
Gian, Richie juga Roman saat ini tengah berada di ruangan khusus beristirahat..ruangan itu milik Rey dan di turunkan pada Gio namun karena Gio sudah tak mau mengelola markas itu lagi maka sekarang kepemimpinan markas jatuh pada Gian.
Bukan apa tapi memang aura Gian lah yang cocok untuk menjadi pemimpin bagi mereka..mereka bukan suatu geng atau perkumpulan mafia namun mereka adalah suatu bentuk keamanan bagi Keluarga Wilson yang terbentuk menjadi beberapa kelompok.
Di masa kepemimpinan Rey,para anak buahnya di bebaskan untuk menghabisi siapa saja jika itu menentang dan membahayakan Keluarga nya Rey tak punya belas kasih terhadap siapa saja yang berani mengusik ketenangan keluarga Wilson..namun pada kepemimpinan Gio anak buahnya lebih bisa terkondisikan daripada di kepemimpinan Rey.
Di masa sekarang di kepemimpinan Gian anak buahnya lebih menurut dan bisa bekerjasama..jika menurut mereka itu adalah ancaman maka mereka di wajibkan bertindak tanpa peduli peri tah terlebih dahulu..mereka di latih agar dapat melindungi keluarga Wilson dari para musuh.
Sebenarnya Rey sudah ingin membubarkan kelompok nya namun karena musuh yang terus menerus datang akhirnya mereka terpaksa tetap utuh dan terbagi menjadi beberapa kelompok sesuai tugasnya.
"Akhirnya bajingan tua bangka itu mati juga..aku harap setelah ini tiada lagi musuh yang berulah" ucap Richie.
"Ya anda benar tuan..tapi anak dari Viola masih berkeliaran di luaran sana" ucap Roman.
Gian melihat ke arah Roman dan Roman pun mengangguk..ternyata masih saja ada yang mengancam ketentraman Keluarga nya.
"Cari jallang itu dan temukan sesegera mungkin Roman..aku tak ingin dia membahayakan keluarga ku" ucap Gian tegas.
"Baik bos..oh ya bos tentang seseorang yang elah menjebak anda di malam itu ternyata dalangnya adalah Cintya anak dari Viola" ucap Roman memberitahu.
__ADS_1
"What..ternyata dia yang menjadi dalang di balik malam sialan itu..cari dia dalam keadaan hidup Roman..aku ingin menyiksanya hingga dia memohon mati daripada hidup"
"Baik bos"
Richie juga mengirimkan pesan pada anak buahnya di negara A untuk memperketat pengawasan terhadap keluarga nya..dia tak ingin kecolongan.
"Sebaiknya besok kita pulang saja ke negara A..firasatku buruk..aku tak tau entah mungkin karena kelelahan atau apa tapi perasaan ku tak enak"ucap Richie pada Gian.
"Ya kau benar Kaka ipar.. baiklah sebaiknya sekarang kita pulang ke rumah ku dan bersiap kembali ke negara A besok pagi-pagi" ucap Gian memutuskan.
"Baiklah"
"Bos saya pamit dulu untuk mencari petunjuk keberadaan Cintya"
"Baiklah istirahatlah jika kau sudah lelah..aku tak ingin kau kelelahan"
"Baik bos..saya permisi..mari tuan"
"Ya hati-hati Roman"
__ADS_1
Roman meninggalkan kediaman Gian dan mencari petunjuk sekecil apapun itu untuk menemukan keberadaan Cintya.
#Di Negara A.........
"Achel kau kenapa?" tanya Laura.
"Entahlah mom..Achel hanya gelisah saja" jawab Rachel seadanya.
"Apa ada yang mengganggu pikiranmu nak?"
"Achel gelisah mom..sejak Gian tak di sini..sudah 3 hari ini perasaan Achel benar-benar gelisah seakan kami akan terpisah mom"
"Hmmm.. sebaiknya kau istirahat dulu nak..biarkan perasaan mu lebih tenang dulu..nanti mom telepon Gian supaya kau lebih tenang"
"Baiklah mom.. terimakasih"
Rachel memilih beristirahat dulu karena jujur tubuhnya lelah entah kelelahan atau memang ada sesuatu yang akan terjadi hanya tuhan yang tau.
Di dapur tampak seorang wanita yang tengah menyeringai melihat Rachel dan Laura sejak tadi..dia melihat Rachel yang gelisah memikirkan sesuatu..dia tidak sabar untuk segera menjalankan rencananya untuk memisahkan kebahagiaan mereka.
__ADS_1
"Tunggulah sebentar lagi maka kau akan merasakan kehilangan orang yang kau sayangi"