Happily Ever After

Happily Ever After
Bergadang.


__ADS_3

🌺


🌺


"Sayang,..kamu boleh tidur! Zayn biar aku yang jaga."Kata Zaydan kepada Irma.


Wanita yang sedang duduk sambil memangku bayi kecil nya itu hanya melihat ke arah putra kecil nya Zayn, kemudian menggeleng kan kepala nya dan tersenyum sama ke arah suaminya itu.


"Tidur saja dulu, nanti kamu sakit kalo terus-terusan seperti ini!"Zaydan berujar dengan mata yang menatap Irma penuh rasa khawatir.


"Nanti Zayn nya bangun lagi."Jelas Irma pelan.


"Tidak apa-apa, biar Baba yang gendong."Sahut Zaydan.


"Tidak usah, ujung-ujung nya dia tidak berhenti menangis juga."Irma tersenyum.


Zaydan menghele nafas nya pelan, kemudian merangsek lebih mendekat ke arah istrinya.


"Kenapa sekarang Zayn jadi rewel, padahal awal nya tidak, dia selalu tertidur pulas bahkan malam sekalipun."Tutur Zaydan dengan jemari yang mengusap pipi anak nya lembut.


"Nggak tahu, mungkin memang lagi pengen manja sama Bubu dan Baba nya."Sergah Irma pelan kemudian mencium pipi Zayn.


Pria itu mengangguk, tidak ada lagi yang bisa di lakukan nya, selain menemani Irma sampai Zayn benar-benar terlelap dan bisa di tidur kan di dalan box bayi.


Sudah beberapa kali kedua nya berusaha membuat Zayn tertidur, namun akhir nya si kecil Zayn tidak pernah mau turun dari pangkuan sang ibu.

__ADS_1


Bayi kecil itu selalu menjerit dan mengais bahkan ketika dia di tidur kan di atas tempat tidur bersama orang tua nya.


"Baba kalo mau tidur, tidur saja. Zayn sama Bubu, besok kan harus periksain Ruko sama Toko."Ucap Irma sambil mengusap kepala Zaydan.


"Kita tidur bareng.Coba sekarang di boboin, siapa tau Zayn udah pules."Titah Zaydan.


"Aku takut dia bangun lagi, sudah tiga kali seperti itu bukan?!"Cicit Irma.


"Jadi?"Tanya Zaydan.


"Biarkan Zayn seperti ini."Irma menundukan pandangan nya, menatap bayi yang sedang tertidur pulas dalam panguan hangat nya."Mungkin lagi pengen di gendong aja."Ucap nga kembali.


–Cup..


"Bobo yah, kasian Bubu mau bobo loh nak."Ucap Zaydan sambil berbisik tepat di telinga Zayn.


"Sayang,...nanti bangun!"Cicit Irma.


"Shuuutt,..jangan berisik!"Ucap nya dengan suara pelan, lalu membawa Zayn menuju baby box.


Senyum Irma mengembang, ketika suaminya kembali ke arah tempat tidur dengan raut wajah yang berbinar, ketika ia berhasil membuat Zayn tidak terbangun lagi seperti sebelum-sebelum nya.


"Ayo tidur, masih jam dua pagi."Titah nya sambil membawa selimut untuk menutupi tubuh mereka.


Irma mengangguk, lalu merangsek lebih dekat dan memeluk tubuh Zaydan erat.

__ADS_1


–Cup..


Lagi-lagi Zaydan mencium pucuk kepala Irma, mengusap nya lembut dengan bibir yang terus mengulum senyum.


"Aku sayang kamu."Kata Irma.


"Aku juga sayang kamu."Sahut Zaydan."Terimakasih sudah memberi ke bahagiaan yang tiadatara ini Bubu."Jelas nya setengah berbisik.


Pandangan Irma pun mendongkak, menatap wajah tampan yang sedang mendekap tubuh nya erat.


–Cup..


Irma mencium bibir Zaydan.


"Terimakasih sudah bersedia bangun malam hanya untuk menemani istrimu ini."Tukas nya seraya tersenyum manis.


"Zayn anak kita,...jadi kita urus dia sama-sama.Tidak ada alasan untuk terus terlelap sementara istri dan putra ku terjaga semalaman."Zaydan berujar.


"Tidur! sebelum Zayn bangun lagi untuk meminta mimi susu nya."Zaydan mengerat kan dekapan nya, sambil terus mengusap punggung Irma lembut.


Zaydan pun memejam kan mata nya perlahan, sampai pergerakan tangan nya terhenti ketika ia pun ikut terlelap bersama wanita yang sangat di cintai nya setelah Aisyah, seorang wanita yang melahir kan nya ke dunia ini.


...Bersambung.....


...Jangan lupa like, vote, dan komen nya readers ku sayang....

__ADS_1


__ADS_2