
Gadis yang ditanya Freya hanya mengulumkan senyuman nya, memperhatikan Freya Untuk beberapa waktu kemudian dia menjawab.
"Aila, kamu bisa memanggil ku Aila"
Ucap gadis itu sambil mengulurkan tangannya.
Mendengar gadis itu menjawab pertanyaan nya dengan gaya yang begitu santai, seketika Freya menarik kasar nafasnya, dia menoleh ke arah Zoe untuk beberapa waktu.
"Dari keluarga William? Aku pikir Daddy ku begitu menyukai kamu, Daddy sering menceritakan soal kamu ketika kami sedang mengobrol bersama"
Ucap Freya sambil menyambut uluran tangan Gadis yang ada di hadapannya itu.
"Itu satu kehormatan"
Ucap Aila pelan sambil berusaha mengembangkan senyuman nya.
Mereka tampak diam beberapa waktu.
Freya lagi-lagi menarik berat nafasnya.
"Aku akan pergi bersama Sanna dan yang lainnya"
Ucap gadis itu cepat kemudian Freya langsung membuang pandangannya dan mencoba berjalan melangkah menjauhi Zoe.
__ADS_1
"Frey?"
Zoe berusaha untuk menghentikan gerakan nya.
Freya menghentikan langkah nya, menoleh kearah Zoe dan Aila secara bergantian, kemudian gadis itu malah pura-pura tertawa kecil.
"Maksud ku, Kamu bisa bergabung bersama kami jika mau"
Tawar Freya pada gadis tersebut.
Yang ditanya hanya menggelengkan kepalanya secara perlahan.
"Aku fikir akan kembali berbaur dengan keluarga lainnya"
Melihat reaksi Aila, Freya terlihat mengangguk kan kepalanya, kemudian buru-buru dia kembali membalikkan tubuhnya dan langsung pergi dari hadapan Zoe dan Aila.
Entahlah, dia hanya merasa marah dan tidak suka, cukup terganggu dengan kehadiran gadis itu di sekitar mereka.
Tapi meski bagaimana pun dia tidak bisa menolak kehadiran gadis itu, toh dia fikir itu karena permintaan Papa nya
Karena itu pada akhirnya Freya fikir lebih baik dia mencoba menghindari Zoe dan Aila, membiar kan laki-laki itu berfikir sendiri dan memutuskan sendiri apa yang harus dia lakukan.
Begitu tiba di salah satu sudut kolam dimana bisa dia lihat istri Kak Gao nya tengah bernyanyi dan berkolaborasi bersama seorang gadis yang tidak begitu dia kenal, Freya pada akhirnya mencoba meraih gelas minuman yang tersusun rapi di sisi kiri dia berdiri bersama Sanna dan teman-teman.
__ADS_1
"Frey kontrol minum mu, kamu tidak begitu kuat minum"
Ucap Sanna berusaha untuk mengingat kan Freya.
Gadis itu kemudian sibuk mengobrol dengan beberapa teman nya, bahkan mencoba sedikit menjauhi Freya ketika ada banyak tamu undangan mulai memenuhi keadaan.
Rata-rata tamu undangan adalah teman kuliah nya, hingga pada akhirnya Sanna mau tidak mau meladeni satu persatu dari semua orang yang datang, bercerita, saling bercanda Antara satu dengan yang lainnya, hingga terkadang Sanna lupa mengawasi gerakan Freya.
Gadis itu mulai melahap habis minuman nya, kemudian kembali mengambil gelas berikut nya sambil bola matanya menatap Zoe dari kejauhan.
Perasaan cemburu seketika bercampur aduk menjadi satu, cukup lama hingga akhirnya dia mulai kehilangan jejak Zoe dan Aila.
Freya masih terus meraih gelas minuman disisi kirinya, menghabiskan beberapa gelas minuman tersebut tanpa dia sadari.
Hingga akhirnya gadis itu mulai merasakan kepala dan tubuhnya menjadi begitu berat dan sedikit berkunang-kunang.
Seketika gadis itu mencoba mencari kursi untuk duduk, dia fikir mungkin dia terlalu banyak minum.
Oh shi. t.
Freya mengumpat di dalam hati nya sambil berusaha bersandar di kursi yang dia duduki.
Pada akhirnya tanpa dia sadari seseorang mendekati nya dan mulai meraih tubuh nya, kemudian samar-samar bisa dia rasakan tubuh nya mulai di gendong oleh seseorang menuju ke arah pintu belakang.
__ADS_1