Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Tegang "Menyusuri Jejak"


__ADS_3

BONUS PART


EDISI GAO DAN AYANA


Yang mau baca di novel GADIS PILIHAN TUAN PENGUASA SEASON 2


*********


Brakkkkk


Berapa lama allzigra tidak menjadi sosok seseorang yang brutal? sudah sangat lama sekali, sejak anak-anak mulai dewasa, setelah kejadian di Thailand dan sejak Nadya menangis meminta diri nya berhenti untuk bermain mafia-mafia han setelah mengorbankan 1 putra mereka dimasa lalu.


Kini pada akhirnya sifat alami nya yang dulu muncul lagi, masuk dengan paksa ke kediaman sang jendral, membuat kericuhan tanpa peduli keselamatan. Mengerahkan semua anak buah yang tersebar untuk melumpuhkan para bawahan jendral.


"Mati adalah takdir, tapi saya jelas bisa mengubah takdir anda dan anak anda malam ini juga"


jelas terlihat kilatan amarah Dimata allzigra, dia dengan kasar menekan tubuh pria itu yang tubuhnya cukup kekar, besar dan tinggi itu ke dinding belakang, jelas dia tidak takut Bahkan dimasa mudanya, berurusan dengan mafia cartel narkoba paling mengerikan di Meksiko, orang-orang kejam yang acapkali membunuh anak-anak dan para perempuan, memperkosa bahkan menyiksa jelas bukan hal yang baru untuk dirinya.


"Tuan all"


sang istri Jendral menjerit ketakutan, mencari para penjaga yang menghilang entah kemana berganti dengan orang-orang bertubuh kekar dnegan setelan jas rapi dan kaca mata hitam.


"Istri mu yang meminta kami untuk tidak meneruskan kasus kemarin, menangis mengemis di bawah kaki Ayana kami, berkata akan menjaga sandi dari jangkauan nya"


ucap allzigra dengan penuh amarah


"Kau bilang putra mu tidak punya penyakit gangguan mental, mengirim nya ke USA dengan rasa percaya diri"


Allzigra jelas mendengus


"Tapi malam ini, dia dengan kurang ajar nya menyusun rencana dengan melibatkan perempuan lain untuk mendapatkan Ayana"


"Jika dalam 1x24 jam kau tidak bisa mendapatkan sandi sesuai kemauan kami, maka jangan salahkan saya yang akan memulai peperangan"


"Bahkan saya tidak enggan melenyapkan nyawa kalian sekeluarga"


*******


Jerry (Paman Ayana) jelas bergerak cepat, bahkan berita besar pecah di istana kepresidenan.


"Saya tidak ikut campur soal ini, tidak melindungi bawahan saya yang jelas telah salah melindungi seseorang yang tidak seharusnya dilindungi"


"Anak dan ayah memang punya ikatan batin, tapi melindungi anak yang salah jelas adalah sebuah tindakan kriminal"


"untuk semua petugas bisa mengerahkan semua bala bantuan untuk mencari korban dan tersangka"


********


Jika Gao panik mencari Ayana, Tristan bahkan lebih panik mencari Lana Lan, sang istri yang awalnya pergi ke apotek begitu mendengar berita kehilangan Ayana melesat pergi entah kemana, tiba-tiba menghilang begitu saja.


Oh damn it


Tristan jelas luar biasa panik, mencoba melacak GPS pada mobil dan handphone Lana lan, syukur nya semua GPS berfungsi dengan baik, dia fikir bagaimana Lana Lan tahu jalanan Jakarta? membuat Tristan jelas mengerutkan dahi nya. Kapan sang istri pernah berkunjung ke Indonesia?.


"Sayang, katakan dimana kamu? jangan membuat ku khawatir"

__ADS_1


Tristan tampak marah, menekan perasaan nya, terus mengikuti arah GPS dengan mobilnya, Gao tampak gusar didamping nya, mengendarai mobil seperti orang gila.


"melewati jalan tol menuju ke pelabuhan merak?"


jelas saja tristan menjadi bingung, dimana juga itu?


"Brengsek"


Gao tampak mengumpat sambil berteriak kesal, Tristan baru kali ini melihat seorang Gaohan hillatop menangis karena seorang perempuan.


Tristan fikir apa dia pernah menangisi Lana Lan?


Damn it


jelas pernah, saat sang istri tiba-tiba menghilang dari kehidupan nya selama 2 hari. Dan sebuah tragedi menimpa Lana lan, saat itu dia menangis panik, meraih tubuh Lana Lan yang ada dihadapannya.


Dia baru tahu, laki-laki sejati bahkan bisa menangis hanya karena mereka mencintai seseorang yang begitu berarti untuk mereka.


Sial..!!


Dan kali ini jelas tristan kembali merasakan kekhawatiran yang besar, bagaimana bisa sang istri tahu-tahu menyusul sang kakak angkatnya begitu saja tanpa izin dari nya.


*******


"Kenapa kau ada disini?"


Ayana bicara sambil menatap nanar wajah sandi, dia mundur beberapa langkah untuk kabur dan berteriak tapi gagal, sebuah tubuh besar menghadang nya dan membuat nya tidak sadarkan diri.


Ayana jelas marah, Dyah telah berbohong padanya, Dyah berkata jika dia melewati jalan pintas belakang rumah,cukup malu untuk masuk karena takut bertemu Abang Hanif atas kesalahannya yang kemarin.


