
Disisi lain
Nadine Tampak menghela nafasnya beberapa waktu saat melihat laki-laki yang ada dihadapan nya, itu adalah putra pertama Del Piero, Aslan sang singa jantan yang mengerikan.
Nadine benar-benar tidak habis fikir membantu Freya dimasa kemarin malah membuat seluruh kehidupan nya berubah sebanyak 180° tanpa bisa di toleransi.
Pertunangan nya menjadi kacau balau karena kemarahan keluarga Del Piero saat tahu dua anak kembar Hillatop Menukar pertemuan mereka.
Tuan Ozvit Daddy Aslan benar-benar merasa tersinggung dengan keadaan, mereka berkata baru kali ini kebohongan terjadi dari para anak muda.
Bahkan Aslan membuat semakin keruh suasana, laki-laki itu mengancam akan membatalkan seluruh proyek kerjasama mereka.
Belum lagi kesalahan dimalam-malan berikut nya dimana mereka tanpa sengaja terkunci di gudang utama Hillatop saat mereka membahas proyek kerjasama nya.
Kesalahan telak OB Nadine hingga membuat mereka terkunci semalaman dan membuat sang tunangan menjadi semakin meradang dalam kecemburuan dan ke salah pahaman.
Belum lagi Keluarga Aslan menekan keadaan agar Daddy nya menerima lamaran mereka dan menikahkan Freya dan Aslan secepat nya untuk meredam kemarahan keluarga Del Piero atas seluruh rasa tersinggung mereka yang mendalam.
Dia tahu Daddy nya akan mendatangi Freya, kemarahan Daddy nya jelas berada di ubun-ubun saat ini
"Dad... ini semua kesalahpahaman"
Nadine berusaha menetralisir kemarahan sang Daddy.
"Kamu selalu memberikan pembelaan pada anak manja itu"
Allzigra jelas semakin marah, laki-laki tua itu mengeratkan rahangnya.
"Frey hanya terbiasa di manja, mengikuti keinginan nya sendiri tanpa pernah berfikir apa konsekuensi yang di lakukan nya, aku yang salah karena menerima panggilan dan membantu nya malam itu Dad"
Ucap Nadine sambil mencoba meredakan kemarahan sang Daddy.
"Lalu kamu bisa membuat suasana menjadi kembali stabil? kemarahan Del Piero jelas begitu besar, mereka merasa di tipu habis-habisan, 2 kali pertemuan diwakilkan dengan orang lain, bahkan dengan saudara kembar nya yang sudah bertunangan? Dan kamu.....? kamu fikir Daddy dan uncle Ozvit mu sedang bercanda membicarakan soal perjodohan Aslan dan Frey?"
"Ini kesalahan ku, aku akan mencoba menyelesaikan nya, aku akan bicara dengan Aslan"
__ADS_1
Allzigra mendengus kesal.
"Setelah merusak pertunangan kamu, sekarang mau bagaimana lagi?"
"Pertunangan ini sejak awal memang tidak sehat, aku dan bill punya banyak sekali perbedaan pendapat dad, aku tidak mencintai dia sejak awal, dia tidak sebaik kelihatan nya, cover depan kadangkala terlihat begitu manis, tapi ketika kita menyelaminya kita akan tahu bagaimana isi dalam nya"
"Kamu lagi-lagi membuat petuah?"
Allzigra menaikkan ujung alisnya.
"Ini tidak seperti yang Daddy fikirkan"
"Berhenti membela Freya, memberikan alasan yang tidak masuk akal, perbaiki hubungan kamu dengan bill, Daddy akan bicara dengan Aslan dan perjodohan Frey juga Aslan akan tetap berjalan"
Setelah berkata begitu Allzigra berusaha untuk melangkah pergi.
"Dad..please...jangan bicara dulu dengan Frey soal perjodohan, anak itu masih begitu labil, dia bukan aku yang bisa menerima seluruh keputusan Daddy dengan lapang dada"
Nadine berusaha menahan langkah Daddy nya.
"Aku tidak menyesal pertunangan kami di batalkan bill, aku akan bicara pada Aslan"
"Dad...?!"
"Tidak ada pembatalan pernikahan, kau dan bill akan tetap menikah, undangan kalian Hampir selesai, keluarga besar sudah tahu semua, kau jangan ikut-ikutan ingin membuat Daddy malu, setelah pernikahan Gao, pernikahan kalian akan tetap berjalan"
"Dad..."
"Dan perjodohan Frey akan tetap di atur sesuai keinginan 2 keluarga besar, kamu temui bill dan perbaiki semua kesalahpahaman kalian"
"Dad..."
"So, apa kamu sudah memikirkan nya?"
Seketika suara Aslan memecah keheningan.
__ADS_1
Nadine menatap dalam bola mata laki-laki dihadapan nya itu untuk waktu yang begitu lama.
"Kau kenapa ingin menyegerakan nya?"
Tanya Nadine tiba-tiba.
Laki-laki itu tampak menaikkan ujung bibirnya.
"Kau tahu?"
Tanya Aslan sambil menatap Balik bola mata Nadine.
"Karena ikatan suci bermanfaat dalam menjaga kehormatan diri, serta terhindar dari hal-hal yang dilarang agama. Menyegerakan diri membantu membentengi diri dari perbuatan keji dan merendahkan martabat, salah satunya zina. Ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:
"Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menentramkan pandangan dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya." (HR. Bukhari No. 4779)."
Mendengar ucapan Aslan seketika Nadine terdiam untuk waktu yang cukup lama.
"1 Minggu, aku memberikan mu waktu satu Minggu untuk memutuskan nya"
"Jika aku menolaknya?"
Alih-alih menjawab, Aslan malah balik bertanya.
"Bukankah kamu seorang mualaf?"
Nadine mengangguk pelan.
"Istikharah lah, itu akan mempermudah dan memperjelas persoalan hati mu dalam memilih sesuatu"
Ucap laki-laki itu sambil mengembangkan senyuman nya.
Seketika Nadine membeku, ini kali pertama dia melihat laki-laki itu tersenyum untuk dirinya.
Setelah berkata begitu Aslan berdiri dari duduknya, laki-laki itu mulai melangkah meninggalkan dirinya.
__ADS_1
Bola mata Nadine tampak menatap punggung kokoh itu yang berjalan terus menjauhi dirinya.
Tidak tahu kenapa tapi terasa ada sesuatu yang bergejolak didalam hatinya Secara tiba-tiba.