Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Tubuh yang terasa tidak nyaman


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian


Villa Distrik Al Barsha


Uni emirat Arab


Dubai


01.20 AM


Dini hari


Freya terlihat menggeliat didalam tidur nya untuk beberapa waktu ketika dia merasa ada yang menekan tubuh nya, sesuatu yang basah seolah-olah bergerak di atas bibir nya.


Bisa dia rasakan sesuatu dibawah sana menempel di inti nya, gesekan-gesekan halus yang membuat nya seketika merinding terus terasa memenuhi tubuh nya


Sebenarnya freya mengantuk, sangat mengantuk karena seharian berjalan-jalan mengelilingi beberapa tempat menemani Hayat belanja dimana Perempuan itu tengah berlibur ke uni emirat Arab.


Tapi karena dia merasa Seseorang Tengah menindih tubuh nya, seketika freya berusaha untuk menyadarkan dirinya.


Dengan perasaan enggan Freya membuka bola matanya saat dia merasa sebuah tangan menyusup masuk kedalam perut nya.


"Zoe?"


Suara serak nya memenuhi telinga sang suami, dia baru sadar itu adalah Zoe.


Rupanya sejak tadi sang Suami yang terus menggoda nya, belakangan suami nya begitu agresif, bahkan selalu memancing nya lebih dulu untuk melakukan aktivitas di atas ranjang sedangkan Freya, dia malah bergerak lebih pasif.


Tidak tahu kenapa tubuhnya lebih sering merasa lemas dan tidak enak, bahkan dia mulai kehilangan selera makan nya dalam beberapa waktu ini.


"Tidurlah"


Zoe bicara sambil tangannya masih terus dengan nakal bergerak kemana-mana.


"Bagaimana aku bisa tidur? kamu menggoda ku sejak tadi"


Rengek Freya sambil berusaha menarik Selimut yang telah lari ke ujung kakinya.


"Biarkan aku yang bekerja, sebentar saja, satu kali hmmm"


Bisik Zoe sambil menggigit lembut cuping telinga Freya kemudian dia mulai masuk ke dalam ceruk leher sang istri nya.


Oh entahlah dia masih begitu mengantuk tapi jemari-jemari nakal suami nya dan bibir serta sapuan lidah yang menggoda dari Zoe seolah-olah memaksa nya untuk membuka bola matanya.


"Zoe..."


"Hmmm?"


Laki-laki itu hanya ber hmmm ria tapi jemari-jemari laki-laki itu terus bergerak menjelajahi seluruh tubuhnya.


Dia mencoba menahan tangan suami nya yang kita berusaha menjelajah di antara kedua paha nya, bergerak nakal menggoda kesadaran nya, membuat dia mau tidak mau mengeluarkan suara erotis nya.

__ADS_1


Dikala tangan kanan Zoe bergerak dengan nakal, bibir laki-laki itu menyesap bibirnya dengan begitu lembut kemudian lidah Zoe bergerak dengan lincah menjelajahi rongga mulutnya.


Membawa nya untuk saling berbelit lidah dan mengabsen seluruh isi mulut nya.


Jika lidah dan bibir laki-laki itu mencoba untuk terus bergerak menjelajahi rongga mulut nya, makan tangan kiri Zoe tidak mau kalah bergerak lincah menyeruak masuk ke dalam pakaian tidur nya, melesat naik ke atas dada dan mulai bermain-main nakal disana.


Sedangkan tangan kanan nya kini jelas bergerak begitu lincah di bawah sana, menjelajahi lembah gelap yang mulai lembab dan membasah karena sentuhan-sentuhan nya.


"Zoe... akhhhhhh"


Freya mengeluarkan suara manja nya ketika ciuman sang suami terlepas, bibir nya meminta agar Zoe berhenti melakukan semua nya tapi tubuhnya jelas berbohong.


Laki-laki itu mengangkat ke dua kaki Freya lantas tiba-tiba dia bergerak di bawah sana, membuat Freya sedikit menggigit bibir bawahnya saat laki-laki itu dengan cepat melepaskan penutup bawah nya karena dia menggunakan pakaian tidur model daster yang bisa dengan gampang Zoe Bergerak menaikkan pakaian nya dan melepas penutup bawahnya.


"Zoe..plaease..."


Dia meringis sejenak, bukan karena sakit atau lainnya tapi karena lidah Zoe tiba-tiba menyeruak masuk bermain dibawah sana, Bergerak lincah keluar masuk bahkan dengan nakal menyesap milik nya berkali-kali hingga membuat Freya menggila.


Kali ini jelas dia terjaga dengan sempurna, tidak bisa lagi membiarkan kantuk menyerang nya, perlakuan Zoe jelas membuat dia gelagapan, tangan nya mencoba meraih kepala laki-laki itu, dia mencoba meremas rambut Zoe dengan cepat.


Zoe semakin lincah bermain di bawah sana dengan lidah nya, membiarkan lidah nya menerobos masuk ke inti milik sang istri, Bahakan ketika Freya berusaha untuk menjepit kepalanya, kedua tangan Zoe mencoba menahan nya.


