GURUKU ISTRIKU

GURUKU ISTRIKU
36


__ADS_3

" bawel. kayak kamu sendiri nggak main game saja.! aku pernah ngelihat kamu main Sampai pagi malah.!" kata Tiara.


" hehehe. tapi kamu kan perempuan. kalau kamu nggak bisa tidur. mendingan nepatin janji kamu tadi pagi saja.!" kata Arja membuat Tiara kaget dan langsung mematikan ponselnya langsung menyelimuti tubuhnya untuk tidur.


" ha-ha-ha. buat apa takut sampai begitu. Janji harus ditepati.!" ucap Arja melepaskan handuk yang membalut bagian bawah tubuhnya.


Tiara yang sedikit mengintip hanya menelan salivannya melihat bendanya Arja berdiri kokoh.


" Ja.... aku ngantuk nih.....!" ucap Tiara gemetaran.


" aku bakal lembut,sayang.!" bisik Arja ditelinga Tiara.


Arja mulai mencium dan menggigit leher Tiara.


" ukh... aku ngantuk Ja..!" dorong Tiara dengan tangan yang gemetaran.


" hum... baiklah. buat apa gemetaran begitu. bukanya kita udah sering melakukannya.?" tanya Arja.


" um.... tapi aku ngantuk Ja..!" ucap Tiara.


" ya sudah. sini aku peluk biar nggak takut lagi.!" ucap Arja memeluk Tiara dari luar selimut.


Tiara merasa hangat dan nyaman saat dipeluk dan mendengar suara Arja yang lembut.


Akhirnya Tiara bisa tidur dengan tenang.


Arja melihat Tiara tertidur pulas diapun ikut masuk selimut Karana posisinya dia sedang diluar selimut dan telanjang bulat.


Arja hanya bisa menahan nafsunya tersebut karena dia nggak mau memaksa istrinya dan membuatnya takut.


**


pagi yang hangat.


Karena hari ini adalah hari libur, Tiara berencana mengajak Arja berbelanja dan menonton.


"um.... bangun Ja.!" ucap Tiara yang baru bangun dari tidurnya.


" ukh... bentar lagi ya...!" kata Arja menolak untuk bangun.


" cepetan ini udah siang Lo... lihat matahari sudah muncul.!" ucap Tiara membuka gorden.


" baiklah. tarik.!" pinta Arja mengulurkan tangan.


" haizzz dasar manja.!!" ejek Tiara.

__ADS_1


" AAAaaa...kamu kenapa nggak berpakaian.?" jerit Tiara melihat bendanya arja bergantungan dengan jelas.


" buat apa kaget begitu. udah mau punya anak juga..?" heran Arja.


" tapi...... cepet pakai baju kamu.!" perintah Tiara sambil menutup matanya dan menunjuk Arja.


Karena tidak mau melewatkan kesempatan Arja pun menarik tangan Tiara hingga terbaring dipelukannya.


" uh... kamu mau apa sih Ja.. narik-narik orang.?" kesal Tiara.


" tentu saja mau sarapan.!" ucap Arja mencium bibir Tiara.


" um..." Tiara hanya bisa pasrah dan menikmati setiap ciuman Arja.


karena tidak mendapat penolakan dari Tiara Arja mulai melepaskan pakaian Tiara secara perlahan.


"akh..um.. pelan-pelan ya Ja...!" desah Tiara.


" baiklah. sayang.!" bisik Arja lembut membuat Tiara semakin bergairah.


" kamu begitu ingin kan.? kenapa nggak membiarkan aku saja yang melayanimu.!" kata Tiara mulai agresif.


" baiklah tubuhku milikmu ratuku.!" goda Arja mulai pasrah digigit Tiara diseluruh badannya.


Setelah puas bermain Arja mengangkat Tiara kekamar mandi dan memandikannya seperti biasa.


" um... enak Ja...!" ucap Tiara.


Arja yang mendengar suara Tiara mulai meremas dada Tiara.


" ukh... sudah ya Ja... nanti kita harus pergi ke mall.!" pinta Tiara.


" baiklah. sayang.!" bisik Arja.


" apaan sih. panggil sayang.sayang. jijik tau..!" ujar Tiara dengan wajah yang memerah.


"kan.... kamu sayangku..!" kata Arja semakin membuat wajah Tiara merona.


" diam. cepetan gosoknya.! nanti kita terlambat sarapan Lo...!" perintah Tiara.


" baiklah.... sayang!" kata Arja patuh menggosok punggung Tiara.


" akh... terserah kamu saja.!" kesal Tiara.


Selesai mandi Arja menggendong Tiara dududuk dimeja rias.

__ADS_1


" lihatlah.! betapa cantiknya kamu.!" puji Arja melihat kearah cermin.


" apaan sih.!" malu Tiara.


" hehe... beneran deh... saat anak kita lahir, jika itu perempuan pasti akan secantik kamu...!" puji Arja sambil menaruh dagunya di pundak Tiara.


" iya. iyalah. kan anak aku.... tapi.. kalau cowok pasti juga tampan kayak kamu.!" kata Tiara dengan nada kesal.


" oh... jadi aku tampan ya.?" tanya Arja.


" sudah. cepetan pakai baju.!!" kata Tiara mengalihkan topik.


" hahaha baik-baik.!" tawa Arja puas menggoda .


"Cepetan Ja.!" ujar Tiara dari luar rumah.


" kamu mau kemana Ra.?" tanya ibunya yang tengah menyiram tanaman didepan rumah.


" mau belanja bun.!" jawab Tiara.


" oh... ya sudah. hati-hati kamu lagi hamil muda soalnya.!" nasehat bundanya.


" baik bun.!" balas Tiara.


" Ayo Ra.! bunda. Arja sama Tiara belanja dulu ya.! bunda ingin nitip apa.?" tanya Arja.


" wah... karena kamu nawarin bunda nitip eskrim yang besar dan lembut seperti ditv kemarin malam.!" kata bundanya.


" hehehe baiklah bunda.!" kata Arja merasa lucu dengan mertuanya itu.


" Ayo Ja.!! kita nanti telat.!" ucap Tiara menarik tangan Arja.


" iya.iya. cuma belanja kok. ini juga masih pagi.! bunda kita pamit dulu ya..!" kata Arja.


" iya hati-hati jaga Tiara.!" kata bunda.


Arja mengangguk dan masuk mobil karena ditarik Tiara.


" kamu kok buru-buru sih.?" tanya arja.


" udah. cepetan.!" perintah Tiara.


"baiklah.!" kata Arja masih bingung.


******

__ADS_1


KARENA SAYA BANYAK TUGAS. JADI UNTUK EPISODE SELANJUTNYA TERPAKSA TERTUNDA UPDATENYA.


MOHON MAAF!!


__ADS_2