
Ketika semua orang telah pergi dan memastikan Nadine agar beristirahat, Azlan terlihat duduk di atas kursi sofa yang berada tepat disisi kanan ranjang dimana gadis itu tertidur.
Laki-laki itu menatap dalam wajah Nadine untuk beberapa waktu, cukup lama menelusuri tiap inci wajah gadis itu tanpa ekspresi.
Dia masih menunggu gadis itu membukakan Mata tapi tidak juga kunjung terjadi, hingga akhirnya dia beranjak dari tempat duduknya dan mencoba mendekati wajahnya ke arah Nadine.
Azlan memperhatikan wajah dan bibir Nadine dengan seksama, rasanya ada satu keinginan untuk menyambar bibir manis itu dan mencium nya dengan lembut tapi buru-buru Azlan menepisnya.
"Belum ingin bangun dari tidur mu? Aurora? sleeping beauty abad modern?"
Nada suara Azlan terdengar begitu tenang, dia mencoba membangunkan Nadine yang pura-pura pingsan sejak tadi.
yang dibangun kan akhirnya membukakan bola matanya, dia mengerjapkan-ngerjapkan bola mata nya untuk beberapa waktu.
Cukup Terkejut dengan posisi mereka saat ini dimana wajah laki-laki itu tepat berada dihadapannya berjarak tidak kurang dari 3 jari, buru-buru Nadine mundur dari tidur nya.
Meskipun sudah bertunangan, dia masih merasa canggung dengan Azlan.
Baru 1 bulan berlalu setelah kekacaun yang Azlan buat untuk menggoyahkan hati nya dan membuat dia memutuskan melepaskan tunangan lama nya selama berbulan-bulan.
Kontroversi terjadi begitu kacau balau, Daddy Allzigra dan Daddy Azlan Ozvit terpaksa mencari cara meredam media dalam menyebarkan gosip soal hubungan segitiga.
Untung nya belang sang kekasih lama ketahuan, setelah di simpan rapat-rapat persoalan pernah menggoda Freya dan beberapa gadis juga perempuan lain di perusahaan laki-laki itu terkuak satu persatu.
Mereka belum bisa menikah di tahun ini karena kata nya menikah bersamaan dalam 1 tahun dengan Anggota keluarga lain itu pamali.
Setelah pernikahan Gao disusul Zoe lalu bagaimana bisa mereka buru-buru menyusul? mesti sabar menunggu hingga awal tahun depan.
Sudah dekat, tinggal beberapa bulan lagi tapi itu cukup bisa membuat Nadine berdebar-debar tidak menentu tiap kali mereka berhadapan.
"Pura-pura pingsan ide yang cukup mujarab untuk menghindar permasalahan pelik yang akan terjadi pada Frey"
Ucap Azlan tiba-tiba.
Laki-laki itu bicara dalam posisi dimana mereka saling berhadapan, semakin Nadine berusaha memundurkan tubuhnya semakin Azlan memajukan wajahnya.
"Bagaimana kamu...?"
Di fikir Azlan tahu dia pura-pura pingsan? ahhh itu memalukan sekali.
__ADS_1
Nadine berusaha memejamkan bola matanya karena malu.
Melihat ekspresi wajah Nadine, laki-laki itu mengulum senyumannya.
"Akting kamu cukup buruk"
ucap laki-laki itu Lantas membuang pandangannya, dia bergeser dan membenahi kembali duduk nya, menatap kembali wajah Nadine untuk beberapa waktu sambil membiarkan tubuhnya bersandar di atas kursi sofa.
"Artinya aku harus memperbaiki kwalitas akting ku"
Nadine berusaha bersikap setenang mungkin, enggan melirik ke arah wajah Azlan.
Azlan menaikkan ujung bahu nya sejenak.
"Bukan ide yang buruk, kamu bisa melakukan nya"
Mendengar Jawaban Azlan yang begitu biasa-biasa saja dan sangat datar sekali membuat Nadine tertawa kecil.
