
Zoe menatap bingung ke arah sisi kanannya, saat dia tidak sengaja melihat punggung seseorang yang mirip dengan Freya.
sejenak laki-laki itu mengerutkan dahinya, dia mencoba berjalan ke arah punggung seseorang yang dia sangka Freya, tapi sayangnya langkah kakinya tidak mampu mengejar langkah kaki gadis yang ada di hadapannya itu.
"Zoe kau ada di sini ?"
tiba-tiba suara seseorang mengejutkan Zoe.
Laki-laki itu buru-buru menoleh.
"Ahem?"
laki-laki itu cukup terkejut saat sadar ada Ahem, saudara Tertua nya disana.
Menelisik silsilah keluarga Hillatop ketika dia juga dimasukkan ke dalam silsilah keluarga Hillatop dimasa lalu, bagaimana Allzigra akhirnya memutuskan memasukkan dirinya sebagai putra angkat resmi dan menganggap nya seolah-olah putra kandung mereka sebagai pengganti sang putra kembar Allzigra yang meninggal dimasa lalu, maka dirinya menjadi putra ke tiga Hillatop hingga saat ini.
Ahem merupakan putra paling tertua allzigra hillatop, Zoe sendiri menjadi putra kedua mereka, Gao sang putra ketiga, Nadine Putri ke-4 dan Frey sendiri menjadi sang bungsu kesayangan keluarga Hillatop.
satu hal yang membuat dia tidak bisa menghianati keluarga Hillatop, Allzigra dan sang istrinya Nadya selalu memperlakukannya sama dan setara dengan putra-putrinya yang lain, tidak ada perbedaan sama sekali meskipun hanya seujung kuku saja di antara mereka.
siapapun yang bersalah di antara mereka sejak dulu hingga kini, Allzigra dan Nadya tidak pernah membela siapapun yang bersalah, dulu saat kecil jika mereka bersama melakukan kesalahan, maka mereka semua akan menerima pukulan dari rotan di tangan mereka masing-masing, siapapun tidak boleh menghina dirinya dan tidak ada yang boleh mengingatnya sebagai anak angkat di keluarga mereka.
Satu-satunya yang berani berkata Zoe bukan saudara mereka hanya Freya sejak dulu hingga sekarang, gadis itu selalu berkata.
"Dia bukan kakak ku, coba lihat dari sudut pandang ini, dia lebih pantas jadi laki-laki pelindung ku, ahhh aku suka dia menjadi teman ku, aku akan memanggil nya Zoya ku"
Kala itu Freya kacil terlihat begitu ramah dan cantik, terus menempel pada nya selama hampir 24 jam penuh.
Awalnya Zoe merasa semua baik-baik saja, namun ketika gadis itu mulai beranjak remaja dan Zoe dewasa, kekhawatiran mulai menghantam dirinya, pelukan Freya, sentuhan nya, sifat manjanya, rengekan nya, semua nya mulai mengganggu dirinya.
__ADS_1
Sesuatu yang berbeda terjadi dan bergejolak di dirinya.
Hingga akhirnya dia mencoba memasang jarak di antara mereka.
Jarak itu pada akhirnya membentuk kemarahan pada freya,gadis itu benar-benar marah saat dia memperlakukan Nadine dan Freya dari sudut pandang dan cara yang jauh berbeda.
"Dia bukan kakak ku, aku tidak mau punya kakak seperti dia, dia begitu menyebalkan, masa ada Kakak yang dingin pada adiknya sendiri"
"Aku benci pada nya, dia bukan kakakku"
Kemarahan Gadis itu begitu membuncah, dan Freya selalu menolak untuk memanggil nya kakak sejak dimulai dari Zoe memasang jarak semakin jauh di antara mereka.
Dan yang lain nya jelas benar-benar memperlakukan dirinya sebagai saudara kandung yang tidak boleh terpisahkan.
Dan sang Daddy angkat nya bahkan telah merancang masa depan untuk nya, mewariskan sebuah perusahaan cabang di uni Emirat Arab untuk dikelola olehnya setelah menikah nanti.
Semua bahkan telah dipindah tangankan atas nama nya.
Tapi kesalahan terjadi di beberapa waktu yang lalu, Freya nyaris diper..kosa oleh seseorang hingga akhirnya Ahem mencetuskan ide untuk membawa Zoe masuk kembali kehidupan Freya dan menjaga gadis itu hingga Gadis itu menemukan jodohnya.
Oh shi..t.
Zoe jelas kehilangan alasan untuk menghindar dari tugas sebagai seorang kakak.
"Kenapa kamu ada disini?"
Ahem bertanya sambil mendekati Zoe, kemudian laki-laki itu merangkul lembut sang adik nya itu.
"Daddy membuat pertemuan untuk Freya"
__ADS_1
Jawab Zoe cepat.
Ahem Tampak mengulas senyuman.
"Aku pikir ini waktunya si bungsu kita mendapatkan jodohnya"
Ucap laki-laki itu cepat.
"Kamu kenapa ada di sini?"
Tanya Zoe balik.
"Menemui seorang teman"
Ucap Ahem sambil melangkah ke arah kiri Zoe.
"Aku akan masuk kedalam"
Lanjut Ahem lagi.
Tapi tiba-tiba laki-laki itu menghentikan langkahnya sejenak.
"Ngomong-ngomong, apa kamu tidak merasa cemburu?".
Tanya laki-laki itu sambil melirik kearah Zoe sejenak.
"Ya?"
Zoe bertanya dengan ekspresi terkejut, dia sedikit tidak paham kemana arah pembicaraan laki-laki itu.
__ADS_1
"Kau tahu? dibandingkan laki-laki lain aku lebih mempercayai masa depan Freya bersama mu"
Setelah berkata begitu Ahem membuang pandangannya, dia langsung berbelok dan menghilang dari hadapan Zoe yang tampak mematung karena terkejut dengan ucapan nya barusan.