
Pagi hari.
" Bangun sayang... udah pagi loo... katanya mau pergi keluar kota...!!" seru Tiara.
" Umm... Aku masih capek...!" balas Arja menarik kembali selimut yang ditarik Tiara.
" Ishhh.. Bangun!! Aku udah nyiapin air buat kamu mandi... Cepetan.!! nanti Airnya dingin...!" Perintah Tiara.
" Baiklah-baiklah.... Mandiin ya...!!" pinta Arja.
" Cih... Aku udah mandi sama Rara tadi... Nih Rara udah wangi dan segar...!!" ujar Tiara menunjukkan Putrinya.
" Papa... angun...!" oceh Rara.
" Baiklah... Cium dulu dong..!" kata Arja menyodorkan pipinya.
" Muuaah... Sudah. Cepetan. Aku mau kebawah dulu..." ujar Tiara meninggalkan Arja.
Arja mandi dan berpakaian rapi.
" Cepet makan sarapannya..!" ujar Tiara menyodorkan piring yang diatasnya ada roti yang disiapkan Tiara kepada Arja.
" Rara lagi minu susu ya... pelan-pelan dong... jadi belepotan kan.!" kata Arja menggoda putrinya.
" Pa...Papa...!" oceh Rara ingin dipangku Arja.
" Kamu keluar kota berapa hari Ja.?" tanya Pak Li.
" Umm... belum pasti pak. Paling lama seminggu...!" balas Arja.
"Ouuhh... Kamu juga ikut Ra.?" tanya Bunda Lati.
" Iya Bun." balas Tiara.
__ADS_1
" Nanti Bapak dan Bunda kalau ada perlu apa-apa bilang saja ke kak Usman atau pak Anto.!" ujar Arja.
" Um. Baiklah." angguk Pak Li mengerti.
Selesai sarapan dan pamitan Arja,Tiara dan Rara langsung berangkat menggunakan mobil yang sudah disiapkan.
---
" Nanti kamu langsung metting saat sampai disana Ja.?" tanya Tiara.
" Iya... Sekalian makan malam nanti...!" jawab Arja.
" Emangnya kita sampai sana jam berapa.?" tanya Tiara penasaran.
" Sore paling cepet...!" balas Arja.
" hufff... lama banget... nanti Rara rewel gimana...!!" ujar Tiara karena takut putrinya bosan dan nangis.
" Salah kamu maksa mau ikut...!" balas Arja.
" Aww... sakit tau... orang lagi mengemudi juga... malah dicubit... kalau kecelakaan gimna.?" kata Arja yang fokus mengemudi mobil sambil menggosok paha yang dicubit Tiara.
" Humph... kalau kecelakaan itu salah kamu... nyetirnya nggak becus..!!" balas Tiara.
" Huh... iya kamu paling bener deh..." kata Arja.
" Humph.. emang.!!" kata Tiara.
__
Saat sampai di restoran yang digunakan untuk pertemuan dengan klien Arja, hari sudah gelap.
" uhkkhh... capek banget..." Buugg. Suara Tiara terjatuh karena di tabrak dari belakang.
__ADS_1
" aahh Hei..." pekik Tiara yang masih duduk sambil memangku Rara yang ikut terjatuh.
" Kalau jalan lihat-lihat dong..!!" ujar Tiara.
" Ah... Maaf Bu. Saya terburu-buru soalnya...!" kata perempuan yang menabrak Tiara.
Tiara berdiri lagi dibantu perempuan tersebut sedangkan Arja juga menghampirinya setalah memarkirkan mobil.
" Kenapa sayang...?" tanya Arja mengecek keadaan Tiara dan Rara.
" Nggak papa... Rara nggak papa kan.?" jawab Tiara dan lanjut memeriksa putrinya.
" Maaf pak,bu. tadi saya nggak sengaja.!" ujar perempuan tadi yang menabraknya memohon maaf sambil menundukkan kepalanya.
" udah nggak papa... Ayo sayang.!! kita masuk...!" ujar Arja pada Tiara.
" Um.. Lain kali hati-hati.!" angguk Tiara pada Arja dan menasehati perempuan yang menabraknya tadi.
Arja dan Tiara segera masuk ke rumah makan tersebut dan masuk keruangan yang sudah dipesan.
Diruangan itu Arja sudah ditunggu oleh dua orang.
Arja memesan makanan terlebih dahulu agar Tiara dan Putrinya tidak kelaparan.
Setelah makan, baru Arja membicarakan tentang bisnis.
----
" Ukhh.... Bener-bener nggak paham apa yang kalian bicarakan tadi...!" keluh Tiara.
" buat apa memahami...?" bingung Arja.
" Hahhh... sudahlah. aku udah capek....pengen cepet-cepet tidur...!" ujar Tiara.
__ADS_1
@$