
Mansion utama
Astaro Hillatop
Prancis
Disepanjang perjalanan mereka terlihat tidak bicara Antara satu dengan yang lainnya, menikmati diam dengan pemikiran masing-masing.
Hingga akhirnya mereka tiba didepan mansion Utama keluarga Astaro Hillatop yang memang di sediakan oleh Daddy nya di Prancis untuk putra putri mereka yang ingin kembali ke Prancis.
Freya sejenak menatap Zoe yang baru saja memarkirkan mobilnya di depan mansion tersebut, gadis itu mencoba menelisik wajah Zoe untuk beberapa waktu.
Secara perlahan Gadis itu membuang pandangannya, mencoba turun perlahan dari dalam mobil tersebut.
Zoe sama sekali tidak mengeluarkan suara nya, laki-laki bahkan tidak membukakan pintu mobilnya, tidak mengucapkan selamat malam, atau bahkan berkata tidur lah lebih awal seperti biasa nya mereka di Indonesia.
Tiba-tiba saja laki-laki itu berubah menjadi begitu dingin.
Setelah memastikan Freya turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam Mansion tersebut, Zoe secepat kilat melajukan mobilnya dan pergi dari sana.
Seketika Freya menoleh ke arah mobil Zoe yang kian menjauh, gadis itu seketika menekukkan wajahnya.
Dan Freya jelas langsung kelabakan, dia buru-buru masuk kedalam mansion, berlarian menuju ke arah kamar yang biasa dia tempati, gadis itu meraih handphone nya dan mencoba menghubungi seseorang.
Dengan tidak sabaran freya yang tengah duduk di pinggir kasur nya terus mencoba menggoyangkan kaki nya dengan perasaan yang kacau balau.
Kenapa lama sekali?.
Freya mulai mengomel didalam hati.
Tidak tahu kenapa tapi dia menjadi begitu resah, dia tidak ingin Daddy nya mengganti Zoe Dengan orang lain.
Bagi nya belakangan dia sudah terbiasa dengan laki-laki itu, jika Daddy nya mengganti bodyguard nya lagi dan juga yang mengurusi seluruh urusan nya, itu berarti dia harus berbaur kembali dengan orang-orang baru.
Selain itu, dia hanya tidak ingin laki-laki itu menjauh.
__ADS_1
Seketika terdengar sahutan dari seberang sana, Freya buru-buru berkata.
"Kak Ahem......"
Seketika ekspresi wajah Freya berubah, bola mata nya terlihat berkaca-kaca.
"Ada apa?"
Suara di seberang sana terdengar bertanya dengan nada yang sedikit penuh kecurigaan.
"Kamu menangis? ada apa dengan nada suara kamu?"
Mendengar ucapan sang kakak, seketika bibir Freya mengerut.
"Bantu aku bicara dengan Daddy"
Ucap Freya tiba-tiba.
"Ya?"
"Aku tidak pernah meminta bantuan soal apapun pada kakak, jadi izinkan aku meminta bantuan kali ini"
*******
Mansion utama
Astaro Hillatop
Prancis
Di ke esokan hari nya
21.10 PM
Freya Tampak bergerak enggan didalam tidur nya, suara bell didepan pintu jelas mengganggu dirinya, dia baru saja ingin terlelap setelah lelah seharian kesana-kemari menemui beberapa keluarga nya di Prancis.
__ADS_1
Seharian ini adalah waktu terbaik nya mengunjungi seluruh keluarga nya, dan setelah melewati rasa lelah seharian, dia Fikir memilih tidur lebih awal juga bukan hal yang buruk.
Tapi baru saja dia mau terlelap semua seketika hancur dan merusak seluruh keadaan.
Siapa sih?.
Freya terlihat bergerak dengan malas, dia mulai menggerutu enggan didalam hati nya, gadis itu sejenak mencoba kembali melemaskan tubuh nya, dia benar-benar malas untuk bergerak saat ini.
Ting Tong
Ting Tong
Dan lagi-lagi bell depan mengeluarkan suara nyaring nya.
Pada akhirnya Freya mau tidak mau bergerak dengan perasaan enggan, mulai turun dari atas kasurnya dan melesat keluar dari kamarnya menuju ke arah pintu depan.
Dia membuka pintu depan dengan perasaan Malas, Mencoba melihat siapa yang mengganggunya di jam segini.
"Freyaaaa"
Begitu melihat siapa yang berdiri didepan nya sambil memanggil nama nya itu, seketika Freya membulat kan bola matanya.
"Sila?"
Tanya Freya dengan tatapan terkejut.
"Kenapa kamu?"
"Zoe bilang dia tidak memiliki kekasih"
Sila bicara cepat sambil menyeret kopernya menuju kedalam mansion tersebut.
"Ya?"
Freya jelas langsung menelan salivanya.
__ADS_1