"Akhhh Zoe...no..."


Freya merasa sesuatu akan tumpah saat ini juga, dia fikir jika Zoe tidak berhenti dia bisa semakin menggila.


Alih-alih peduli dengan rengekan dan suara de..sahan Freya yang Terus terdengar memenuhi kamar mereka, suara decakan dari bibir nya terus menggema diiringi suara Freya terdengar yang terus meracau dengan keadaan tidak teratur dibiarkan Zoe memenuhi kamar mendominasi berwarna putih tersebut.


Kali ini Freya berusaha mengencangkan genggaman nya pada Sprai kasur, dia fikir dia benar-benar akan tiba pada titik pelepasan nya saat ini juga.


Dan benar saja, dalam beberapa waktu sesuatu dibawah sana benar-benar tumpah memenuhi Lidah dan mulut Zoe.


Setelah itu Laki-laki tersebut buru-buru mengambil tisu dan membersihkan mulutnya.


Sepersekian detik kemudian sang suami Freya Bergerak dengan cepat naik ke atas tubuh nya, kembali menyambar bibir Freya dan kembali menautkan bibir mereka untuk beberapa waktu.


Sedangkan dibawah sana secara perlahan milik Zoe mulai mencoba menerobos masuk kedalam nya.


Pelan tapi pasti hingga akhirnya milik laki-laki itu melesat masuk dengan sempurna kedalam sana.


"Ahhhh"


Freya men..de..sah kecil, merasa betapa sesak nya di dalam sana, sungguh tidak seperti biasanya, kali ini bagi Freya terasa begitu penuh, sesak dan aneh, rasanya benar-benar tidak nyaman seperti biasanya.


"Sakit?"


Zoe mencoba bertanya, memilih untuk tidak bergerak lebih dulu, menatap wajah sang istri nya untuk beberapa waktu.


Tidak tahu kenapa belakangan wajah freya terlihat begitu pucat, kelihatan seperti orang yang sering kelelahan.


"Rasanya tidak nyaman Zoe"

__ADS_1


Bisik Freya kemudian memeluk leher Zoe secara perlahan, dia menenggelamkan wajahnya disana, mencium aroma sang suami yang dirasa begitu nyaman untuk nya.


"Mau berhenti saja?"


Bisik Zoe pelan.


Freya menggeleng kan kepala secara perlahan.


"Bergerak lah, tapi jangan dengan tempo yang membuat ku tidak nyaman"


Pinta Freya masih sambil memeluk leher Zoe.


"Hmmm"


Laki-laki itu menjawab begitu pelan.


Mencoba bergerak perlahan agar membuat sang istri nyaman.


Dia memilih untuk tidak mempercepat tempo gerakan nya, memompa Freya dengan begitu lembut, Membiarkan sang istri nyaman dengan permainan nya.


Begitu pelukan Freya mengendur dan terlepas, Zoe memilih kembali menyambar bibir Freya, menyapu lembut bibir Tersebut sambil dibawah sana bergerak dengan sempurna.


Awalnya memang tidak nyaman, tapi sang suami selalu bisa menyenangkan Dirinya, freya mulai mendapatkan kenyamanan nya sambil sesekali dia mengeluarkan era..Ngan demi era..Ngan nya juga de..sa..Han nya yang memenuhi kamar tersebut.


Seperti biasa sapuan dingin nya AC telah berganti dengan keringat masing-masing dari mereka, dimana rasa panas jelas mendominasi di dalam ruangan tersebut.


Diiringi suara penyatuan yang terus menggema di dinding tiap sudut kamar, sesekali suara Freya dan Zoe saling sahut menyahut menambah panas sesi malam panjang mereka.


Hingga akhirnya Freya mulai mencari pegangan, dia me..le..guh dan men..de..sah syahdu, menyakini diri akan mendapatkan pelepasan nya saat ini juga, jemari-jemarinya dengan cepat mencoba menggenggam punggung Zoe hingga akhirnya sebuah suara terdengar dibalik bibir perempuan tersebut.


"Ahhhh Zoe"


Mengetahui sang istri pendapat kan pelepasan nya, Zoe mencoba mempercepat ritme gerakannya dan pada akhirnya dia ikut sampai pada pelepasan nya.


"Ohhh sayang"


Satu era..Ngan ikut lolos dari bibir laki-laki tersebut.


Bisa di rasakan satu hantaman cairan menyembur sempurna menembus dinding rahim milik Freya.


Laki-laki itu secara perlahan mencium lembut kening sang istri nya.


"Thank you sayang, i love you"


Sebaris kalimat terima kasih dan kata cinta meluncur indah dari balik bibir Zoe.


Seketika membuat Freya bahagia dan membalas ucapan sang suami dengan nada syahdunya.


"I love you too"


Ucap Freya sambil membiarkan Zoe berbaring tepat di sisi kanannya.

__ADS_1


__ADS_2