Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Merancang rencana


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan malam mereka, Freya dan Zoe memutuskan untuk menghabis kan waktu di kamar, bercerita soal Beberapa hal dan mencoba merencanakan soal beberapa hal soal mereka ke depannya.


Mereka membahas soal tempat tinggal yang akan mereka tempati di Indonesia nanti.


Setelah pulang mereka fikir harus menentukan tempat tinggal yang cocok untuk mereka.


"Bolehkah kita tinggal di villa saja? aku fikir itu lebih aman, sebab jika di apartemen akan membatasi pergerakan kita, jika Mommy dan daddy datang akan membuat ruang gerak kita lebih mudah"


Ucap Freya cepat sambil menatap wajah Zoe.


"Itu bukan ide yang buruk, tapi aku fikir cepat atau lamban Daddy dan Mommy harus tahu"


Jawab Zoe pelan.


"Mommy mungkin masih bisa di ajak berkompromi, daddy jelas yang menjadi paling rumit di akhir"


Tambah Zoe sambil mencoba membenahi posisi nya.


Mereka Duduk di atas kursi sofa yang ada di dalam kamar, memilih bersantai sambil bersandar ria. Freya terlihat duduk di dalam pangkuan nya.


"Bagaimana jika Daddy tidak menyetujui hubungan kita?"


Tanya freya pelan.


"Karena itu kita tidak bisa terburu-buru untuk memberitahu kan Daddy, kita butuh sedikit usaha ekstra untuk menyakinkan Daddy soal kita"


Jawab Zoe pelan sambil mengelus-elus lembut kepala Freya.


"Hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah membatalkan pertunangan kamu dan Aslan laki-laki tertua dari keluarga Del Piero"


Mendengar ucapan Zoe, Freya tampak diam.


Dia baru ingat jika dirinya membuat kekacauan kemarin hingga membuat Daddy nya marah besar.


Pertunangan Saudara kembar nya Nadine jadi kacau balau, dan entah bagaimana keadaan kakak perempuan nya itu dan sang singa penerus Del Piero tersebut.


Dia lupa bertanya pada Najwa, adik perempuan Aslan soal perkembangan hubungan kedua orang tersebut.

__ADS_1


Harapan mereka Nadine dan Aslan benar-benar berjodoh, tidak tahu kenapa felling Freya berkata Nadine dan Aslan seolah-olah punya satu ikatan yang tidak kasat mata.


Mereka terlihat cocok antara satu dengan yang lainnya.


Dia bisa melihat ketika di pertemuan pertama mereka beberapa belas tahun yang lalu.


Satu kejadian unik yang terjadi didalam pertemuan pertama kali keluarga Del Piero dan Hillatop.


Saat Uncle Ozvit Daddy Aslan bertanya siapa mereka, saat bola mata Aslan yang tidak bisa lepas menatap saudara kembar nya.


Dia tahu uncle Ozvit nya salah mengenali mereka.


Sejak awal laki-laki tua itu tertarik menjodohkan Putranya dengan kembaran nya Nadine, tapi Daddy Allzigra memutar posisi mereka belakangan dikarenakan Nadine sudah memiliki kekasih.


Dan Freya jelas tidak menyukai laki-laki pilihan saudara kembar nya itu.


Sebab laki-laki itu jelas bukan orang yang baik menurut Freya.


"Aku akan bicara dengan Aslan saat kita pulang ke Indonesia"


Ucap Freya cepat ke arah Zoe.


"Aku Fikir sebaiknya aku yang menemui dirinya dan menjelaskan semuanya, hanya saja aku khawatir laki-laki itu tersinggung saat kita Menukar posisi kalian"


"Tidak, dia pasti menyukainya"


Freya buru-buru menyela.


"Ya?"


Zoe jelas mengerutkan keningnya.


"Kenapa begitu?"


"Apa kamu tidak melihat bagaimana cara Aslan menatap Nadine? laki-laki itu tertarik pada gadis itu"


Ucap Freya lagi sambil mengembangkan senyuman nya, gadis itu bicara masih terus memainkan jemarinya di dada Zoe.

__ADS_1


"Sayang berhenti melakukan nya, itu membuat ku tidak nyaman"


Ucap Zoe sambil berusaha menahan tangan Freya.


"Kenapa?"


Gadis itu menaikkan ujung alisnya.


"Kau membangun kan sesuatu dibawah sana"


Ucap Zoe cepat sambil ikut menaikkan ujung alisnya.


Seolah-olah sadar dengan apa yang terjadi, seketika Freya mengulumkan senyuman nya.


"Ahhhh aku sedang memikirkan soal malam pertama kita"


Ucap Freya sambil kembali mencoba menggoda Zoe.


Laki-laki itu langsung memiringkan kepalanya.


"What?"


"Aku fikir kita harus mencoba nya"


Gadis itu tiba-tiba membenahi posisi nya, dia secepat kilat duduk dan mencoba untuk menggoda laki-laki itu.


"What?"


Zoe langsung memundurkan tubuhnya.


"Kau ini benar-benar laki-laki yang pasif"


Oceh Freya kemudian secepat kilat langsung menyambar bibir Zoe tanpa aba-aba.


"Waitttt"


Seketika Zoe tersentak kaget.

__ADS_1


Oh shi..t... mabuk tidak mabuk gadis ini memang type manusia yang agresif.


Batin Zoe masih dengan keterkejutan nya atas tindakan Freya yang tiba-tiba menyerangnya tanpa ampun.


__ADS_2