Handsome Ghost (Sedang Di Revisi)

Handsome Ghost (Sedang Di Revisi)
"Dua psikopat sulit di taklukan."


__ADS_3

Lia bisa bernapas lega, setelah melihat Andres kembali bangkit setelah ia diterkam oleh Semmy, dan mereka berduapun kembali bergulat dengan liar. Sementara Lia berusaha untuk mencari solusi, dan Lia pun langsung berlari kearah pintu dan menggedor-gedornya. Berharap ada seseorang yang bisa mendengar dan menyelamatkan mereka berdua yang terjebak di lembah iblis ini.


"Tolong...tolong..."jerit Lia menggedor-gedor pintu dengan sekuat tenaga.


Seketika Lia merasakan rambutnya di jambak oleh Jesllyn, sampai Lia meringis kesakitan. Kemudian di benturkannya kepala Lia berkali-kali ke dingding tembok. Sampai Lia mengaduh dan menangis, bahkan kepalanya sampai mengucurkan darah, saking kerasnya benturan yang dilakukan Jesllyn, sementara Lia masih belum bisa melawan akibat kepala yang terluka yang menimbulkan denyut nyeri yang tak tertahankan.


Sementara itu, Andres bergumul saling meninju satu sama lain dengan sosok Semmy, yang sulit untuk ditaklukan. Namun, kekuatan Andres tak se-lemah itu. Dengan seluruh tenaga yang Andres punya ia langsung memelintir otot tangan Semmy dengan kuat secara bolak-balik.


Krkk.. Krkk.. Krkk..


Semmy tak tinggal diam, ia juga langsung menendang perut Andres dengan lututnya berulang-ulang, tanpa pengampunan.


Bugh..Bugh..Bugh...


Semmy membalikan tubuh Andres, rupanya ia memiliki kesempatan untuk melingkarkan tangannya di leher Andres dengan begitu kuat, mencoba untuk mencekiknya dengan emosi yang berkobar. Sehingga efek yang dirasakan Andres adalah ia langsung terbatuk-batuk seolah ia hampir kehilangan napas, dan kendali.


Dengan susah payah Andres menangkap lengan milik Semmy, lalu melemparkan sikut ke perut Semmy. Dengan segera ia menjatuhkan Semmy dari belakang ke depan, lalu melengking ke udara dan terjatuh pada ubin yang dingin bak karung beras yang seperti diberikan adegan slow mottion.

__ADS_1


Dengan ekspresi yang di miliki Andres setenang air, membuat rahang Semmy mengeras, dengan kedua tangan yang mengepal kuat disisi tubuhnya.


Sedetik setelah melakukan, tiba-tiba Andres merasakan kepala belakangnya di pukul sebilah kayu. Sehingga Andres langsung terhuyung lalu seketika tumbang.


Bruk...


Jesllyn yang melakukannya, setelah ia membuat Lia tak berdaya kini ia berhasil membuat Andres ikut tak berdaya juga.


Jesllyn mengulurkan tangan untuk membantu Semmy yang masih berbaring, Semmy tersenyum miring kemudian menyambut tangan itu dan bangkit dari posisinya.


"Bangun sayang, kita belum sempat menghabisi manusia laknat itu."kata Jesllyn mengembangkan senyuman.


Mereka berduapun tertawa terbahak-bahak, Semmy melihat Lia yang terduduk lemas bersandar di pintu yang masih terkunci. Dengan kepala yang bercucuran darah, disertai napas yang bergerak tak beraturan. Tidak tinggal diam Semmy pun kemudian menghampiri Lia dengan seringai jahatnya.


Semmy bergerak mengambil sejata api ilegal dari balik kaos, sementara Lia masih menjerit-jerit memanggil nama Andres yang masih terkapar disana. Namun, apa daya Lia pun tak bisa bergerak karena ia merasakan tubuhnya terasa lemas akibat penganiayaan yang dilakukan Jesllyn padanya.


"Kau ini berisik sekali, ha?"desis Semmy menjangkau Lia.

__ADS_1


Sekuat tenaga Lia mencoba menepis, cengkraman Semmy yang begitu kuat. Namun, tenaga Semmy lebih full dibandingkan dengan dirinya yang sudah lemah tak berdaya. Lia hanya bisa menjerit dengan keras ketika Semmy mulai menjambak rambut Lia dan memintanya untuk berdiri.


Lia bersandar, napasnya tersenggal apalagi ketika ujung pistol itu menyentuh keningnya. Senyuman Semmy melebar dan terlihat mengerikan, kemudian ia tertawa ngakak untuk sesaat sembari menurunkan senjata. dan detik itu Semmy berubah serius kembali menatap Lia dengan sorot mata memburu.


Plak..Plak..Plak..


Semmy langsung menggampar pipi Lia kanan-kiri dengan sangat keras, sehingga menimbulkan nyeri yang tak terkira sampai Lia menjerit kesakitan. Kemudian Semmy melemparkan tubuh Lia tepat di samping Andres yang terkapar. Lia langsung beringsut mendekati Andres lalu memeluknya, meskipun Andres tak bergerak sama sekali namun ia bersyukur ia masih bisa merasakan napas Andres berhembus meskipun terasa berat.


"Lepaskan kami,"rengek Lia menangis sambil mohon-mohon.


"Itu salahmu terlalu ikut campur, jadi jangan salahkan aku, jika aku akan menghukummu dengan setimpal!"Semmy berseru keras lalu tertawa.


Setelah berbicara demikian, Semmy langsung menarik bahu Lia sehingga pelukannya dengan Andres harus terpisah. Kedua tangan Semmy memaksa Lia untuk berhadapan dengannya, mengangkat tubuh mungil Lia sampai kakinya tak menapak dilantai. Mata Semmy melotot tajam, sebelum akhirnya ia melemparkan tubuh mungil Lia kearah mayat Sifa yang sudah bau busuk, dengan belatung yang merayap sampai Lia berteriak histeris.


Andres membuka matanya yang serasa sangat berat, melihat sekeliling yang serasa buram. Mencoba mengumpulkan banyak tenaga agar ia bisa bangkit berdiri, namun hasilnya nihil tenaganya sungguh sudah terkuras habis akibat pertarungan sengit tadi.


Jesllyn menyadari Andres yang berusaha bangkit, sampai akhirnya Jesllyn berang dan beralih menghajar Andres dengan membabi buta, menggunakan besi. Andres tak bisa melawan, bahkan matanya tak sanggup lagi untuk terbuka. Suara terakhir kali yang ia dengar adalah suara Lia yang parau.

__ADS_1


"Andres? Andres?"


Setelah itu ia tak mendengar apa-apa lagi, sebelum pada akhirnya ia merasakan dunianya benar-benar sudah gelap dan senyap.


__ADS_2