Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Cemburu


__ADS_3

Freya jelas Merasa cukup malu jika ingat kejadian yang tadi, dia benar-benar melihat sesuatu di luar akal sehat nya.


Sesuatu yang.....


Ohhhhh no...!.


Dia menggigit pelan ujung bibirnya.


Karena masih merasa mengantuk tapi perut keburu sakit dia berjalan dengan persamaan malas tanpa memasang telinga nya dengan baik, tidak menduga Zoe bakal ada di dalam kamar mandi.


Tapi siapa sangka begitu membuka pintu dia tertegun menatap tubuh kekar itu berdiri di bawah guyuran air, lalu bola mata nya seketika menatap pemandangan dibawah sana.


Dia jelas saja terkejut dan panik.


Freya fikir mana pernah dia melihat barang seperti itu dalam seumur hidup nya.


"Aku tidak tahu kamu sudah pulang"


Ucap Freya pelan setelah Zoe telah berpakaian dengan rapi, laki-laki itu terlihat mencoba menyedu minuman hangat yang terbuat dari rempah-rempah yang telah di siapkan oleh pihak penginapan.


"Aku takut membangunkan kamu tadi"


Ucap Zoe pelan.


Setelah berkata begitu,Zoe menyerahkan secangkir minuman hangat ke arah Freya.


Gadis itu perlahan menerima nya, meminum minuman tersebut dengan hati-hati.


Zoe tiba-tiba membuka lemari pakaian yang ada di sisi kiri ranjang, meraih sesuatu disana kemudian mendekati Freya.


"Bukankah tidak kuat dingin sejak dulu? kenapa tidak menggunakan pakaian hangat yang tebal?"


Zoe bertanya sambil melilitkan syal ke leher Freya.


Eh?!.


Freya jelas terkejut, menatap laki-laki itu untuk beberapa waktu.


Kemudian Zoe mulai menyelimuti tubuh gadis itu dengan selimut yang cukup tebal.


"Tidurlah, hari sudah terlalu larut"

__ADS_1


Ucap Zoe pelan sambil berusaha melebarkan senyumannya.


"Aku akan tidur di depan, mereka bilang tidak ada kamar yang kosong lagi malam ini, besok kita..."


"Kamu bisa tidur didalam"


Freya langsung memotong ucapan laki-laki tersebut dengan cepat.


"Ya?"


Zoe jelas mengerutkan keningnya.


"Zoe bisakah aku bertanya dengan serius, kamu tidak mau menjawab pertanyaan ku kemarin"


Ucap Freya tiba-tiba.


"Soal?"


Laki-laki itu masih terus mengerutkan keningnya.


Dia fikir dalam beberapa waktu ini Freya benar-benar terlihat begitu aneh.


Gadis itu tidak menjawab, dia malah mencoba menaikkan kaki nya ke atas kasur, Sedikit kesulitan karena seluruh tubuhnya di lilit oleh selimut yang diberikan Zoe tadi.


"Masih manja seperti biasanya, segala sesuatu Sulit dilakukan sendiri hmmm? bagaimana jika aku tidak ada?apa akan menyusahkan body guard yang baru untuk melakukan banyak hal?"


Tanya Zoe pelan sambil menatap dalam bola mata Freya.


Laki-laki itu khawatir jika gadis itu terlalu bergantung kepada orang lain.


"Jangan terlalu percaya pada laki-laki lain, mereka bisa saja...."


"Aku sudah bilang pada kak Ahem dan Daddy untuk tidak mengganti kamu disisi ku"


"Apa?"


Seketika Zoe terkejut mendengar pernyataan Freya.


"Karena itu jawab pertanyaan ku kali ini"


Zoe benar-benar tidak paham dengan jalan fikiran Freya kali ini.

__ADS_1


"Soal apa?"


"Apa kamu jatuh cinta pada Sila?"


Mendengar pertanyaan Freya jelas membuat Zoe seketika menelan salivanya.


"Kenapa kamu menanyakan soal itu?"


Melihat Zoe terus mengulur jawaban nya sejak kemarin seketika membuat bola mata Freya berkaca-kaca.


"Tidak bisakah kamu cukup menjawab dengan satu kata? iya atau tidak?"


Ucap Freya dengan suara yang sedikit meninggi.


"Frey, ada apa dengan mu?"


Melihat Zoe masih mempertanyakan soal itu, seketika membuat Freya kesal dan marah, dia langsung membalikkan tubuhnya, menghempas kan tubuhnya ke atas kasur tersebut dan memilih untuk memejamkan bola matanya.


"Frey?"


Zoe seketika membeku.


Laki-laki itu secara perlahan menyentuh pundak gadis itu, dia sedikit menundukkan kepalanya, lantas menyentuh lembut kepala Freya.


"Apa sila bicara yang tidak-tidak? kenapa kamu terus bertanya soal itu sejak kemarin?"


Freya tidak menjawab pertanyaan laki-laki itu sama sekali.


Tiba-tiba Zoe terlihat mengulumkan senyuman nya.


"Jangan khawatir, aku tidak pernah tertarik pada perempuan itu"


Bisik nya pelan.


Mendengar jawaban Zoe, seketika gadis itu mengembang kan senyuman nya.


"Benarkah?"


Dia mengangkat kepalanya secara perlahan, mencoba membalikkan tubuhnya, tapi rupanya wajah laki-laki itu sudah berada tepat di depan wajah nya.


"Kenapa? apa kamu cemburu?"

__ADS_1


Tiba-tiba Zoe bertanya sambil menatap dalam bola mata Freya, tangan nya secara perlahan mengelus lembut wajah cantik dihadapan nya itu.


__ADS_2