
Zoe mengerutkan keningnya saat dia baru saja kembali mencoba melihat Freya.
Niat hati untuk mengecek sejenak keadaan gadis itu, setelah itu dia fikir akan pergi tidur ke kamar sebelah, menenangkan fikiran nya sejenak.
Tapi kadang rencana tidak berjalan sesuai keinginan, gadis itu ditinggal sebentar saja rupanya sudah bangun dan mabuk.
"Frey, apa yang kamu lakukan?"
Zoe jelas marah, dia paling benci ketika gadis itu menyentuh minuman, sejak dulu dia selalu benci Freya melakukan nya.
Alih-alih menjawab, Freya sejenak mencoba menyadarkan dirinya, dia menggeleng-geleng kan sejenak kepalanya.
"Kau... Zoe?"
Gadis itu bertanya sejenak, kemudian terkekeh.
"Kau tahu? jika Daddy all kemari, daddy bisa menghukum mu lagi"
Zoe jelas bicara penuh kekhawatiran, meraih tubuh gadis itu lantas membàwa menuju ke atas kasurnya.
"Hmmm Hmmmm"
Freya hanya mengangguk-anggukkan kepalanya, begitu Zoe menyambar tubuh nya, bisa dia cium aroma tubuh laki-laki itu dibalik hidung nya.
Wangi, tidak ada aroma rokok sama sekali.
Dia menyukainya.
Begitu Zoe meletakkan tubuhnya ke atas kasur, gadis itu dengan cepat menarik lengan Zoe.
"Zoe apa kamu juga akan meninggalkan aku? sama seperti Laki-laki brengsek di masa lalu? apa kamu juga akan memanfaatkan aku? sama seperti Alvin?"
__ADS_1
Freya Bertanya sambil memejamkan bola matanya, rasa pening menghantam kepala nya saat ini, tubuhnya terasa panas, dia fikir dia butuh mandi dan udara djngin.
Mendengar pertanyaan Freya, sejenak Zoe terdiam.
"Aku tidak akan meninggalkan kamu"
Jawab nya pelan.
Freya tidak begitu mendengar jawaban Zoe, Gadis itu buru-buru menarik pakaian nya, dia mencoba membuka atasan nya.
Zoe jelas terkejut.
"Frey, apa yang kamu lakukan?"
"Panas..aishhhhh ini benar-benar panas"
Keluh gadis itu sambil menarik pakaian nya, dia benar-benar menyisakan bra berwarna hitam mendominasi disana.
Zoe jelas mengumpat, secepat kilat laki-laki itu menyambar pakaian Freya, dia memaksa gadis itu menggunakan pakaian nya lagi.
Tangan nya dengan cepat bergerak mencoba memakaikan baju gadis itu, tapi Realita nya yang terjadi Freya malah mendorong tubuh nya ke atas kasur hingga dia terjatuh ke belakang.
"Katakan pada ku Zoe, kenapa sek..sua..lisme begitu dibutuhkan dalam sebuah hubungan?"
bicara Frey sudah melantur kemana-mana, dia mabuk,yah dia mabuk parah.
Gadis itu naik ke atas tubuh Zoe, laki-laki itu jelas terkejut.
"Frey sadarlah, kau ini mabuk"
Laki-laki itu mencoba bangun, menyingkir kan Freya dari tubuh nya.
__ADS_1
Tapi reaksi freya diluar pemikiran nya, gadis itu dengan gerakan kasar membanting tubuhnya, gadis itu naik kembali ke atas tubuh nya kemudian menyambar bibir nya.
Zoe jelas terbelalak kaget, dia kembali mendorong tubuh gadis itu.
Seolah-olah tidak peduli penolakan Zoe, gadis itu terus menggerayangi laki-laki itu.
"Mari mencobanya, mari mencoba"
Setelah berkata begitu gadis itu terkekeh kemudian Frey dengan gerakan cepat kembali menyambar bibir Zoe, meskipun berkali-kali Zoe menolaknya Frey terus menarik wajah Zoe agar masuk kedalam dirinya, begitu bibir itu saling bertaut entahlah rasanya indah dan memabukkan untuk Frey.
Berkali-kali Laki-laki itu menolaknya, berkali-kali Freya mengunci tubuh kekar itu
"Zoe...Zoe.."
"Hentikan Frey, kau membuat ku menggila"
Jangan lakukan ini Frey, kau tahu berapa lama aku menahan diri? 12 tahun membuat ku menggila tiap kali menatap wajah mu, bola mata indah mu bahkan senyuman mu.
Kau tahu kenapa aku begitu dingin pada mu? karena aku takut rasa cinta ku akan semakin dalam untuk diri mu.
"Aku ingin tahu bagaimana rasanya"
Bisik gadis itu dibalik telinga nya.
"Oh shi..t"
Semakin lama ciuman Freya semakin panas dan menuntun, Zoe benar-benar mulai kehilangan akal warasnya.
Bisakah dia meneruskan nya? ini bisakah dinamakan sebuah ke khilaf'an?.
"Kau yang meminta nya"
__ADS_1
Bisik Zoe di ujung telinga Freya untuk beberapa waktu.