Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa

Gairah Cinta Bodyguard Putri Penguasa
Seolah-olah sesuatu menghilang


__ADS_3

Saat sosok Zoe benar-benar sudah duduk tepat disampingnya, Freya langsung menepi, membiarkan tubuhnya berada di pinggiran kursi mobil, dengan perasaan kacau balau di mencoba menahan semua gejolak di hati nya.


Zoe menahan kedua lengan nya, membiarkan tubuh nya menghadap laki-laki itu untuk beberapa waktu.


Menatap bola mata nya dengan intens sambil berkata.


"Maafkan aku"


Sebaris kalimat itu terdengar begitu manis dibalik bibir Laki-laki minim ekspresi tersebut, dan itu mampu membuat Freya semakin berdebar-debar, dia menatap laki-laki itu dengan pandangan yang sulit di mengerti.


"Aku tidak bermaksud untuk melakukan nya, tapi kamu membuat ku kehilangan akal waras ku malam itu Frey"


Ucap Zoe lagi.


Freya masih diam, masih mencoba menelisik wajah laki-laki itu, dia memperhatikan tiap gerakan bibir laki-laki itu yang sejak tadi entah bicara apa.


Belakangan dia sadar, sosok Zoe mampu membuat seluruh konsentrasi nya buyar, dia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya tapi dia tidak bisa mengendalikan perasaan nya sendiri pada laki-laki itu.


Dia ingin sekali menyentuh wajah itu berkata jika dia....


Tidak...!!.

__ADS_1


Seketika Freya mencoba menyadarkan perasaan nya, dia fikir apa yang ada didalam fikiran nya.


Dia pasti sudah gila, Zoe kakak laki-laki nya, dia fikir ada apa dengan isi kepalanya saat ini? kenapa fikiran nya berkelana kemana-mana.


Malam itu dia pasti sudah gila, dia hanya mabuk, dia benar-benar hanya mabuk.


"Zoe aku tidak mengerti apa yang kamu ucapkan, malam yang mana aku tidak paham, berhenti membuat ku takut, kamu benar-benar membuat ku takut saat ini"


Bentak Freya kesal sambil mencoba membuang wajah nya dari hadapan Zoe.


"Frey?"


"Bawa aku kembali ke Mansion"


Dia membalikkan tubuhnya dengan cepat, mencoba menepis semua perasaan nya saat ini.


Sejenak Zoe mengehela pelan nafasnya, dia menatap gadis itu yang mulai memunggungi dirinya.


Laki-laki itu fikir mungkin Freya benar-benar lupa soal malam itu, dia saja yang terlalu berlebihan menanggapi nya.


Mungkin hanya perasaan nya saja Freya mencoba menghindari dirinya, realita nya Gadis itu memang seperti itu Selama ini.

__ADS_1


"Aku akan mengantar mu ke Mansion, setelah itu aku akan ke area sky Val d'Isere, Prancis"


Ucap Zoe tiba-tiba.


Freya tampak menaikkan alisnya.


"Mungkin aku tidak akan kembali dalam beberapa hari, dari sana kita akan kembali ke Indonesia"


Lanjut Zoe lagi.


"Itu bagus"


Ucap Freya cepat.


"Dan soal permintaan kamu agar menggantikan aku, aku sudah bicara Dengan Daddy secara serius agar aku keluar menjadi asisten kamu, Gao sedang mencari pengganti ku secepat nya"


Mendengar ucapan Zoe seketika Freya membulat kan bola matanya buru-buru gadis itu membalikkan tubuhnya, Zoe terlihat keluar dari dalam mobil, beranjak menjauhi Freya lantas menutup pintu mobil itu secara perlahan.


Sejenak Freya membeku, dia menatap laki-laki itu yang terlihat mulai bersandar di pintu mobil, meraih rokok dan pamatik nya secara perlahan.


Tidak tahu kenapa mendengar ucapan Laki-laki itu seketika membuat Freya membeku, dia seolah-olah kehilangan sesuatu, rasanya ada sesuatu yang baru saja hilang didalam dirinya.

__ADS_1


No...!.


Gadis itu terlihat gemetaran, dia tampak menggigit bibir bawahnya dengan bola mata berkaca-kaca.


__ADS_2