
"Om Tian selamat siang!" sapa Gea.
Christian dan tamunya yang sedang meeting di ruangannya menoleh ke arah suara .
Gea yang menyadari bahwa dirinya telah bertindak tidak sopan masuk keruangan Christian tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Lantas memutuskan pergi dan tidak menggangu Christian terlebih dahulu.
"Maaf ..." ucap Gra saat menyadari ia telah lancang dan tidak sopan.
Gea mengomeli dirinya sendiri atas kecerobohanya hari ini.
"Kalau mama tahu habislah aku. Pasti mama tidak akan mengijinkan aku ikut ke Sanggar lagi." batin Gea.
Gea berjalan lesu menuju ke kamarnya.
"Gea kamu kenapa?" tanya Rianti yang kebetulan berpapasan dengan Rianti
"Eh kak Rianti ...kak boleh tahu tidak tamu yang ada di ruangannya om Tian itu siapa?" tanya Gea penasaran.
Rianti melihat sekilas ke arah ruangan bosnya itu
'Oh itu.... investor baru untuk memperluas sanggar ini." jelas Rianti.
Gea langsung menepuk keningnya.
"Terima kasih kak!" Lalu Gea berlari menuju kamarnya.
"Kak Gea sudah pulang! Main yuk kak di paygon!" ajak Dante .
"Sebentar Dante kakak lagi sibuk.Dante main disini dulu ya " ucap Gea pada Dante sambil memeluk dan mencium adiknya.
Dante pun menurut apa kata kakaknya. Ia melanjutkan permainan mobil-mobilan nya di kamar.
Gea merasa tidak nyaman ada perasaan takut dan cemas di hatinya saat ini
'Hmm mama pasti marah deh kalau tahu aku tadi lancang langsung masuk ke ruangan Om christian tanpa lapor dulu pada kak Rianti." gumam Gea.
Tok...tok tok " suara pintu kamar Gea diketuk.
Jantung Gea berdetak cepat..
__ADS_1
"Gea...kamu di dalam nak?" kemudian pintu pun dibuka lalu masuklah Melati.
"Gea kamu sudah pulang? Kok tidak beri salam ke mama?' tanya Melati heran.
Gea semakin ketakutan tapi ia berusaha tetap tenang dihadapan mamanya.
"Gea ..ada apa?" tanya Melati.yang merasa aneh dengan sikap Gea.
"Ehmm enggak ada apa-apa kok?" sahut Gea sambil tetap berusaha tersenyum manis.
"Hmm ...ada yang mencurigakan nih!" batin Melati.
Tok tok tok
"Gea ..kamu disitu sayang?" tanya Christian lalu membuka pintu kamar.
Setelah melihat ada Melati disitu dan Gea yang sedang berdiri tegang.
Christian menatap penuh arti pada mereka "Waduh telat nih Melati pasti sedang memarahi Gea." pikir Christian.
"Mel ...maafkan Gea. Aku yakin kok Gea gak sengaja dan tidak bermaksud untuk menganggu ." papar Christian.
Melati mengeryitkan keningnya lalu menatap Gea dan mendapati Gea menatap dirinya dengan sorot mata ketakutan.lalu menunduk
Gea menggeleng gelengkan kepalanya.
Christian bingung "Ada apa ini ?" tanya Christian dalam hati.
"Gea coba mama pengen tahu apa yang dimaksud om Tian.? Mama gak ngerti!" selidik Melati.
"Ehm ....anu ma!" Gea berusaha untuk meredakan perasaan takutnya dan menceritakan pada mamanya apa yang terjadi
"Mel ...sudahlah namanya juga anak kecil." jawab Christian.
Melati menatap tajam Christian.
"Gea ceritakan pada mama apa yang terjadi?" tanya Melati tegas.
Lalu Gea pun menceritakan pada Melati kejadian saat ia masuk ke ruangan Christian.
__ADS_1
"Apa?! kamu masuk ke ruangan Om Tian saat om Tian sedang rapat.?" Melati melihat ke arah Christian lalu Gea bergantian.
Christian hanya bisa tersenyum getir.
"Mel ...sudah ya Mel Jangan marahi Gea aku yakin Gea gak sengaja kok!"pembelaan Christian pada Gea
'Ini nih yang bikin Gea bertindak semau gue " sahut Melati sambil melirik anak sulungnya itu
"Ma maafin Gea ya Gea janji gak akan bikin Mama sedih dan kecewa lagi.." pinta Gea.
Melati menatap kecewa pada Gea.
",Janji tidak akan diulangi lagi?" tanya Melati
"Janji ma;!" sahut lugas Gea.
Lalu Melati dan Gea pun berpelukkan bersama.
Christian tersenyum lega melihat Melati dan Gea saling berpelukan.
.................................
"Om....keputusan ada di tangan om Leo sendiri. Dan yuang bisa menyelamatkan Rumah tangga om ya hanya om sendiri." ucap Zelo saat melihat Leo melamun di depan kaca jendela kamar.
"Om mencintai Tante Melati kan? " tanya Zelo menyelidik
Leo hanya menarik napas dalam.
"Aku telah berlaku sangat jahat pada Melati.Mana mungkin ia masih mau menerimaku kembali." tanya pesimis Leo.
"Om... tidak ada yang tidak mungkin apalagi diantara kalian berdua sudah ada pemersatu hubungan om dan Tante ." sahut Zelo.
"Rebut kembali Tante om. Bikin ia percaya kalau yang kemarin itu bukan om. Semua kelakuan jahat Om semata-mata hanyalah untuk menyelamatkan kakek." Zelo memberi semangat pada Leo
Kembali Leo menarik napas dalam-dalam. Berusaha mengumpulkan kekuatannya untuk mengakui semuanya pada Melati. Bahwa semua ini terjadi karena dirinya dibawah ancaman seseorang.
.........................
Hai hai tidak terasa kita sudah lalui lebih dari dua puluh episode
__ADS_1
Jangan lupa bila suka cerita ini tinggalkan jejak kalian like , komen dan fav ya....serta hadiah-hadiah lainnya. dukungan kalian semua sangat berguna untuk kelangsungan cerita Melati.
Terima kasih 🙏