Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Mencurigai hubungan mereka


__ADS_3

Prancis


21.20 PM


Setelah melewati perjalanan +- 17 jam'an pada akhirnya mereka tiba juga di Prancis.


Bisa Freya lihat kak Gao nya menggendong sang istri nya dengan penuh cinta, perempuan cantik itu tampak terlelap dalam tidur nya karena rasa lelah yang teramat sangat selama diperjalanan.


Gadis itu mengehela nafasnya.


Benar-benar membuat iri saja.


Batin Freya pelan.


Gadis itu secepat kilat melesat menuju kearah kamar hotel yang telah di booking sang kakak dari jauh-jauh hari sebelum kedatangan mereka kemari.


Tapi sebelum dia sempat masuk kekamar nya, bisa dia lihat Zoe terlihat menerima panggilan dari seseorang di sisi kanan nya.


Mereka menempati kamar yang bersebelahan, tapi Zoe tidak sadar ada Freya di belakang nya.


Sejenak Freya mengerut kan keningnya, dia fikir laki-laki itu tidak pernah bicara dengan seseorang di Balik handphone nya, laki-laki itu bahkan sering mengabaikan panggilan siapapun disana kecuali panggilan Mommy dan Daddy nya.


"Hmm aku baru saja tiba, ada apa?"


Bisa dia dengar laki-laki itu bicara sambil mencoba mencari sesuatu di kantong celananya.


"Aku belum tahu, baiklah akan aku bantu untuk mencari nya"

__ADS_1


Mendengar ucapan Zoe sejenak Freya diam, gadis itu berusaha untuk membuka pintu kamar hotel nya, namun tiba-tiba saja sebaris kata Zoe membuat dia menghentikan gerakan tangannya.


"Kamu bisa langsung menghubungi Frey, sila. tidak mesti melalui diri ku bukan? aku benar-benar lelah saat ini"


Sila?.


Freya jelas semakin mengerutkan keningnya.


Sila sahabat baik nya? kenapa gadis itu menghubungi Zoe di belakang nya? apa perempuan itu menyukai Zoe? sejauh ini sila tidak pernah bicara jika dia memiliki nomor handphone Zoe.


Diakui nya sila Pernah beberapa kali bertanya soal Zoe kepada dirinya, dia fikir perempuan itu hanya sekedar ingin tahu soal Zoe.


Yang sila tahu Zoe adalah kakak laki-laki nya, tapi perempuan itu sama sekali tidak tahu jika mereka tidak memiliki hubungan apa-apa.


Sebelum Zoe berbalik dan menyadari kehadiran nya, Gadis itu secepat kilat langsung melesat masuk ke dalam kamar nya.


Tidak tahu kenapa tapi Freya merasa jantungnya berdebar tidak beraturan, dengan perasaan kesal penuh keingin Tahuan dia mencoba merogoh tas nya, mencari handphone nya disana.


"Halo?"


Terlihat konyol, tapi baru kali ini dia berlaku begitu bodoh dan konyol, ingin tahu Sesuatu yang tidak dia ketahui di belakang nya.


"Ah..aku baru saja tiba di Prancis"


Jawab Freya sambil menyeret kopernya.


"Kamu dimana? jam berapa di Indonesia sekarang?"

__ADS_1


Barisan pertanyaan demi pertanyaan terus meluncur dari bibir Freya, mereka mengobrol untuk waktu yang cukup lama, aneh nya sila sama sekali tidak menyinggung soal Zoe sejak tadi.


Dia fikir apa dia harus bertanya apakah sila menghubungi Zoe tadi? tapi dia jelas gengsi menanyakan nya.


Dia sedang memutar kepalanya untuk memancing gadis tersebut, tapi tidak juga kunjung menemukan alasannya.


"Apa ada yang ingin kamu titipkan besok? aku fikir akan pergi dengan Zoe ke satu tempat besok"


Ucap Freya tiba-tiba.


Entah dari mana ide itu berasal, dia hanya ingin menempatkan nama Zoe di satu obrolan mereka meskipun sekali.


"Bersama Zoe? besok?"


Terdengar sahutan gadis itu secara perlahan.


"He em, apa yang ingin kamu titipkan untuk dibawa ke Indonesia, aku bisa meminta Zoe mengantar aku mencari nya"


Tanya Freya kembali.


Sejenak bisa dia rasakan keheningan di antara mereka.


"Frey... aku ingin bicara sesuatu pada mu"


Ucap sila tiba-tiba dibalik handphone nya.


"Kenapa?"

__ADS_1


Seketika aura serius terdengar dari seberang sana.


"Aku..."


__ADS_2