"Aku dibelakang, aku mohon sekali ini saja untuk terakhir kalinya kita bertemu, karena aku akan menyusul sandi di USA"


"Percaya lah semua keluarga selalu saling memaafkan kesalahan"


Ayana ingin mereka melupakan semua persoalan dimasa lalu, berharap bisa memperbaiki Persoalan mereka di masa depan dan lupa menjadi istri yang patuh untuk meminta izin langsung pada sang suami ketika melangkah keluar rumah.


Dia hanya butuh memperbaiki keadaan mereka, mendapatkan sejumput maaf atas kebencian Dyah pada nya di masa kemarin, hanya itu dan tidak lebih.


Tapi rupanya yang dia terima adalah sebuah kebohongan, disaat lambaian tangan Dyah masih terasa hangat, ketika pintu mobil terbuka sebuah wajah jelas mengagetkan Dirinya, dan seseorang dibelakang nya dengan sigap menghilangkan kesadaran nya.


Dan ketika kesadaran mengumpul dia sudah berada di atas mobil yang dikendarai sandi yang entah kemana dia akan dibawa.


"Sandi"


Ayana jelas kehilangan kata-kata, tidak ada orang lain, tidak ada Dyah, hanya ada dia dan sandi.


"Kamu sejak awal adalah milik ku, bahkan sampai mati pun tetap akan jadi milikku, Ayana"


Sandi menyeringai, bicara menatap Ayana.


jelas saja Ayana menggeser tubuhnya, ingin sekali melompat keluar jika lupa keadaan nya.


"Tapi aku sudah menikah san, bukan kah Dyah begitu tulus mencintai mu?"


tanya nya pelan, berusaha bicara selembut mungkin pada sandi, dia tahu jika sandi benar-benar sudah masuk ke dalam kondisi psikologis terburuk nya, dia tidak mesti menyela atau bertengkar dengan sandi, harus bersikap setenang mungkin menghadapi laki-laki ini agar tidak mencelakai dirinya dan sang buah hati.

__ADS_1


"Aku jelas mencintai mu, bukan Dyah"


"Tapi Dyah membutuhkan kamu"


"Kenapa kau selalu memikirkan perasaan orang lain hah?"


sandi jelas berteriak kasar


Ayana berusaha menetralisir perasaan nya, tidak terbawa pengaruh menjadi panik.


"Kita mungkin sama-sama butuh waktu untuk berfikir kan?"


Ayana berusaha bicara selembut mungkin, menatap dalam wajah sandi dari arah samping.


"Cinta bukan hanya menyangkut satu perasaan san, kadang kala untuk mencintai seseorang kita tidak mesti memiliki nya bukan?"


Sandi terkekeh, menatap tajam bola mata Ayana


"Aku memberi toleransi yang cukup lama untuk Gao memiliki mu, sekarang waktunya dia untuk melepas mu"


sejenak Ayana memejamkan matanya, dia fikir dia harus mencari cara untuk keluar atau bahkan memberikan kode SOS pada seseorang.


Ayana harus menghubungi seseorang, keberuntungan nya keluar membawa handphone, dengan mode silent yang sengaja di setting oleh Ayana secara tiba-tiba saat melihat Dyah menghubungi nya terus menerus tadinya,kini Ayana menunggu kesempatan manis ketika laki-laki itu lengah, jelas saja ketika sandi membawanya menuju ke arah jalan tol, membayar tiket dengan cara slow motion entah karena apa hingga membuat sandi bergerak lamban, Ayana meraih handphone nya dan menekan sembarang tombol di panggilan akhirnya.


Lana Lan


jika keberuntungan memihak maka dia yakin Lana Lan akan tahu dengan kondisi nya.


'Kita mau kemana?"


jelas Ayana bertanya cepat, pura-pura tenang terus menatap sandi dengan kelembutan.


"Kita akan memulai kehidupan baru kita"


"Kemana kau akan membawa ku?"


jelas saja kalimat tanya itu untuk memastikan kemana Lana lan akan melacak lokasi.


"Kita akan kembali ke Lampung"


seketika Ayana menelan salivanya


"Lampung?"


"Kita akan memulai kehidupan baru disana, bersama bertiga, kau, aku dan bayi didalam perut mu"


Ayana dengan gerakan cepat Menyentuh perutnya, mencoba menetralisir perasaan nya ketika sandi terus melajukan mobil itu sesuai kemauan sandi.


"Bisakah kita mendapatkan istirahat dulu? berhenti lah dimana pun kamu mau, aku benar-benar merasa lelah setelah acara 7 bulanan dan, tidur di mobil akan membahayakan janin ku"


Ayana berusaha untuk membujuk sandi


"Beberapa waktu san, setelah itu kita pergi kemanapun kamu mau"


sandi menatap wajah Ayana beberapa waktu, dia diam tidak bersuara, kemudian terus fokus pada kegiatan menyetir nya.

__ADS_1


Ayana tahu tidak lama lagi sandi akan menyadari kehadiran handphone nya, Sandi jelas akan merampas nya kemudian membuang nya, tapi minimal dalam perkiraan Ayana sandi baru menyadari nya dan melakukan nya setelah mereka tiba di tempat peristirahatan sesuai yang Ayana inginkan.


Berharap Lana Lan mengerti kode SOS yang dia kirimkan tadi secepat nya.


__ADS_2