
Mansion Utama Hillatop
Setelah pernikahan
19.45 PM
Malam
Freya tampak berjalan mengikuti langkah Zoe, Laki-laki itu berjalan menuju ke arah pintu depan setelah memarkirkan mobil mereka di garasi samping.
Kecanggungan jelas terasa, sedikit lucu karena sebelumnya Freya bisa bersikap begitu bar bar dan liar.
Setelah menikah dia jadi serba salah, rasa nya sedikit malu-malu karena ingat mereka merupakan pengantin baru.
Zoe yang setelah membuka pintu utama mansion langsung menoleh ke arah Freya, mempersilahkan perempuan itu masuk ke dalam.
"Kenapa hmmm?"
Zoe terlihat mengerut kan keningnya saat melihat ekspresi Freya yang terlihat sedikit bingung dan Singkuh.
"Tidak apa-apa"
Jawab freya sambil menyentuh pelan tengkuknya, gadis itu langsung masuk ke dalam melewati Zoe dengan cepat, dia berusaha untuk kabur lebih dulu menuju ke dalam kamar.
Melihat tingkah Freya, Zoe terlihat mengulumkan senyuman nya.
********
Zoe secara perlahan melangkah kan kaki nya menuju ke dalam kamar, Laki-laki itu baru menyelesaikan sesi memasaknya, dia fikir mereka butuh mendapat kan makan malam bersama sebelum memilih beristirahat.
Sang istri sama sekali belum turun ke bawah sejak melesat naik ke atas setelah mereka pulang tadi.
Dia fikir Freya tengah bersantai memainkan handphone nya, rupanya gadis itu terlelap didalam tidurnya.
Zoe terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya.
Dia fikir gadis manja itu selalu seperti itu, jika lelah langsung memilih terlelap tanpa mengganti pakaian nya, membersihkan make up nya atau bahkan memilih makan lebih dulu.
Laki-laki itu dengan gerakan begitu lamban mencoba naik ke atas ranjang, mendekati Freya sambil mencoba untuk membangunkan gadis tersebut.
Zoe mencoba untuk menggerakkan jari-jari nya, bermain dengan menggerakkan jari manis dan telunjuk nya dari dagu, hidung hingga ke keningnya.
Freya seketika menggeliat, mencoba menepis pelan wajah nya karena rasa geli yang menjalar di wajahnya.
"Sayang... bangun"
Bisik Zoe pelan.
__ADS_1
"Ngggggg?!"
Freya mencoba membuka perlahan bola matanya.
Gadis itu mengerutkan keningnya.
"Kita nyaris melewatkan makan malam hmm"
Bisik Zoe sambil mengelus lembut wajah Freya.
Gadis itu merentangkan kedua tangannya, dia mencoba melonggarkan seluruh tubuhnya sambil menggeliat enggan, membuat pakaian nya naik ke atas.
"Ini pancingan?"
Goda Zoe saat melihat pusar Freya yang sedikit menyembul karena baju nya terangkat sedikit ke atas.
Gadis itu tersenyum lantas masuk ke dalam pelukan Zoe, dia mencoba menenggelamkan kembali dirinya ke dalam pelukan Zoe, rasa kantuk masih menerjang dirinya.
"Aku tidak memancing, aku masih mengantuk Zoe"
Ucap Freya dengan suara sedikit serak.
Laki-laki itu terlihat memeluk Freya untuk beberapa waktu.
"Makan lebih dulu, ganti pakaian, gosok gigi kemudian mari melanjutkan tidur hmmm"
"Bisakah kita melewatkan makan malam nya?"
Rengek Freya pelan.
"No... kamu belum makan sejak siang tadi, terakhir hanya mengunyah roti untuk mengisi perut sebelum acara pernikahan"
Jawab Zoe cepat.
Gadis itu diam sejenak, masih mencoba untuk memejamkan bola matanya, rasanya begitu nyaman saat dia masuk kedalam pelukan laki-laki tersebut.
Terlalu hangat dan membuat dirinya semakin mengantuk.
"Freya?"
Zoe bicara sambil berusaha untuk menggoda Freya, dia mencoba memajukan wajahnya, menggigit pelan hidung gadis itu.
"Akhhhh"
Seketika Freya membuka bola mata nya.
"Zoeeeee"
__ADS_1
Dia merengek sambil menyentuh hidung nya pelan, Freya langsung memunyungkan bibirnya.
Alih-alih peduli rengekan Freya, laki-laki itu buru-buru mengangkat tubuh gadis itu untuk turun dari atas kasur.
Seketika Freya terkejut, langsung memegang erat tubuh Zoe karena dia takut terjatuh.
"Zoe.."
"Tidak akan jatuh hmmm"
Ucap laki-laki itu sambil menggendong freya ala bridal style.
"Katakan pada ku apa yang akan kita makan?"
Tanya Freya pelan sambil menatap dalam bola mata laki-laki itu.
"Aku membuat kan menu kesukaan kamu, aku harap kamu menyukainya"
Seketika Freya terkejut.
"Kamu memasaknya sendiri? kenapa tidak memberitahukan pada ku? seharusnya aku bisa membantu"
"Hmmm bukankah tuan putri di keluarga kita tidak pernah melakukan nya?"
"Isshhhh aku kan bisa belajar Zoe, aku sudah jadi seorang istri bukan?"
Protes Freya cepat.
"Seorang apa? aku tidak mendengar nya"
Zoe mencoba menggoda gadis itu sambil mengulum senyuman nya.
"Zoe..."
"Aku benar-benar tidak mendengar nya"
"Ishhh seorang istri"
"Istri siapa?"
"Memangnya istri siapa lagi?"
"Siapa?"
"Zoeeeee"
Freya menggigit bahu Zoe dengan perasaan jengkel karena terus di goda.
__ADS_1
"Awwhhhhh sayang itu menyakitkan"