
Begitu Daddy Allzigra pergi berlalu, Mommy Nadya Tiba-tiba langsung menghampiri Freya.
"Ada apa dengan Daddy mu? apa ada sesuatu yang buruk terjadi?"
Tanya Mommy nya pelan.
Freya langsung menggeleng kan cepat kepalanya.
"Daddy mengajak ku untuk mencari beberapa peralatan bayi untuk baby kak Gao dan Ayana setelah acara 7 bulanan"
Cerita Freya cepat.
"Hanya bicara itu?"
Mommy Nadya berusaha untuk memastikan.
Freya langsung mengangguk kan kepalanya.
Mendengar ucapan Freya, Mommy Nadya merasa sedikit lega. tidak tau kenapa belakangan ini dia merasa ada sesuatu yang tidak enak didalam hatinya.
Seolah-olah kejadian besar akan terjadi didalam keluarga mereka, bahkan sudah beberapa hari dia bermimpi bahwa rumah 🏡 mereka selalu dipenuhi dengan keramaian.
Orang-orang lama berkata setiap kali bermimpi soal keramaian takutnya akan datang petaka sakit atau kematian bahkan bisa jadi akan ada hal buruk yang terjadi di dalam keluarga seseorang tersebut.
Tapi dia selalu berusaha menyakinkan diri bahwa sebaik-baiknya pengatur dan maha mengetahui adalah Allah, bahkan sebaik-baiknya juga seburuk-buruk nya perkara yang tahu hanya Allah saja.
Sejenak Mommy Nadya meratap wajah Freya, wanita paruh baya lebih itu mengerutkan keningnya sejenak.
"Mommy fikir wajah kamu terlihat sedikit pucat"
Kali ini Freya yang mengerutkan keningnya.
"Benarkah?"
Tanya nya sedikit bingung.
"Apa kamu kelelahan? belum mendapatkan makan? kamu agak kurusan"
Ucap nya sambil menatap dalam wajah Freya.
__ADS_1
"Aku hanya kesulitan menerima makan dalam 1 Minggu lebih ini Mom, ada beberapa makanan yang membuat aku mulai merasakan ketidak nyamanan, mungkin karena itu aku sedikit kurusan"
Ucap Freya sambil mengembang kan senyumannya.
"Maksudnya tidak nyaman bagaimana?"
"Aroma mereka membuat ku tidak nyaman"
Jawab Freya lagi.
Sejenak Mommy Nadya menghentikan kalimat nya.
Dia menelusuri wajah, leher dan kedua bahu Freya, Bahkan wanita itu mencoba untuk menelisik beberapa bagian tubuh Freya"
"Kapan terakhir kali kamu datang bulan, Sayang?"
Tanya sang Mommy Nadya tiba-tiba, ada gurat panik di balik Wajah wanita tua itu, dia fikir dia sudah melewati masa itu cukup lama dan sering, 5 anak dengan 3 kehamilan jelas membuat dia cukup tahu bagaimana ciri-ciri orang hamil.
"No...sayang katakan pada Mommy kapan terakhir kamu datang bulan?"
Kali ini nada bicara Mommy nya terdengar jauh lebih panik dan penuh penekanan, Mommy nya berusaha bicara dengan begitu kecil.
Satu bulan yang lalu?.
Sebentar!.
Freya mencoba menghitung dan mengingat tanggal nya.
"Aku fikir sudah 1 bulan lebih..hmmm mungkin... 1½ bulan... "Freya kembali mengingat-ingat.
"Seperti nya lebih"
Yah seperti nya Lebih, setelah di ingat-ingat bulan ini dia telah melewatkan jadwal rutin nya.
"Kamu tidak menggunakan obat yang mommy sarankan untuk menunda kehamilan?"
Pagi wanita itu Terus bertanya panik, menatap wajah Freya, dada dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Bisa dia lihat Nafas putri nya terlihat begitu berat, detak jantung menjadi lebih cepat, wajah pucat, nafsu makan katanya menghilang dan ...
__ADS_1
Mommy Nadya langsung menggeleng kan kepalanya.
"Aku mengganti nya dengan yang jenis suntikan, per 3 bulan"
Ucap Freya pelan.
"Kapan kamu melakukan nya? apa tanggalnya terlewatkan?"
Mommy nya terus bertanya bak seorang detektif.
Freya kembali berusaha mengingat-ingat.
Dia type orang yang cukup pelupa, dia fikir kapan di ke dokter kandungan?apa dia melewat kan jadwal suntikan nya?.
"Sayang kamu disana? come dokter akan memeriksa keadaan kamu"
Tiba-tiba suara Daddy Allzigra nya mengejutkan dirinya dan Mommy nya.
"Ya?"
Mommy nya jelas tersentak kaget.
"Kamu disini sayang?"
Allzigra bertanya pada sang istri nya, mendekati Nadya dan putri nya dengan cepat.
"Ada apa dengan Freya?"
Nadya bertanya dengan perasaan berdebar-debar, menatap dalam bola mata sang suami nya begitu dalam.
"Aku Fikir Freya terlihat begitu pucat dan sedikit kurusan, aku ingin dokter pribadi keluarga memeriksa keadaan nya"
Jawab Allzigra pelan sambil mengembang kan senyuman nya.
"Apa?"
Seketika detak jantung Nadya berdetak tidak beraturan, kepanikan Serta rasa cemas langsung menghantam dirinya.
Tidak....ini benar-benar celaka.
__ADS_1
Ucap Nadya didalam hati nya.