
Setelah melewati malam panas bersama, mereka tampak mengobrol beberapa waktu, bercerita sambil bercengkrama bersama.
Kadang saling menggoda dan bertanya soal masa lalu.
"Jadi Sejak kapan suka pada ku?"
Freya bertanya sambil menelisik wajah Zoe, dia menyentuh lembut dahi, hidung, bibir dan dagu Zoe secara perlahan.
"Itu pertanyaan yang akan membuat ku cukup malu"
Zoe bicara sambil menatap dalam wajah Freya.
"Kenapa?"
Freya bertanya lantas membenahi posisi nya.
"Terdengar memalukan, kali pertama bertemu kamu memberikan daya magnet tersendiri pada hari itu"
Zoe bicara sambil berusaha mengingat-ingat.
Saat pertama kali dirinya dibawah masuk oleh Mommy Nadya ke kediaman Hillatop, sosok pertama yang dia lihat kala itu jelas Freya.
Meskipun Freya dan Nadine kembar, tapi bola mata Zoe jelas tidak bisa lepas dari sosok Freya saat itu.
"Lalu kenapa begitu membenci ku? kamu terus mencoba menghindari ku"
Protes Freya cepat.
"Kami mencuri ciuman pertama ku"
__ADS_1
Ucap Zoe sambil memencet hidung Freya.
Perempuan itu sejenak memunyungkan bibirnya karena gerakan tangan sang suami.
Tapi mendengar ciuman pertama, seketika dia terbelalak kaget.
Dia ingat ciuman pertama itu, insiden paling memalukan yang pernah terjadi didalam seumur hidupnya.
Meskipun begitu dia cukup deg deg'an, tapi ekspresi dan tindakan Zoe yang berada diluar ekspektasi nya langsung membuat Freya marah.
"Itu keterlaluan, seharusnya yang marah saat itu aku bukan? itu juga ciuman pertama ku, kamu menyebalkan sekali saat membentak ku dihadapan teman-teman ku"
Dia benar-benar marah saat Zoe lebih dulu marah pada diri nya.
"Aku panik"
Ucap Zoe pelan.
Lanjut Zoe lagi.
"Ishhh itu seperti menutup perasaan yang sesungguhnya?"
Protes Freya cepat.
"Lebih kurang"
Jawab Zoe lantas memasukkan Freya kedalam pelukan nya.
"Maafkan aku"
__ADS_1
Bisik Zoe pelan sambil mencium lembut puncak kepala perempuan itu.
"Hmmmm"
Freya terlihat mengembangkan senyuman, dia membiarkan dirinya terus masuk kedalam pelukan Zoe.
Obrolan panjang terus terjadi di antara mereka hingga akhirnya rasa lelah Menghantam Freya.
Secara perlahan perempuan itu merapatkan Diri nya pada Zoe dan membiarkan dirinya tenggelam ke dalam mimpi indah nya sedikit demi sedikit.
Zoe terlihat mengelus perlahan rambut Freya, fikiran nya melayang cukup jauh memikirkan apa yang harus dia lakukan untuk menjelaskan hubungan mereka pada Daddy All.
Cinta terkadang membuat orang-orang jelas kehilangan akal sehatnya, dan Zoe fikir mereka pun melakukan nya.
Dia dan ahem tidak jauh berbeda, menciptakan hubungan rumit atas dasar cinta, padahal jelas akan ada pertentangan besar dalam Semua hubungan.
Tapi mereka jelas mau dan berani mengambil resiko meskipun tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya.
Zoe mungkin bisa menyakinkan ahem, bisa menyakinkan Gao suatu hari nanti, bahkan Nadine hanya akan mengikuti alur, bisa jadi para uncle dan untie mereka dari sisi kiri dan kanan bisa mentolerir keadaan, tapi dia belum yakin soal Mommy Nadya dan Daddy Allzigra.
Mungkin butuh waktu untuk menyakinkan Mommy Mereka, tapi Daddy All dia jelas tidak yakin bakal mudah.
Sejenak laki-laki itu menghela nafas, dia mencoba menatap wajah Freya untuk beberapa waktu, secara perlahan dia mencium lembut bibir Freya dengan penuh perasaan cinta.
Sejenak Freya menggeliat karena merasa sebuah ciuman manis melesat di bibir nya, dia membuka bola matanya untuk beberapa waktu kemudian Perempuan itu kembali memejam kan bola matanya dan mempererat pelukannya.
Zoe Ikut tenggelam didalam tidur mereka, membiarkan malam melepaskan waktu nya menuju ke hari esok.
__ADS_1
Dia berharap saat kembali ke Indonesia semua baik-baik saja.