Happily Ever After

Happily Ever After
Main nyosor.


__ADS_3

Malam semakin larut, jarum jam sudah menunjukan pukul sebelas malam, namun Zaydan masih betah berada di apartemen milik Irma.


"Za udah malem, nanti bunda nyariin kamu!"Irma menatap Zaydan yang sedang duduk di samping nya.


"Aku nginep boleh nggak sih?"Zaydan pun menatap Irma lekat.


Irma menatap Zaydan tajam, lalu mencubit lengan nya sangat kuat.


"Nanti bablas Za! dosa tahu nggak sih? kita belum halal."Jelas Irma.


—Cup..


"Oke aku pulang, tapi minta minum dulu."Zaydan lansung berdiri dan berjalan ke arah dapur meninggal kan Irma yang terdiam karena kecupan di pipi nya.


"Kan nyosor mulu tuh anak!"Irma kesal.


Author nggak yakin Irma kesel :)


Zaydan kembali dari arah dapur, lalu berjalan ke arah meja dan membawa kunci mobil nya.


"Aku pulang yah! besok aku jemput."Zaydan beranjak pergi menuju pintu.


Irma lansung berjalan menyusul Zaydan yang sedang memakai sepatu lalu membuka pintu apartemen nya.


"Za! hati-hati, jangan ngebut yah."Irma berdiri di ambang pintu, mengantar pria yang akan segera pulang.


"Inget besok siang aku jemput yah! jangan nolak oke."Zaydan tersenyum.


"Iya, jemput besok aku di toko."Kata Irma.


—Cup..


"I love you, aku pulang yah!"Zaydan melambai kan tangan.


"Iya, dasar si nyosor mulu!"Kata Irma.


Zaydan melirik nya, lalu tersenyum sambil terus berjalan untuk segera pulang ke rumah nya.


^


^


Sinar matahari pagi pun sudah menyapa, seperti hari-hari biasanya, setelah selesai membersih kan apartemen nya, Irma segera bersiap untuk pergi ke toko kue milik nya.


Hari ini cukup berbeda, Irma yang biasa nya berpenampilan biasa saja, kini wanita itu sedikit berdandan karena Zaydan akan membawa nya bertemu Aisyah.



Suasana jalanan ibu kota Jakarta pun terlihat padat seperti biasanya, hingga menimbulkan kemacetan di mana-mana, termasuk Irma yang juga tengah terjebak kacet bersama mobil kecil nya.


Lagu dari Justin Bieber pun selalu menemani Irma ketika sedang berada di dalam mobil nya,terkadang Irma terbawa suasana hingga ikut berteriak menurukan idola nya bernyanyi.


Sekitar duapuluh menit terjebak macet, akhurnya mobil Irma sampai dan sudah terparkir di samping toko tue nya.


—Brugh..


TUIT..TUIT...


Irma mendorong pintu kaca , terlihat ada Fina dan Nur yang sedang berbenah toko milik nya.

__ADS_1


"Selamat pagi."Sapa Irma ceria.


"Selamat pagi ibu."Sahut kedua nya sambil tersenyum.


"Semangat yah!"Irma mengepal kan tangan, lalu mengangkat nya tinggi-tinggi sambil tersenyum.


"Wih udah semangat banget ini mah."Ujar Fina.


"Fighthing."Nur penuh semangat.


Irma tersenyum, lalu kembali melangkah kan kaki menuju ruang belakang, yang tidak lain adalah dapur eksekusi nya Sri, Siti dan dirinya.


"Hallow!"Sapa Irma ketika membuka pintu kayu, lalu berjalan munuju ruangan nya untuk menyimpan tas.


"Ibu, tumben baru sampe!"Kata Sri yang sedang mengoles kan wippy cream.


"Biasa kena macet, hari ini aku nggak banyak bantuin yah, mau ketemu seseorang takut nya bau keringet."Tutur Irma.


"Lagian yang nyuruh bantuin siapa? bos mah tumpang kaki weh, tong sok ririwehan."Kata Sri.


"Rong sok? apaantuh?!"Irma bingung.


"Nggak apa-apa, ibu diem aja gih di dalem."Sri menunjuk ruangan milik atasan nya.


"Ck..saya harus kursusu bahasa sunda nih sama Zaydan, takut nya kamu ngomong aneh-aneh tapi saya nggak ngerti!"Ucap Irma lalu pergi meninggal kan Sri yang terus tersenyum karena ke usilan nya.


