GURUKU ISTRIKU

GURUKU ISTRIKU
66


__ADS_3

Tiara dan Arja beserta putrinya kini sudah ada didalam sebuah Mall.


" Kenapa mesti ke Mall sih Yang.?" tanya Arja.


" Kan di Mall ini lengkap... Nanti kita gantian ke salonnya.... Kamu ajak Rara bermain terlebih dahulu mandi bola disana....!" kata Tiara sambil menunjuk ke arah tempat yang ramai akan anak-anak.


" Hah.! Serius.?" tanya Arja tidak percaya karena tempat bermain itu hanya dikunjungi ibu-ibu dan anak-anak.


" Serius dong.... Rara main sama papi dulu ya.... Bunda mau ke salon sebentar..." Kata Tiara menciumi wajah putrinya.


Rara meronta-ronta saat melihat anak-anak yang bermain dengan gembira. Arja pun mengajaknya untuk ikut bermain.


" Pa..pa..." oceh Rara senang.


" Istrinya mana pak.?" tanya Ibu-ibu.


" Hehehe.... Lagi ke salon... Ini saya gantian ngejagain Putri saya..." jawab Arja tersenyum canggung.


" Wah.... Kalau suami saya mah nggak bakal mau...!!" ujar Ibu-ibu lainya memuji Arja.


" Hehehe." canggung Arja malu karena dirinya saat ini ikut bermain bersama anak-anak lainya. Arja takut kalau Rara terdorong dengan anak-anak lainya, soalnya Rara yang terkecil dari anak-anak yang bermain di sana.


Setelah menunggu selama beberapa Jam. Akhirnya Tiara selesai melakukan perawatan.


" Lama banget sih... Rara sampai bosan nih..." Kesal Arja.


" Iya.Iya Maaf.!" kata Tiara mencium wajah Arja.

__ADS_1


" Ya sudah.... Buruan gih... Potong rambut..!!" perintah Tiara.


" Hehehe.... Baiklah.!!" senang Arja karena dicium Tiara.


Arja segera masuk kedalam salon untuk mencukur rambut dan kumisnya yang lebat.


" Itu tadi suami ibu ya...? Hebat banget... mau jagain anak sampai ikutan main didalam situ..." puji ibu-ibu.


" Hehehe.... Ma kasih Bu." senang Tiara.


" Gimana sih Bu, Biar suami nurut sama istri.?" tanya Ibu-ibu itu pada Tiara.


" Hehehe.... Suami saya emang sudah bertanggung jawab Bu... Saya juga nggak tau... Tapi kalau ibu-ibu mau suaminya nurut..... Paksa saja...kalau nggak mau, Nggak usah kasih jatah malam..." ujar Tiara.


" Wah. Kalau itu mah, saya nggak berani Bu... Takut kalau suami saya malah mencari perempuan lain untuk melampiaskan hasratnya..." balas Ibu-ibu itu.


" Jadi suami ibu, ngikut ibu.?" kaget Ibu-ibu itu.


" Eh. Bukan begitu. Maksud saya.... Semua uang punya suami saya.... bakal dikasih ke saya... Makanya saya bilang dia miskin..." kata Tiara membenarkan kata-katanya.


" Oh..." paham Ibu-ibu itu.


Tiara mengobrol dengan ibu-ibu itu cukup lama hingga Arja selesai.


" Sudah yang.!" kata Arja.


" Begini kan Tampan... Yuk kita belanja..!!" puji Tiara saat melihat Arja.

__ADS_1


" Nggak makan siang dulu..? Aku udah lapar soalnya...!" balas Arja.


" Baiklah.!" jawab Tiara menyetujui.


Arja dan Tiara bergandengan tangan sambil menggendong putrinya pergi ke restoran yang ada didalam Mall untuk makan siang.


" Mau makan apa.?" tanya Arja.


" Um.. terserah kamu saja..." jawab Tiara.


Sore hari.


" Kok baru pulang Ra.? Ini hampir malam loo..." ujar Bunda Lati.


" Maaf Bun. Tadi disalonya ya lama soalnya..." jawab Tiara.


" Salon apa.!! Belanjanya yang lama...." kesal Arja keluar dari mobil sambil membawa sebagian barang belanjaan.


" Banyak banget Ja. Emangnya beli apa saja.?" tanya Bunda Lati kaget.


" Didalam masih ada Bun. Arja juga nggak mengerti ini apa.!" jawab Arja.


" Kamu ini Ra.... Suak banget nyusahin suami kamu..." kata Bunda Lati menasehati Putrinya.


" Hehehe... Biarin Bun." balas Tiara.


bersambung....!!!!!!!!!

__ADS_1


@$


__ADS_2