
" Tadi suami saya ngurus pekerjaan apa sama kamu.?" tanya Tiara.
" Ah.. Um..." Bingung Asisten Yuno memandangi Arja.
" Umm... Tadi..." ragu asisten Yuno.
" Jujur.!!" bentak Tiara.
" Ah... Tuan muda dan saya ngurus pekerjaan di Proyek bangunan. Karena ada masalah sedikit.!" kata asisten Yuno dengan cepat.
" Masalah Apa.?!" tanya Tiara lagi.
" Um.. Tadi ada karyawan yang menjelek-jelekkan tuan muda. Tuan muda memukulnya..." Alasan Asisten Yuno.
( Alasan begini paling cocok untuk istri... sedikit berbohong dan ada jujurnya hehehe... jangan dijadikan contoh..).
" Yang bener.? Terus Kenapa kamu gugup begitu.!" tanya Tiara curiga.
" Saya... Saya... Takut.!" jujur asisten Yuno.
" Takut kenapa.? Takut kebohongan kamu terungkap.?" bentak Tiara.
" Aaa... Tidak. Saya takut dengan nyonya... Soalnya... Bentak saya terus dari tadi..." kata Asisten Yuno menunduk.
" Puffs Hahaha... Sudah-sudah Sayang... Kasihan Asisten Yuno.... Dia masih muda dan belum punya pasangan... Kalau bentak-bentak terus.... Dia tidak akan berani mencari pasangan..." kata Arja tertawa puas yang sebenarnya karena Alasan bagus dari Asisten Yuno.
" Kamu diam saja...!! Semua ini karena kamu nggak mau jujur...!!" bentak Tiara pada Arja.
" Sudah Ra... Jangan marah-marah terus... Lihat Rara jadi takut..." kata Mama Wulan yang menggendong Rara.
" Eh.. Maaf Ma... Ini sih... Arja gak mau jujur soalnya... kalau Tiara nggak tegas, Arja malah sering ngebohongin Tiara lagi..." kata Tiara.
" Bener juga Ra... Nanti kalau Arja bohong lagi... Kamu jemur saja di halaman...!! nggak usah capek-capek marah.!" saran Mama Wulan.
" Ok deh Ma." Setuju Tiara.
" Tunggu apa lagi. Cepet ke halaman...!!" perintah Tiara.
__ADS_1
" Sekarang.?" tanya Arja.
" Ya iyalah...!!" bentak Tiara membuat Arja langsung berlari menuju ke halaman depan untuk menjemur dirinya.
" Asisten Yuno... Maaf ya... sudah melibatkan Anda. Mau saya buatkan jus.?" tanya Tiara.
" Eh.. ngga. ..." kata Asisten Yuno.
" Pokoknya harus mau..." potong Tiara langsung menuju ke dapur.
Setelah membuat Jus, Tiara menyuruh asisten Yuno untuk pergi ke teras.
" Ini jusnya... dan ada cemilan juga...!" kata Tiara.
" Eh... Buat aku ada Ra.?" tanya Arja yang kepanasan dihalaman.
" Nggak ada. Ini hanya untuk orang jujur seperti asisten Yuno... Benar kan Asisten Yuno.?" kata Tiara sambil menatap ke Asisten Yuno.
" Be...benar nyonya.." angguk asisten Yuno terpaksa.
" Umm... Enaknya...!!" kata Tiara mengimingi Arja dengan jus.
" Enak nyonya muda!" jawab Asisten Yuno.
" Humph. Asisten Yuno kan juga berbohong.!" kesal Arja dalam hati.
" umm.. Saya pamit dulu nyonya muda.!" kata Asisten Yuno setelah menghabiskan Jusnya.
" Oh... Silahkan..!!" jawab Tiara lembut.
" Terima kasih nyonya muda." kata Asisten Yuno.
" Iya. Hati-hati dijalan... Nanti nabrak anjing..!" kata Tiara sambil menyindir Arja.
Asisten Yuno pergi tanpa memandangi Arja karena takut.
" Sudah ya yank... Panas nih.." oceh Arja.
__ADS_1
" Belum siang juga. Panas dari mana...?" kata Tiara menikmati cemilan sambil menyuapi Rara.
" Pa..Pa.. Hehehe...um.." oceh Rara menertawakan Arja.
" Rara...Sini... Berjemur sama papa..!" kata Arja menepuk tanganya.
" Nggak mau... Nanti kulit Rara terbakar.." balas Tiara menirukan suara Rara.
" Kamu nggak khawatir kalau kulitku yang terbakar.?" Tanya Arja.
" Sekarang baru takut kulitmu terbakar.? Tadi saat kamu bohong. Nggak takut mulut kamu yang terbakar.?" kesal Tiara.
Arja di jemur sampai jam makan siang.
" Eh Ja. Ngapain disitu.?" tanya Papanya yang baru pulang kerja untuk makan siang dirumah.
" Lagi berjemur pa... Habis mandi tadi." bohong Arja.
" Siapa yang percaya... Orang habis mandi itu bersih... La kamu gosong kayak gitu.." ejek Usman keluar mobil.
" Tiara juga disini.?" kaget Landa saat melihat Tiara keluar rumah.
" Iya Pa.. Tadi bantuin Mama masak makan siang..." jawab Tiara menyalimi tangan Landa.
" Ayo makan siang.!!" perintah Tiara pada Arja dengan nada ketus.
" Huh... akhirnya selesai..." syukur Arja.
" Hahaha... Jadi ceritanya Lo dihukum... Hahahaha.." Tawa Usman terbahak-bahak.
" Apaan sih. Itu Kak Siti dirumah nungguin kamu....!!" balas Arja kesal.
" Ini baru mau pulang kok... Kan belum puas menertawakan kamu...Hahaha." ejek Usman lagi berjalan keluar.
" Humph. Awas saja nanti kalau kamu dihukum istrimu.. Bakal aku ketawain habis-habisan.." gumam Arja.
@$
__ADS_1
follow IG : arjun_s._30
Facebook : Arjun Su