Irma lansung duduk di kursi kerja milik nya, memain kan setiap tombol laptop untuk mencari ide agar segera bisa membuat menu baru di toko kue milik nya.


Tak kala setiap waktu senggang Irma melihat sosial media Dara'scake, membaca setiap komentar positif dan membalas nya satu- persatu.


Bibir nya tersenyum tidak menyangka, bagai mana bisa seorang Dara Irma Atma putri bisa sampai di titik saat ini.


Ponsel yang terletak di atas meja bergetar, dengan cepat Irma meraih dan segera memeriksa nya.


...Za💜...


—Sebentar lagi aku jemput yah!


Begitulah isi pesan yang di kirim Zaydan, bibir Irma pun tersungging menatap pesan yang baru saja masuk.


^^^Aku udah di toko Za.^^^


Irma kembali meletakan ponsel nya di atas meja, bibir nya kembali tersenyum malu kala mengingat ke jadian panas semalam yang di luar kendali Irma dan Zaydan.


"Astagfirullah! Irma kamu berdosa banget!"Irma mengusap wajah nya kasar.


^


^


"Selamat datang di Dara'scake ada yang bisa kami bantu?"Kata Fina setengah berteriak.


"Saya mau ketemu Irma!"Zayda berdiri di hadapan Fina.


"Ibu ada di dalam pak, mau di panggil kan atau masuk aja?"Fina tersenyum.


"Saya masuk aja yah!"Ujar nya.


Fina tersenyum sambil mengangguk.

__ADS_1


Zaydan lansung berjalan menuju pintu yang bertulis kan staff only, mendorong nya perlahan hingga Sri dan Siti menoleh.


"Ibu di mana?"Tanya Zaydan berbisik.


Sri pun menunjuk ruangan dengan pintu tertutup.


Langkah kaki Zaydan kembali melangkah, meraih handle pintu.


—Klek..


Zaydan masuk lalu menutup nya kembali.


"Loh! kamu udah sampe Za?"Irma bangkit dari duduk nya.


—Cup..


Bukan nya menjawab, Zaydan malam mencium bibir Irma.


"Zaydan nyosor mulu!"Cicit Irma pelan.


"Makanya! nggak bakal bener kalo di lamain lagi."Sahut Zaydan sambil tersenyum, lalu memeluk pinggang Irma.


Manik kedua nya saling menatap satu sama lain, terdiam sesat namun entah bagai mana kini bibir kedua nya saling bertemu, tangan dengan tangan yang sudah bertumpu di atas bahu Zaydan.


Pertemua bibir kedua nya terlepas, Zaydan menempel kan kening nya sambil terus tersenyum.


"Kita berangkat sekarang! bunda sama ayah udah nungguin kita."Ucap Zaydan lalu di jawab anggukan oleh Irma.


Jemari tangan Zaydan menyapu lembut bibir Irma yang basah karena ulah nya.


"Ayok!"Kata Irma setelah memasuk kan ponsel ke dalam tas slempang nya.


Zaydan mengangguk, lalu merah tangan Irma untuk di genggam nya.


—Klek..


Kedua nya keluar bersamaan.


"Sri..Siti! saya keluar dulu sebentar yah, titip toko dan ambil bonus kalian seperti biasa nanti oke!"Irma pun kembali berjalan seteh Siti dan Sri mengangguk bersamaan.


"Nur..Fina! jaga toko yah? saya keluar dulu sebentar."Zaydan dan Irma pun terus berjalan ke arah luar.


"Uhuy ada yang udah go publik nih!"Fina pun terus tersenyum ke arah dua sejoli yang sedang berjalan menuju parkiran mobil.


"Kamana hey!!"Zaydan berteriak kepada Irma yang akan memasuki mobil nya.


"Naik mobil."Sahut nya singkat.


"Ngapain naik mobil kamu, naik mobil abang aku aja dulu! mobil aku nya masih dalam masa perbaikan!"Cicit Zaydan.


Irma mengangguk, lalu masuk ke dalam mobil Pajero hitam yang Zaydan bawa.


...Bersambung......


...JANGAN LUPA! FOLLOW, LIKE, VOTE, KOMEN DAN SHARE YA😊😊🙏...


...


__ADS_1


...


__ADS_2