GURUKU ISTRIKU

GURUKU ISTRIKU
71


__ADS_3

" Tadi suami saya ngurus pekerjaan apa sama kamu.?" tanya Tiara.


" Ah.. Um..." Bingung Asisten Yuno memandangi Arja.


" Umm... Tadi..." ragu asisten Yuno.


" Jujur.!!" bentak Tiara.


" Ah... Tuan muda dan saya ngurus pekerjaan di Proyek bangunan. Karena ada masalah sedikit.!" kata asisten Yuno dengan cepat.


" Masalah Apa.?!" tanya Tiara lagi.


" Um.. Tadi ada karyawan yang menjelek-jelekkan tuan muda. Tuan muda memukulnya..." Alasan Asisten Yuno.


( Alasan begini paling cocok untuk istri... sedikit berbohong dan ada jujurnya hehehe... jangan dijadikan contoh..).


" Yang bener.? Terus Kenapa kamu gugup begitu.!" tanya Tiara curiga.


" Saya... Saya... Takut.!" jujur asisten Yuno.


" Takut kenapa.? Takut kebohongan kamu terungkap.?" bentak Tiara.


" Aaa... Tidak. Saya takut dengan nyonya... Soalnya... Bentak saya terus dari tadi..." kata Asisten Yuno menunduk.


" Puffs Hahaha... Sudah-sudah Sayang... Kasihan Asisten Yuno.... Dia masih muda dan belum punya pasangan... Kalau bentak-bentak terus.... Dia tidak akan berani mencari pasangan..." kata Arja tertawa puas yang sebenarnya karena Alasan bagus dari Asisten Yuno.


" Kamu diam saja...!! Semua ini karena kamu nggak mau jujur...!!" bentak Tiara pada Arja.


" Sudah Ra... Jangan marah-marah terus... Lihat Rara jadi takut..." kata Mama Wulan yang menggendong Rara.


" Eh.. Maaf Ma... Ini sih... Arja gak mau jujur soalnya... kalau Tiara nggak tegas, Arja malah sering ngebohongin Tiara lagi..." kata Tiara.


" Bener juga Ra... Nanti kalau Arja bohong lagi... Kamu jemur saja di halaman...!! nggak usah capek-capek marah.!" saran Mama Wulan.


" Ok deh Ma." Setuju Tiara.


" Tunggu apa lagi. Cepet ke halaman...!!" perintah Tiara.

__ADS_1


" Sekarang.?" tanya Arja.


" Ya iyalah...!!" bentak Tiara membuat Arja langsung berlari menuju ke halaman depan untuk menjemur dirinya.


" Asisten Yuno... Maaf ya... sudah melibatkan Anda. Mau saya buatkan jus.?" tanya Tiara.


" Eh.. ngga. ..." kata Asisten Yuno.


" Pokoknya harus mau..." potong Tiara langsung menuju ke dapur.


Setelah membuat Jus, Tiara menyuruh asisten Yuno untuk pergi ke teras.


" Ini jusnya... dan ada cemilan juga...!" kata Tiara.


" Eh... Buat aku ada Ra.?" tanya Arja yang kepanasan dihalaman.


" Nggak ada. Ini hanya untuk orang jujur seperti asisten Yuno... Benar kan Asisten Yuno.?" kata Tiara sambil menatap ke Asisten Yuno.


" Be...benar nyonya.." angguk asisten Yuno terpaksa.


" Umm... Enaknya...!!" kata Tiara mengimingi Arja dengan jus.


" Enak nyonya muda!" jawab Asisten Yuno.


" Humph. Asisten Yuno kan juga berbohong.!" kesal Arja dalam hati.


" umm.. Saya pamit dulu nyonya muda.!" kata Asisten Yuno setelah menghabiskan Jusnya.


" Oh... Silahkan..!!" jawab Tiara lembut.


" Terima kasih nyonya muda." kata Asisten Yuno.


" Iya. Hati-hati dijalan... Nanti nabrak anjing..!" kata Tiara sambil menyindir Arja.


Asisten Yuno pergi tanpa memandangi Arja karena takut.


" Sudah ya yank... Panas nih.." oceh Arja.

__ADS_1


" Belum siang juga. Panas dari mana...?" kata Tiara menikmati cemilan sambil menyuapi Rara.


" Pa..Pa.. Hehehe...um.." oceh Rara menertawakan Arja.


" Rara...Sini... Berjemur sama papa..!" kata Arja menepuk tanganya.


" Nggak mau... Nanti kulit Rara terbakar.." balas Tiara menirukan suara Rara.


" Kamu nggak khawatir kalau kulitku yang terbakar.?" Tanya Arja.


" Sekarang baru takut kulitmu terbakar.? Tadi saat kamu bohong. Nggak takut mulut kamu yang terbakar.?" kesal Tiara.


Arja di jemur sampai jam makan siang.


" Eh Ja. Ngapain disitu.?" tanya Papanya yang baru pulang kerja untuk makan siang dirumah.


" Lagi berjemur pa... Habis mandi tadi." bohong Arja.


" Siapa yang percaya... Orang habis mandi itu bersih... La kamu gosong kayak gitu.." ejek Usman keluar mobil.


" Tiara juga disini.?" kaget Landa saat melihat Tiara keluar rumah.


" Iya Pa.. Tadi bantuin Mama masak makan siang..." jawab Tiara menyalimi tangan Landa.


" Ayo makan siang.!!" perintah Tiara pada Arja dengan nada ketus.


" Huh... akhirnya selesai..." syukur Arja.


" Hahaha... Jadi ceritanya Lo dihukum... Hahahaha.." Tawa Usman terbahak-bahak.


" Apaan sih. Itu Kak Siti dirumah nungguin kamu....!!" balas Arja kesal.


" Ini baru mau pulang kok... Kan belum puas menertawakan kamu...Hahaha." ejek Usman lagi berjalan keluar.


" Humph. Awas saja nanti kalau kamu dihukum istrimu.. Bakal aku ketawain habis-habisan.." gumam Arja.


@$

__ADS_1


follow IG : arjun_s._30


Facebook : Arjun Su


__ADS_2