
Mommy Nadya sejak tadi menatap heran ke arah Freya, putri nya di musim panas seperti ini kenapa menggunakan sweater yang berpotongan tinggi menutupi leher nya.
"Kamu ini kenapa tumben pakai pakaian seperti ini?"
Dia bertanya sambil terus mengerutkan keningnya.
"Ah... Freya hanya sedikit kedinginan mom"
Jawab Freya mencoba untuk menghindari pandangan Mommy nya, gadis itu dengan cepat menyiapkan minuman untuk sang Mommy.
Dia fikir seharusnya hari ini bukan weekend agar dia bisa menghindari semua orang, dia fikir semalam sesuatu yang salah benar-benar terjadi di antara dia dan Zoe, dia perlahan ingat dengan apa yang terjadi.
Sejenak dia mencoba menggerakkan pahanya, mencoba merasakan sesuatu dibawah sana.
Hayat bilang orang yang pernah bercinta akan merasakan perih dan pedih dibawa sana, tubuh terasa begitu remuk dan lelah.
Tapi....
Dia tidak merasakan nya.
Yang dia rasakan hanya nyeri disekitar dada dan lehernya, sisa nya saat bangun tadi bibirnya terasa membengkak.
Sejenak Freya memejamkan bola matanya.
Dia berusaha mati-matian mengingat apa yang terjadi semalam, tapi dia benar-benar tidak bisa menemukan titik pasti nya, hanya sekelebat ingatan samar yang terjadi.
Dikala kebingungan melanda hatinya, tiba-tiba seseorang muncul dari arah pintu depan.
"Ohhh tuhan diluar hujan nya deras sekali"
Suara hayat Terdengar jelas di Antara dia dan Mommy nya.
Perempuan itu mencoba membenahi pakaiannya, menepis-nepis perlahan pakaian nya yang basah, tiba-tiba kak Ahem nya Ikut masuk kesana.
"Sayang?"
Mommy Nadya buru-buru berdiri dari duduknya di atas kursi sofa, begitu senang putra tertua nya ada disana.
__ADS_1
"Mom?"
Ahem jelas senang melihat sang Mommy nya ada disana, buru-buru laki-laki itu memeluk Mommy nya dengan cepat.
Gao yang sejak tadi berusaha terus berada kamar nya langsung melesat keluar saat tahu Ahem dan hayat datang, sejujurnya laki-laki itu jelas sedikit gelagapan saat tahu Ahem nya dan Hayat ikut datang ke apartemen Freya.
Urusan semalam belum dia selesaikan, dia takut orang-orang menyadari apa yang terjadi pada Freya.
"Kata nya Gao akan kemari juga?"
Ahem bertanya pada Mommy Nadya.
"He em, dia bilang akan mampir kemari dengan Ayana"
Jawab Mommy mereka cepat.
Oh shi..t.
Zoe jelas mengumpat didalam hati nya.
Kenapa semua sekacau ini fikir nya.
******
Hayat secepat kilat menghampiri Freya yang sejak tadi sibuk berkutat didapur, kak Gao sudah membawa makanan untuk makan siang bersama, Freya terlihat sibuk mempersiapkan peralatan dan meja makan nya.
"Kenapa kamu menggunakan pakaian seperti ini di cuaca yang panas?"
Hayat bertanya sedikit bingung ke arah Freya, dia fikir gadis itu biasa nya suka menggunakan baju kaos pendek dirumah.
Sejenak Freya terlihat menggigit bibir bawahnya, dia kemudian langsung berbalik menghadap ke arah hayat.
"Aku Fikir aku bermimpi aneh semalam"
ucap Frey bingung sambil menyentuh tengkuk nya yang ditutupi kain sweater Tersebut, dia bicara ke arah hayat sambil mencoba melirik ke arah Zoe yang tengah duduk di ujung dapur, laki-laki itu terlihat sibuk mengeluarkan semua makanan satu persatu.
Kak ahem dan Mommy nya masih di ruang tamu, mengobrol bersama sejak tadi, kak Gao dan Ayana nya seperti nya berada di lantai atas, menikmati pemandangan
__ADS_1
'Mimpi?"
hayat menaikkan alisnya
"Entah lah, mungkin karena efek mabuk"
Frey bicara cepat
Hayat terlihat diam.
Freya lagi-lagi menoleh ke arah Zoe.
Dari ekspresi Zoe seperti nya tidak terjadi apa-apa, artinya mungkin aku benar-benar sedang bermimpi.
batin frey
Tiba-tiba secara refleks hayat menarik leher sweater nya.
"Ada apa dileher mu"
hayat bertanya cepat.
Dengan ekspresi sedikit kelabakan Freya langsung menutup kembali sweater di lehernya.
Frey tampak menggeleng cepat, antara malu dan bingung dia berkata.
"Aku tidak tahu,saat bangun tiba-tiba begini"
Ucap gadis itu pelan, mencoba membalikkan tubuhnya, kembali fokus pada pekerjaan nya.
Hayat jelas semakin mengerutkan keningnya, seketika perempuan itu menoleh ke arah Zoe.
"Ah Zoe, bisa bantu aku sebentar?"
Ucap Hayat cepat lantas langsung melesat menjauhi Freya.
Di sisi kiri freya, Gao tampak berdiri sambil menatap sang adik untuk beberapa waktu, dia sudah cukup lama berdiri disana tanpa diketahui Hayat atau Freya.
__ADS_1
Secara perlahan laki-laki itu berjalan mendekati sang adik nya, mencoba menelisik sang adik untuk beberapa waktu.