
Setelah memastikan semua orang berhenti membicarakan soal masa depan nya, Zoe menyeruak masuk di antara semua orang.
"Oh Lihat putra ku akhir nya datang juga"
Mommy Nadya bicara sambil melambaikan tangan nya ke arah Zoe, meminta Laki-laki itu duduk di antara dirinya dan Allzigra.
"Dimana Frey?"
Tanya Mommy Nadya cepat.
Mendapatkan pertanyaan itu, Seketika Zoe menoleh ke arah Daddy nya.
Seperti nya sang Mommy tidak tahu jika daddy nya habis memarahi gadis itu kemarin perihal pertemuan yang diganti, pertunangan Nadine yang kacau balau bahkan kemarahan keluarga Del Piero.
Sang daddy sejak dulu memang seperti itu, tidak akan pernah ingin membuat khawatir Mommy nya dalam urusan pelik di luar sana.
Allzigra lebih suka istri nya tidak mendengar kan berita apapun, dia takut sang istri tidak kuat melewati banyak hal sulit dihadapan dirinya.
Dan Seperti kebiasaan lama, Freya akan merajuk begitu lama, enggan pulang karena kecewa jika di rumah ada Daddy nya.
"Dia bertemu dengan teman lama, baru datang dari Palembang, Mom"
"Siapa?"
Mommy Nadya mengerutkan keningnya.
"Putri keluarga William konstruksion"
mendengar nama william, sang Daddy tampak diam.
"Ah benarkah? siapa nama Putri nya? cha-cha? anak itu pasti sudah begitu dewasa, terakhir kali melihat nya ketika dia SMP, Diva tidak pernah membàwa nya dalam banyak kegiatan"
Ucap Mommy nya cepat.
"Ngomong-ngomong bukan kah tadi aku bilang putri diva juga kandidat yang baik untuk Zoe?"
Tiba-tiba Mommy nya bicara Sambil menoleh ke arah dirinya.
"Ya?"
Zoe terlihat menaikkan ujung alisnya.
__ADS_1
"Mommy hanya khawatir soal kamu, sayang tidak kah kamu tertarik untuk berkencan?"
Tanya Mommy nya cepat.
"Kenalkan Mommy pada seorang gadis, biar Mommy tidak gelisah mencoba mengenalkan mu dengan gadis pilihan Kami, biarkan Mommy melihat teman kencan mu apakah dia cocok untuk kamu atau tidak, kamu sama sekali tidak pernah membawa seorang gadis pun di hadapan kami"
Mommy nya mulai mengeluh panjang lebar, menatap khawatir kearah dirinya.
"Kamu masih menyukai perempuan bukan?"
Seketika mendengar pertanyaan Mommy Nadya, uncle Ibra dan istri nya untie shaikha nya terkekeh geli.
"Kakak ipar tidak berubah sama sekali, suka berfikiran yang tidak-tidak sebelum menyelidiki"
Mendengar ucapan uncle Ibra nya, sang Mommy langsung mendelik.
Wajah nya memerah karena malu.
Daddy Allzigra ikut tertawa renyah melihat ekspresi Mommy nya.
"Sayang jangan ikut tertawa"
Rutuk Mommy nya kesal.
"Aku hanya khawatir dia tidak pernah membawa perempuan sekalipun dalam hidup nya, fikiran ku jadi mengada-ada, jangan-jangan Zoe suka pada laki-laki"
Protes Mommy Nadya cepat, kemudian menatap dalam bola mata Zoe.
"Tidak kah mau memberikan Mommy calon istri? mommy fikir usia kamu sudah cukup dewasa Zoe, kepala 3 sudah matang dalam banyak hal"
Ucap Mommy nya lagi.
Zoe sejenak diam, mencoba menelisik balik bola mata sang Mommy.
"Aku akan mengenalkan nya cepat atau lamban"
Ucap Zoe kemudian.
Mendengar ucapan sang putra, seketika membuat Nadya terkejut.
Wanita paruh baya lebih itu terlihat begitu bahagia.
__ADS_1
"Kamu sudah punya kekasih?"
Tanya Daddy Allzigra cepat.
"Hmmm"
"Itu bagus, kau harus segera mengenalkan nya pada kami"
"Tapi.."
Zoe tampak menghentikan ucapannya.
"Kenapa?"
"Aku fikir biarkan Ahem lebih dulu menyelesaikan urusan nya dengan keluarga Azzura, setelah itu aku baru akan mengenalkan gadis itu pada kalian semua"
Mendengar ucapan Zoe, ekspresi wajah Allzigra langsung berubah tidak menyenangkan.
"Aku tidak akan merestui hubungan Ahem dan putri Zuu"
Ucap Allzigra tiba-tiba.
"Dad?"
"Dua keluarga terlalu lama berseteru, apalagi ada perbedaan keyakinan di antara mereka berdua, mereka pada akhirnya akan jadi air dan minyak, aku tetap menentang pernikahan nya, jika ahem masih nekat menikahi putri Zuu, aku akan menghapus dia dari daftar nama keluarga"
Ucap Allzigra dengan nada begitu dingin.
Suasana jelas Seketika menjadi Mencekam.
uncle Ibra dan untie shaikha nya Tampak diam.
"Kamu tidak akan berani melakukan nya"
Ucap Mommy Nadya nya cepat.
"Jika kamu mencatut nya dari daftar Hillatop, aku akan ikut kemana pun ahem pergi dan tidak akan kembali ke rumah lagi"
Ancam istri nya cepat.
"Sayang?"
__ADS_1
Seketika suasana menjadi suram.