Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Gadis pilihan sang Daddy


__ADS_3

"Zoe kemarilah nak"


Daddy All Bicara cepat memanggil Zoe begitu dia melihat sang putra nya berjalan di ujung sana.


Zoe langsung menghentikan langkah nya, menoleh ke arah Daddy All lantas mendekati laki-laki itu secara perlahan.


Laki-laki paruh baya lebih itu terlihat tengah mengobrol dengan seorang laki-laki seusia Daddy All, ada seorang gadis yang beberapa tahun lebih muda dari dirinya dan ada Mommy Nadya juga di sana.


"Zoe beri salam pada uncle Will"


Ucap Daddy nya cepat.


Zoe langsung memberikan salam pada laki-laki dihadapan nya itu, merangkul sejenak laki-laki tersebut untuk beberapa waktu.


"Jadi ini putra kedua kalian?"


Laki-laki itu bertanya sambil melebarkan senyuman nya.


"Iya, dia sedikit pendiam dan tidak banyak bicara"


"Aku fikir Ahem juga begitu, hanya Gao yang lebih gampang di ajak berkomunikasi, laki-laki itu sedikit lebih terbuka"


Ucap laki-laki itu cepat.

__ADS_1


Mendengar ucapan laki-laki itu seketika Daddy All tertawa kecil.


"Itu benar"


"Zoe bisa bawa putri Uncle Will mu berkeliling? dia belum begitu terbiasa di sini, bahkan belum mengenal dengan baik orang-orang di sekitar nya, kamu bisa mengenalkan dia pada Freya juga Nadine"


Ucap Mommy Nadya nya cepat.


Sejenak Zoe membeku, dia Fikir tidak bisakah dia menolak nya?.


"Yes Mom"


Jawab Zoe pelan.


"Aku akan memperkenalkan kamu dengan Freya dan Nadine"


Ucap Zoe pelan.


"Hmm baiklah"


Gadis itu menjawab pelan, mencoba mengikuti langkah Zoe secara perlahan.


Mereka tampak menyeruak masuk dan melewati kumpulan orang-orang yang terlihat memenuhi sepanjang jalan di kolam belakang mansion besar tersebut.

__ADS_1


Sebenarnya Gadis itu merasa sedikit tidak nyaman dengan suasana.di sekitar sana, dia buka type gadis yang suka berbaur ditengah keramaian.


Selama tinggal di Indonesia dia lebih suka menghabiskan waktu nya di rumah, kamar jelas menjadi tempat favorit nya, ditemani buku-buku bacaan, alat-alat musik kesenangan nya serta kuas dan peralatan lukis lain nya.


Dia jelas sulit ber interaksi dengan siapapun selama ini, jadi begitu sang papa ngotot membàwa nya ke acara ulangtahun putri salah satu relasi bisnis nya jelas membuat dia Singkuh dan tidak nyaman.


Padahal kunjungan nya ke Prancis hanya karena dia mengikuti pagelaran galeri lukis yang di adakan olen salah satu Galeri ternama di Prancis.


Sembari dia mengikuti acara lelang amal untuk lukisan indah internasional.


Setelah itu dia fikir akan kembali ke Indonesia bersama beberapa teman lainnya, Tapi realita nya Rencana yang disusun dengan apik sedikit berganti setelah dia di datangi oleh Papa nya tiba-tiba, laki-laki itu mengajak nya Agar ikut kedalam pesta perayaan ulang tahun relasi bisnis nya.


Dan rupanya ada niat terselubung lainnya yang telah di rencanakan oleh sang Papa nya , laki-laki itu berniat untuk menjodohkan dirinya dengan putra salah satu rekan bisnis nya.


Sejak awal Gadis itu bahkan sudah mulai mencurigai Papa nya tapi dia berusaha untuk bersikap se tenang mungkin agar tidak menimbulkan kecurigaan yang mendalam, dia fikir dia harus memikirkan cara untuk membatalkan seluruh rencana Sang Papa bagaimana pun caranya.


Zoe tiba-tiba menghentikan langkah kakinya, gadis itu seketika ikut menghentikan langkah nya.


Bisa dia lihat seorang gadis Tengah berdiri dihadapan mereka, melirik sejenak ke arah nya sambil menatap nya dengan pandangan yang membuat dirinya menjadi tidak nyaman.


"Dia siapa?"


Gadis itu bertanya sambil sedikit memiringkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2