"Aku heran kenapa aku bisa mau menerima pinangan laki-laki sedatar kamu"
Ucap Nadine sambil menatap dalam bola mata Azlan.
Azlan balik bertanya.
Kini giliran Nadine yang menaikkan ujung bahu nya.
"Tidak, aku bukan type gadis yang mau menjadi frustasi karena sifat seseorang apalagi laki-laki, it's me ketika aku merasa tidak menyukai kamu aku akan bilang, contoh nya sifat dingin dan datar itu"
Ucap Nadine lagi.
"Itu karakter bawaan lahir"
Jawab Azlan dengan begitu tenang.
Nadine tersenyum simpul.
"May be, but...you know ? karakter dan kepribadian merupakan dua istilah yang serupa. Namun, beberapa ahli berusaha untuk memberikan penekanan yang berbeda mengenai istilah ini"
Ucap Nadine sambil menelusuri wajah Azlan.
__ADS_1
"karakter adalah perilaku seseorang (yang relatif permanen) ketika berinteraksi dengan lingkungan yang dilandasi dengan pengetahuan tentang moral 'Bagaimana seseorang mempertanggungjawabkan hidupnya pada Tuhannya, itulah karakter'"
"Sedangkan kepribadian adalah sejumlah karakteristik sifat yang muncul dalam perilaku tanpa adanya penilaian moral. Sekedar deskripsi saja tentang seseorang, misalnya pemarah, penyabar, tahan uji, mudah iba, mudah tersinggung, bangga, dan sebagainya. Biasanya orang akan menggunakan deskripsi ini kalau diminta pendapatnya tentang orang lainnya."
"Example, si A itu orangnya bagaimana ?".
"Lalu yang ditanya akan menjawab "Oh si A itu orangnya sabar, teliti, keras juga. Tapi dia mau mendengarkan pendapat orang lain".
"Kepribadian dan karakter seseorang adalah hasil interaksi antara diri orang itu, pengalaman hidup dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, kepribadian bisa berubah. Sedangkan karakter individu, bisa dibentuk. Maka agak aneh kalau ada orang yang mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berubah kepribadiannya dan minta orang lain memahami dirinya. "Aku ini ya sudah seperti ini. Kalau mau berteman denganku, ya harus menerima aku apa adanya"
"Bukankah itu terlalu memaksakan diri?"
Tanya Nadine ke arah Azlan.
Lama bola mata mereka saling menatap antara satu Dengan yang lainnya.
"Dikantor bersikap lah seperti ini, ini akan menunjuk kan kewibawaan kamu"
"Tapi didalam berumah tangga kamu bisa memposisikan kapan boleh bersikap dingin dan datar, kapan bersikap hangat, sebab itu akan sangat mempengaruhi hubungan didalam pernikahan nanti nya, sejatinya pernikahan bukan sekedar aku, kamu, menikah, makan dan tidur bersama"
"Example, jika kita bertahan hingga 30-40 tahun kemudian meninggal, artinya kita akan mengulang waktu.. every day bersama orang yang sama selama 30-40 tahun penuh, akan muncul ego dan tingkat jenuh yang merujuk pada perceraian ketika kita tidak bisa mengekspresikan perasaan dan keinginan, kita akan kehilangan komunikasi serta rasa cinta karena sifat dingin dan cuek terhadap pasangan kita"
Setelah berkata begitu, Nadine mengembangkan senyuman nya, masih menatap Azlan Dengan jutaan pandangan.
Azlan sejenak diam, mencerna tiap ucapan gadis dihadapannya itu untuk beberapa waktu.
"Aku harus banyak belajar dari kamu soal itu"
"Mungkin lebih tepatnya mari saling belajar untuk memahami"
Jawab Nadine lagi kemudian.
******
Catatan \=
Banyak yang request part Azlan dan Nadine jadi author kasih bonus part disini, plus pembelajaran untuk yang mau memulai biduk rumah tangga.
Semoga bermanfaat yaaa💋❤️
__ADS_1
tulisan didapat dari berbagai sumber