Gadisku Super Polos

Gadisku Super Polos
Ep 41_Mencarikan Lelaki Lain Untuk Rachel


__ADS_3

Seorang wanita cantik yang baru saja mendapat penanganan dari tim medis saat ini sudah sadar.. dia hanya memandang kosong ruangan tempatnya saat ini.


Sakit hati, kekecewaan,itulah yang saat ini hatinya tengah rasakan..hampir saja dia kehilangan harta berharga nya..hampir saja kesempatan nya di panggil 'Mommy' hilang dan lenyap begitu saja..hampir saja semua itu hilang.


"Achel..makan dulu ya nak?" bujuk Laura.


Rachel hanya diam..dia tak menanggapi setiap orang yang bertanya dan membujuk nya..dia tak tau pikirannya dimana saat ini.


"Sudah mom biar Genie saja..mom istirahatlah pasti capek kan..nanti mom sakit bagaimana?"


"Tidak apa-apa Genie..mom kasihan sama Rachel gara-gara kakamu hampir saka mom kehilangan calon cucu mom..mom bener-bener nggak bisa memaafkan kakakmu"


Genie tau seberapa marahnya sang mommy pada Gian kakaknya..dia juga marah..jujur dia tak menyangka sang Kaka akan tega berlaku begitu pada Rachel yang notabenenya adalah wanita yang dia cintai selama ini.


Skip>>>>>>


"Dad..kapan datang?"


Bughhhhh...


Bughhhhh...


Tanpa pikir panjang dan banyak omong lagi Rey melancarkan dua bogem mentah pada pipi dan perut Gian dan membuat darah segar mengalir dari sudut bibir Gian.


Gian hanya diam menerima bogem mentah dari sang Daddy..dia tak tau dan tak mau membalas..Gian yakin sang Daddy punya alasan sehingga dia tega memukulnya.


"Laki-laki brengsek kau Gian"


Bughhhhh...


"Aku tak pernah mengajarkan padamu untuk menyakiti perasaan wanita brengsek"

__ADS_1


Bughhhhh...


"Aku selalu mengajarkan padamu untuk menghargai dna menyayangi wanita..apa kau sudah hilang akal HAH...?"


Bughhhhh...


"JAWAB BRENGSEK..JAWAB PERTANYAAN KU ANAK KURANG AJAR"


Gian belum pernah melihat sang Daddy semarah ini setelah sekian lamanya..Gian yakin dia telah membuat kesalahan besar sehingga sang daddy turun tangan langsung mengajar nya.


"S..so..r..ry..d..da..dad..g..gi..an..ngg..ak..t..ta..u" ucap Gian terbata.


"Tinggalkan Rachel..dad akan mencarikan laki-laki lain untuknya..sudah cukup kau menyakiti perasaan nya..lepaskan dia" ucap Rey datar tanpa memandang sang anak.


Gian mendongak menatap Rey dengan tatapan tak percaya..dia tak rela melepas Rachel..dia tak akan pernah mau melakukannya..dia masih mencintainya tapi karena hatinya saat ini tengah tertutup ego jadi dia tak bisa membedakan benci dan kerinduan.


"N..o..d..da..d" sambil menggelengkan kepalanya Gian menolak permintaan sang Daddy.


"Lalu apa maumu?"


Gian terdiam..dia mau Rachel kembali padanya tapi egonya masih terlalu besar dan juga dia sudah menyakiti perasaan Rachel dengan mengatakan bahwa dia adalah jallang..sungguh kesalahannya kali ini sangat fatal dan mungkin tidak bisa termaafkan.


"Gi..an..m..ma..u..be..r..te..mu..a..chel..d..a..d..uhukk"


"Hahaha.. bertemu putriku..jangan harap.. teruslah hidup dengan keegoisan mu Gian.. teruslah hidup dengan penyesalan yang tak berujung ketika kau mendengar kabar ini..dengarkan Daddy baik-baik Rachel tengah mengandung anakmu..dia tengah hamil anakmu bukan hanya satu tapi 3..kau sudah menyakiti putriku jadi jangan pernah berharap kembali padanya lagi karena aku takkan rela melepaskannya dan pada lelaki brengsek seperti mu"


DUARRRR......


Bagai bom yang meledak Gian terdiam mendengar kata-kata Daddy nya mengenai kehamilan Rachel..dia akan menjadi seorang ayah tapi dia malah meragukan kehadiran anak mereka..sungguh tak akan ada kata maaf untuk Gian.


"Da..d..be..nar..kah..ach..el..ha..mil..ana..k..ku?"

__ADS_1


"Ya benar dan sekarang anak itu bukan lagi anakmu..tapi anak Rachel seorang..dad akan membawa Rachel dan ketiga calon cucu dad pergi jauh dari hidupmu untuk selamanya nikmatilah penyesalan setiap harinya..kau pantas mendapatkan nya"


Setelah mengatakan itu Rey pergi dari hadapan Gian..Gian mencoba bangun dan mengejar Rey namun langkahnya terhenti karena kakinya begitu lemas setelah mendengar kenyataan yang sebenarnya..sungguh dia sangat bodoh hingga tak berfikir logis.


Gian meraung.. menangis..dan menyesal..ingin rasanya dia memutar waktu tapi tidak mungkin karena nasi sudah menjadi bubur..dia kehilangan Keluarga nya juga kehilangan wanita yang sangat dia cintai dan ketiga calon anaknya sekaligus..sungguh satu kesalahannya membuatnya kehilangan semua orang yang dia sayangi.


#Rumah Sakit.....


"Ka Achel Kaka mau ya kita ke luar negeri dan memulai hidup baru kita di sana bersama ketiga calon anak Kaka?" ucap Genie.


"Baiklah" ucap Rachel yang sudah lebih baikan.


Rey dan Laura di bantu El mempersiapkan keberangkatan mereka menuju negara A tempat dimana dulu Laura dan Rey pernah memulai semua dari awal..tempat dimana Laura menyembuhkan sakitnya karena kehilangan anak pertamanya dulu.


#Keesokam harinya.......


Perjalanan menuju negara A memakan waktu hingga beberapa jam..selama di pesawat baik Rachel dan yang lainnya hanya diam tak ada suara.


Gia dan El juga Edward ikut mengantarkan Rachel dan yang lainnya hingga samoai di rumah masa kecilnya dulu.


Sampailah mereka di kediaman Rey dan Laura..Laura serasa bernostalgia melihat bangunan baru namun kenangan-kenangan indah di sini takkan bisa tergantikan oleh apapun.


"Welcome home baby"


"Thanks hubby"


"Ayo semuanya masuk..Genie bantu ka Achel"


"Ok dad"


Semuanya sudah berada di kamar masing-masing..Genie menemani Rachel tidur..dia tak tega meninggalkan Rachel sendirian karena tidak baik bagi kesehatan dan perkembangan ketiga calon keponakan nya.

__ADS_1


__ADS_2