja tanpa menghiraukan umoatan Ken padanya..memang sejak awal Ken bersikap tidak profesional bahkan terkesan menggodanya.


"Sialan..kau akan menyesal melepaskan kesempatan ini Rachel..lihat saja kau akan datang padaku dan memohon di kakiku" teriak Ken kesal pada Rachel.


Rachel sangat sulit dia taklukkan tak seperti wanita kebanyakan yang akan terbujuk dengan kata-kata dan barang mewah lainnya.


"Lihat saja Rachel..kau akan segera menyesal telah mempermalukan ku" batin Ken bertekad menaklukkan Rachel apapun caranya.


Sementara itu Rachel telah sampai di apartemennya..dia langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Gian..ya di saat-saat seperti ini lah Rachel sangat membutuhkan Gian untuk beradu dekatnya.


telepon tersambung..Rachel menetralkan nafasnya yang memburu tadi akibat emosi yang sempat memuncak.


"Hallo Gian"


"Hallo sayang..kau sedang apa?"


"Bagaimana hasilnya.. lancarkan?"


"Ya..lancar..Gian"


"Ya sayang ada apa?"


"Bisakah kau jemput aku besok..aku ingin pulang"


Gian sedikit terkejut di sana..tidak biasanya Rachel meminta pulang tapi dia senang akhirnya Rachel akan kembali lagi padanya.


"Baiklah besok aku jemput but...are you ok Achel?"

__ADS_1


Rachel terdiam..dia tengah menahan tangisnya..dia tak mau Gian mendengar nya menangis..Rachel juga tak mau Gian tau masalahnya.


"Tidak Gian..Achel baik-baik saja"


"Ok jika begitu.. baiklah sebaiknya kau istirahat..aku juga mau memberitahukan pada mommy dan yang lainnya tentang kepulangan mu"


"Ok..Achel tutup ya"


"Iya sayang..get rest..i love you"


"Love you more"


Rachel merebahkan tubuhnya di atas ranjang..dia menangis lagi..kenapa sangat sakit jika mengingat kembali penghinaan yang Ken lakukan padanya..sungguh ingin sekali dia robek mulut Ken.


Di saat Rachel tengah termenung pesan masuk membuyarkan lamunan nya.


"Maria,Ozy..hanya mereka yang baik padaku"


Isi Pesan.


*Maria : Achel apa kau baik-baik saja..maaf aku tak bisa membelamu tadi sungguh aku tak punya kekuatan untuk melawan Ken.. kau tau sendiri kan aku bekerja di bawah perintah nya jika tidak menurut aku bisa menjadi pengangguran dan aku tak bisa membiayai nenekku satu-satunya..sekali lagi maafkana ku yang lemah ini Achel..aku tak berdaya aku ingin membelamu tapi si brengsek itu akan memecat ku dan aku akan kesulitan mendapatkan pekerjaan baru..maaf Achel..maaf"


*Ozi :Achel maafkan Ozi ya..Ozi terlalu penakut.. Ozi harap kau mau memaafkan ku.. Ozi terlalu takut kehilangan pekerjaan..sekali lagi maafkan Ozi Achel"


Rachel tersenyun..dia tau keadaan kedua orang itu..jika Rachel yang berada di posisi kedua orang itupun akan melakukan hal yang sama.


"Kalian memang baik..Achel sudah memaafkan kalian..kalian tidak salah..Achel pamit..titip surat pengunduran diri Achel.. sampaikan rasa terimakasih Achel pada tuan Crish"

__ADS_1


Kira-begitulah pesan balasan Achel pada Ozi dan Maria..Achel berpamitan pada dua orang itu karena dua orang itu yang peduli dan baik padanya selama di kantor.


__ADS_2