GURUKU ISTRIKU

GURUKU ISTRIKU
45


__ADS_3

pagi hari


" Ayo bangun Ja...!" ucap Tiara yang sedang memakaikan pakaian untuk Rara.


Arja masih tertidur pulas karena kemarin malam dia tidak tidur.


" Sayang.... bangunin papa ya..." ujar Tiara selesai memakaikan pakaian pada Rara.


Tiara menaruh Rara diatas dada Arja.


" akh... Aww..... siapa sih..?" tanya Arja yang kaget wajahnya dicakar oleh putrinya.


" siapa suruh papa nggak mau bangun-bangun.." ejek Tiara menirukan suara Rara.


" ukh.... bentar lagi Ra... semalam aku nggak tidur..." ucap Arja meminggirkan menurunkan Rara kesampingnya untuk dipeluk dan dia lanjut tidur.


" wa...Hua..." tangis Rara karena diturunkan dan didekap oleh papanya.


" kamu ini Ja... ini udah siang... bangun cepat... malah ganggu putrinya..." omel Tiara.


" uh.... iya.iya. cium dulu dong..." manja Arja.


" um.... sudah. cepet mandi sana....!" perintah Tiara Setelah menciuma Arja.


" hehe... iya...bunda..." balas Arja dengan bahagiaelihat Tiara malu-malu walaupun sudah sering melakukannya.


" Ayo sayang. kita kebawah dulu untuk makan.... setelah itu kamu sama nenek ya...." ucap Tiara pada putrinya.


Selesai mandi Arja langsung turun untuk sarapan. Saat sampai di meja makan Tiara langsung mengambilnya nasi.


" Ja... setelah ini aku mau ketemu sama temen aku.." ujar Tiara meminta izin pada Arja.


" tumben... biasanya kamu nggak pernah izin ke aku untuk bertemu dengan temen kamu..!" heran Arja pada istrinya.


" ya.. sebelumnya memang aku nggak pernah ketemu mereka. kan harus njaga Rara. mumpung kamu dirumah jadi aku bisa deh jalan-jalan sama mereka." jelas Tiara.


" oh.... baiklah. tapi kamu bawa bodyguard ku. biar lebih aman." kata Arja mengizinkan.


" kok bawa bodyguard segala sih...? aku kan cuma..." protes Tiara terpotong.


" kalau kamu nggak bawa bodyguard. berarti aku nggak bakal ngizinin kamu pergi bertemu sama temen kamu itu..!" kata Arja tetap bersikeras karena dia takut Tiara kenapa-napa.


" huh.. baiklah. dasar tukang kekang istri.." kesal Tiara dengan sikap Arja.


" heeee.. ini juga demi kebaikan mu..." ujar Arja


Selesai makan Tiara langsung bersiap dan pergi bertemu dengan teman-temannya diantar oleh seorang cewek yang tak lain bodyguard yang disuruh Arja.

__ADS_1


" namamu.. Fanny kan.? kamu.. udah lama jadi bodyguardnya suami saya..?" tanya Tiara penasaran karena ini pertama kalinya dia bertemu dengan bodyguard itu.


" iya nyonya muda. saya sudah hampir lima tahun menjadi bodyguard dikeluarkan Lasmana." jawab bodyguard itu.


" tapi... aku kok nggak pernah tau keluarga Lasmana punya bodyguard cewek.?" bingung Tiara.


" kalau itu... karena kami selalu berjaga secara tersembunyi..." jelas Fanny.


" oh... berarti bukan kamu saja yang cewek ya..?" tanya lagi Tiara.


" iya. nyonya muda. jumlah pengawal perempuan keluarga Lasmana dikota ini kira-kira ada seratus orang. dan untuk diluar kota ini... mungkin.. ribuan." balas Fanny dengan bangga.


" hah... kok banyak banget.? dan aku kok baru tau.? apakah keluarga Lasmana itu mafia.?" tanya Tiara bertubi-tubi pada Fanny.


" bukan nyonya muda. keluarga Lasmana itu bukan mafia. karena bos memiliki banyak musuh jadi dia merekrut para pengawal untuk disebar ke seluruh tempat bisnisnya. memangnya nyonya muda tidak tahu kalau bisnis keluarga Lasmana ada diseluruh penjuru negeri dan dunia.?" tanya Fanny ikut bingung.


" wah... aku juga baru tahu." balas Tiara.


" oh... kita sudah sampai nyonya muda." kata Fanny yang sudah memarkirkan mobilnya didepan cafe.


