GURUKU ISTRIKU

GURUKU ISTRIKU
77


__ADS_3

Saat makan siang, Tiara membawakan berencana membawakan makan siang untuk Arja.


" Ayo... Rara mandi dulu yuk... setelah itu kita ke kantor Kakek untuk ngasih makan siang buat papa...!" ujar Tiara pada Rara yang sedang asik bermain.


Rara yang mendengar suara Papa langsung merangkak dengan cepat ke Tiara karena dikira Arja pulang.


" Papa...pa..!" oceh Rara.


" Iya... Rara mandi dulu ya...!" ujar Tiara.


--


Tiara ke kantor diantar pak Anto menggunakan mobilnya mertuanya.


Saat sampai dilobi kantor, Arja sudah menunggunya sambil memainkan ponsel.


" Wah... Itu siapa kok kesini bawa anak.?" tanya salah satu karyawan pada rekannya dengan nada merendahkan.


" Shutt... Diam... Itu adalah nyonya muda kedua istrinya tuan muda kedua...!" ujar Rekannya langsung membungkam karyawan.


" Umm.. Lepasin dong...!" kesal karyawan itu.


" Aa.. Selamat siang nyonya muda.!" sapa resepsionis yang berdiri didepan pintu.

__ADS_1


" Siang juga...!" balas Tiara ramah menampakan gigi gingsulnya.


" Kok lama sih.?" tanya Arja langsung menghampiri Tiara dan mencium pipi Rara.


" Papa... Pa..Pa..!" oceh Rara.


" Iya... Tadi Raranya rewel mandinya lama...!" jawab Tiara.


Semua karyawan yang melihat Arja yang dikenal biasa dingin dan kejam itu bisa bertingkah hangat dan manja.


Arja menggandeng Tiara menuju ke lift khusus sambil dengan tangan satunya menggendong Rara.


" Huh... Gua Ampe nggak bisa nafas melihat tuan muda bisa begitu...!" ujar karyawan yang tadi habis dimarahi Arja saat meeting.


" Um... Aku juga baru lihat. Karena aku juga baru lihat tuan muda bersama istrinya.!!" balas karyawan yang berdiri disampingnya.


" Hushh.. jangan ngomongin tuan muda lagi. Nanti kena marah lagi habis Lo... Yuk kita ke kantin saja... Gua udah laper nih...!" kata temannya.


" Um. Baiklah.!" angguk karyawan itu.


" Mobil kamu kok bisa dipinjam kak Usman Ja.?" tanya Tiara sambil fokus menyuapi Arja.


" Oh itu... Kak Usman kalah taruhan dengan kak Siti... Dan semua hartanya yang sekarang dipegang kak Siti termasuk uang simpanannya... Tadi aja dia pinjam ke Aku untuk uang saku...!" ujar Arja.

__ADS_1


" Hah.!! Semua hartanya kak Usman diserahkan ke Siti. Berarti perusahaannya Kak Usman juga punyanya Siti sekarang.?" tanya Tiara.


" Enggaklah. Harta yang ada dirumah saja...!" balas Arja.


" Oh... Kaya dong Siti sekarang... Minta traktir ah...!" ujar Tiara.


" Emangnya kamu nggak kaya.!!" kata Arja menyentil dahi Tiara.


" Kaya dari mana.? Mobil aja pinjam papa kamu kesini tadi...!" ujar Tiara.


" Salah kamu sendiri nggak mau beli.!" ujar Arja.


" Mana duitnya... Kan aku nggak kerja.!!" balas Tiara.


" Eh... Emangnya kartu ATM yang aku kasih ke kamu itu nggak pernah kamu pakai.?" tanya Arja.


" Aku pakai cuma buat belanja saja kebutuhan rumah saja...!" balas Tiara.


" Kamu ini irit banget sih... Dikartu kamu itu saldonya bisa buat beli apa saja... jangankan mobil, Pesawat terbaru saja bisa...!" ujar Arja.


" Emang sih banyak... Tapi aku kan nggak bisa beli kendaraan mahal seperti itu... Lebih mudah ke Mall tinggal menyerahkan ke kasir kartunya. Sudah...!" ujar Tiara.


" Haaih... Ya sudah nanti kita nyari mobil yang cocok buat kamu... dan besok-besok kalau mau beli apa-apa... Perintah saja si Asisten Yuno... Nanti aku kirimin kontaknya..!" ujar Arja.

__ADS_1


" Beneran.? Asikk...!!" sorak Tiara senang karena akhirnya bisa beli mobil impiannya yang pernah ditonton di tv..


__@$


__ADS_2