
Villa utama freya
Indonesia
Beberapa hari Setelah kepulangan dari Prancis ke Indonesia, Freya dan Zoe memutuskan untuk tinggal di villa.
Mereka Lebih mudah bergerak ketimbang tinggal di apartemen dimana ruang gerak mereka akan sangat terbatas.
Melewati beberapa diskusi mereka memilih untuk mengubah warna cat dan memilih untuk mengubah tatanan ruangan dan kamar.
Beberapa waktu mereka memilih belanja perlengkapan rumah, Menukar beberapa perabotan yang di anggap tidak cocok untuk mereka.
"Zoe.."
"Hmm?"
Berikan aku minum"
Freya bicara sambil tangannya sibuk mengecat bagian kamar mereka.
"Wait"
Zoe bicara cepat, menyambar botol air minum dan sebuah gelas, secepat kilat Zoe menuangkan air minum tersebut lalu memberikan nya pada Freya.
"Come baby"
Ucap Zoe sambil memberikan Freya minuman nya secara perlahan.
Perempuan itu mulai menghabiskan minuman nya secara perlahan.
"Lagi?"
Tanya Zoe cepat.
Freya menggelengkan kepalanya.
Laki-laki itu mengembang senyuman nya, meletakkan gelas sisa minuman Freya ke atas meja kemudian dia mulai melanjutkan pekerjaannya.
Laki-laki itu terus mengecat kamar tersebut secara perlahan, memenuhi keinginan Freya agas warna cat dan suasana sesuai selera istri nya tersebut.
Kadang mereka bicara sambil bercanda, tertawa bersama saling menggoda, kadang Freya mengusili Zoe dan meletakkan cat tersebut ke pipi nya.
"Sayang"
Zoe bicara sambil ikut mengusili Freya.
__ADS_1
"No...jangan lakukan itu, kamu curang"
Pekik Freya sambil mencoba menghindari Zoe.
"Padahal dia yang lebih dulu berbuat curang"
Ucap Zoe sambil terkekeh geli.
Laki-laki itu kembali fokus pada pekerjaan untuk beberapa waktu, hingga akhirnya sang istri kembali mengusili dirinya, mulai mengecat bagian punggung hingga ke pantat nya.
"Frey"
Zoe langsung berbalik, mencoba balik kembali mengusili Freya"
"No....sayang berhenti"
Freya terkekeh berusaha untuk menghindar.
Beberapa waktu mereka terus saling menggoda hingga akhirnya kegiatan mengecat berganti menjadi menyusui beberapa perabotan kamar.
Mereka menggeser Beberapa posisi barang bahkan mencoba menukar nya.
"Begini?"
Perempuan itu terlihat berfikir, menatap meja yang baru saja diganti Posisi nya oleh Zoe.
"Ke kiri sedikit"
Ucap Freya pelan.
Laki-laki itu berusaha menggeser kekiri.
"Hmmmm terus..."
Zoe terus mengikuti permintaan Freya.
"Ahhhh sedikit kekanan"
Zoe kembali menggeser nya kekanan.
"No...kurang pas Zoe"
Laki-laki itu menaikkan ujung alisnya.
__ADS_1
"Baby jangan bilang kamu mengerjai ku?"
Protes Zoe.
Seketika Freya terkekeh melihat ekspresi Zoe.
"No sayang, aku tidak mengerjai kamu sekali ini"
Ucap Freya cepat, dia mendekati laki-laki itu Lantas langsung menyambar tangan Zoe.
"Wait... coba kita bergerak dan berdansa sejenak, apakah meja nya mengganggu pergerakan kita di kamar?"
Tanya Freya sambil membiarkan tangan Zoe naik ke atas, dia bergerak memutar seolah-olah mereka akan melakukan sesi dansa bersama.
Zoe tertawa kecil, membiarkan tubuh perempuan itu masuk kedalam pelukan nya secara perlahan.
Entah hingga pukul berapa mereka terus membenahi seluruh ruangan terutama kamar mereka.
Hingga akhirnya lelah Menghantam mereka berdua.
"Lapar?"
Zoe bertanya sambil mendekati Freya.
"He em"
Perempuan itu mengangguk kan kepalanya.
"Mau aku buatkan apa?"
"Bisakah kita membeli secara online saja? aku fikir kamu lelah Zoe, jangan memaksakan diri untuk membuat kan makanan untuk ku"
Ucap Freya cepat.
"Aku Fikir itu bukan masalah"
"No... hari ini mari menikmati kebersamaan hmmm"
Ucao Freya lantas merapat kan tubuh mereka, kemudian secepat kilat perempuan itu menyambar bibir Zoe lantas mereka mulai saling bergerak menikmati sesi ciuman panas bersama.
"Sayang, kamu memancing lagi"
__ADS_1
"Bukankah aku istri yang baik?"
Goda Freya sambil terkekeh kecil kemudian dia kembali menyambar bibir sang suami, membiarkan mereka saling menikmati masa dengan penuh gairah dan cinta.