Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Ingatan aneh


__ADS_3

"Frey"


Zoe mencoba untuk memegang kedua tangan Freya, bola mata nya menatap dalam bola mata Freya.


"Mari bicara sesuatu"


Ucap laki-laki itu pelan kemudian dia menyentuh lembut wajah Freya yang terlihat panik.


Eh?.


Gadis itu jelas terkejut saat wajahnya disentuh tiba-tiba oleh laki-laki tersebut, seketika wajah panik itu berubah.


"Semalam kamu dan..."


"Sayang.. kamu di dalam?"


Baru saja Zoe ingin bicara tiba-tiba dari arah pintu luar terdengar teriakan seseorang.


Seketika bola mata Zoe membulat.


Freya langsung menoleh menghindari pandangan Zoe.


"Itu Mommy"


Gadis itu terlihat mengembangkan senyuman nya, berniat untuk keluar tapi dengan cepat di halang oleh Zoe.


"Ganti pakaian mu dulu"


Ucap Zoe cepat, laki-laki itu sedikit panik saat sadar Mommy Nadya yang datang.


"Ah iya"


Freya secepat kilat melesat mencari pakaian nya, tapi Zoe dengan cepat menarik tangan nya sambil berkata.


"Pakai pakaian yang tidak longgar dan gunakan yang sedikit tinggi ke atas sini"


Ucap Zoe sambil menyentuh dada atas Freya.


Dia Fikir belum saatnya semua orang tahu apa yang terjadi, dia butuh waktu untuk bicara dengan orang-orang Secara perlahan, mungkin di mulai dari ahem terlebih dahulu.


"Kenapa? soal hewan nya"

__ADS_1


Tanya freya cepat.


"Ah aku akan tanyakan pada Mommy, aku fikir Mommy tahu ini hewan apa"


Ucap freya dengan polosnya.


"Sayang???"


Lagi-lagi suara Mommy Nadya terdengar menggema dari depan sana.


Buru-buru Zoe kembali menyentuh kedua belah pipi Freya.


"No .. dengarkan aku, please"


Pinta Zoe cepat, bola matanya menatap lekat-lekat wajah Freya.


"Ada yang harus kita bicarakan setelah ini, ini soal aku dan kamu, jadi jangan tanyakan soal apa yang terjadi dengan memar di tubuh kamu pada Mommy, ini akan mempersulit kita"


Freya jelas tidak paham maksud Zoe, gadis itu menatap Bingung laki-laki itu untuk beberapa waktu, tidak tahu kenapa seketika wajah nya memerah saat laki-laki itu terus menyentuh lembut kedua belah pipinya.


Rasanya ada satu sensasi aneh yang menjalar di hatinya, dia berdebar-debar untuk beberapa waktu.


Freya menatap bibir Zoe yang terlihat terus bicara dihadapan nya, Tiba-tiba sebuah ingatan aneh menghantam kepalanya.


Seolah-olah dia semalam bicara ngelantur kemana-mana dihadapan laki-laki tersebut, Dia naik ke atas tubuh Zoe untuk beberapa waktu.


"Frey sadarlah, kau ini mabuk"


Dia mengeranyangi tubuh Zoe dan mencoba mencium Zoe beberapa kali.


Tapi Zoe mencoba untuk terus mengelak dan menghindari dirinya.


"Mari mencobanya, mari mencoba"


"Zoe...Zoe.."


Dan lagi-lagi wajah Freya berubah memerah, dia yang semula bingung seolah-olah terkejut dengan ingatan nya yang samar-samar.


Tunggu dulu.


Seketika Freya jadi gemetaran, dia cukup terkejut dengan satu ingatan aneh dikepala nya.

__ADS_1


"Kamu mengerti maksud ku bukan? aku akan menggantikan kasur dan Sprai nya, setelah Mommy pulang mari bicara serius berdua hmm"


Seketika perkataan Zoe menyandarkan pemikiran nya.


Secara perlahan gadis itu mengangguk dengan rasa bingung yang begitu mendalam.


"Sayang kamu didalam?"


Dan dalam Hitungan detik Mommy Nadya tahu-tahu sudah ada di depan pintu kamar Freya.


Zoe melepaskan tangan nya dari wajah Freya dengan tergesa-gesa.


Wanita tua itu awalnya tersenyum bahagia, begitu melihat putri nya hanya menggunakan handuk mandi berdiri bersama Zoe, seketika ekspresi wajahnya jadi sedikit berubah.


"Zoe? kenapa kamu disini?"


Tanya Mommy Nadya nya cepat sambil melangkah mendekati kedua anak nya tersebut.


"Mom..aku"


Zoe jelas sedikit kehilangan kata-kata nya.


"Aku bilang pada Zoe ingin mengganti kasurnya mom"


Ucap freya cepat.


Seketika Zoe terkejut mendengar ucapan Freya.


"Tapi dia datang disaat aku baru selesai mandi, Mommy juga tiba-tiba datang kemari"


Kilah Freya lagi, gadis itu buru-buru membuka lemari pakaian nya, dia langsung menyembunyikan wajahnya disana sambil mencoba mencari baju potongan tinggi didalam walk in closed nya.


Tidak tahu kenapa ingatan tadi bagi Freya seolah-olah terasa benar-benar terjadi semalam di antara mereka.


Gadis itu sejenak menyentuh bibirnya.


"Oh...lalu kamu benar-benar akan mengganti nya?"


Ketika dua orang itu mengobrol, Zoe secepat kilat pergi dari sana.


"Kasurnya sudah terasa tidak nyaman, aku bilang ingin warna hitam, tapi Zoe bilang sebaiknya warna putih lagi saja"

__ADS_1


Lanjut Freya lagi dengan cepat.


__ADS_2