" oh.. baiklah. mari kita masuk.!" ajak Tiara.


" baiklah.!" jawab Fanny.


Karena teman-teman Tiara belum sampai di cafe. Tiara menyuruh Fanny untuk memesankan minuman terlebih dahulu.


tak lama menunggu akhirnya teman-teman Tiara masa kuliah pun sudah masuk ke cafe.


" kamu bisa saja... gimana kabar kamu...?" tanya Tiara pada temannya bernama Lily.


" baik...lah... kamu katanya udah menikah dan punya anak ya..?" tanya Lily dengan semangat.


" iya..." jawab Tiara.


" oh ya Ra.. suami mu kok nggak ikut kamu.?" tanya teman Tiara yang bernama Jeje.


" dia aku suruh ngurus anak je... mumpung dia lagi libur. jadi aku bisa deh jalan-jalan bersama kalian." jelas Tiara.


saat asik mengobrol pesanan Tiara datang yang dibawa Fanny.


" ini minuman Anda nyonya muda.!" kata Fanny menyerahkan gelas.


" HAH...!!" kaget kedua teman Tiara itu.


" ini siapa Ra..?" tanya Lily terheran-heran.


" ini.. bodyguard suamiku.. namanya Fanny." jawab Tiara sambil meminum minumannya.

__ADS_1


" suamimu itu... orang kaya Ra..?" tanya Jeje.


" kaya sih... katanya Fanny bisnisnya keluarganya ada dimana-mana." balas Tiara.


" benar nyonya muda. apakah nona-nona mengenal hotel bintang lima diseberang.?" tanya Fanny.


" tau.." jawab Lily dan Jeje sambil menengok hotel yang dimaksud.


" itu adalah salah satu bisnis keluarga Lasmana." kata Fanny.


" wah.... hotel itu kan ada di Bali juga..!" kata Lily mengingat dia pernah berkunjung ke Bali dan kagum saat melihat hotel bintang lima yang persis diseberang.


" ya.. mungkin hotel yang dimaksud nona juga dari keluarga Lasmana." kata Fanny.


" tapi... keluarga Lasmana nggak terkenal ya..?" heran Jeje membuat Tiara dan Lily ikut kebingungan.


" kalau soal itu pasti nyonya muda juga tau..." balas Fanny sambil menatap kearah Tiara.


" hah..? oh iya... aku baru ingat. kemarin malam aku diajak suamiku ke pesta ulang tahun temannya dan ketika aku datang para wartawan sudah pada pulang..!" kata Tiara mengingat kejadian kemarin malam.


" oh... jadi.. itu sebabnya keluarga Lasmana nggak terkenal." paham Lily.


" sudah-sudah jangan ngomongin keluargaku terus dong. gimana keluargamu Li, je?. kalian udah punya anak.?" tanya Tiara pada kedua temannya itu.


" keluarga ku baik-baik saja. kalau pasangan aku belum punya Ra..! soalnya sibuk bekerja." jawab Lily.


" kalau aku sih udah punya suami... tapi aku belum hamil." jawab Jeje.


" nggak papa kalian sabar saja mungkin Lily sebentar lagi bakal dapet suami dan Jeje juga hamil." kata Tiara menyemangati kedua temannya itu.


Mereka asik berbincang dan karena Tiara kebelet dia menutuskan kekamar mandi diikuti Fanny.


saat dikamar mandi ada yang mengikuti Tiara.


saat mengikuti Tiara Fanny disalip oleh dua pria kekar yang hendak menculik Tiara.


Fanny yang melihatnya langsung memukul kedua pria itu hingga pingsan tanpa sepengetahuan Tiara.


Fanny langsung menghubungi rekannya yang berjaga diluar cafe yang sedang menyamar.


" halo. ini aku Fanny. kamu cepet masuk kedalam dan bawa dua pria ini ke gudang untuk diinterogasi, soalnya tadi mereka hendak menculik nyonya muda." kata Fanny pada temannya.


" baiklah." balas rekannya Fanny.


Rekannya Fanny langsung menyeret kedua pria tersebut keluar dari cafe. Saat rekan Fanny keluar menyeret pria itu semua pengunjung cafe pada kaget.


Karyawan cafe yang sebelumnya sudah dikoordinasi oleh bos mereka pura-pura tidak mengetahui apa-apa dan membiarkannya pergi.

__ADS_1


______________________________________________


.


__ADS_2