Haruskah Ganti Suami

Haruskah Ganti Suami
Keputusan bulat


__ADS_3

Selama perjalanan pulang Zelo hanya diam seribu bahasa.


Sedangkan Leo ngomel-ngomel tak berarti dan keluarlah segala sumpah serapah dari mulutnya.


Leo terus menyumpahi dan menyalahkan Velly dan Christian.


"Ini semua pasti karena hasutan Velly dan si perebut istri orang itu dasar manusia-manusia iblis." gerutu Leo.


"Mereka memang sengaja bersengkongkol ingin memisahkan aku dengan Melati.Sejak awal mereka memang tidak menyukaiku." sungut Leo sambil menghabiskan sebatang rokoknya.


Zelo hanya terdiam. Dia sangat kecewa terhadap pamannya. Ternyata selama ini telah membohongi dirinya. Ia bilang ia yang terzolimi ternyata justru dialah sumber dan bahkan akar permasalahannya.


Zelo merasa malu ternyata selama ini ia membela orang yang salah. Leo berhasil memanipulatif dirinya. Dengan memposisikan bahwa dia lah yang tersakiti. Semua hanyalah kesalahpahaman semata ternyata banyak luka dan trauma yang disebabkan oleh Leo sendiri pada keluarga kecilnya.


Yang lebih mengiris hati Zelo bahkan kedua anak Leo tidak ada satupun yang menyanyangi atau merindukan kehadiran ayahnya.


"Aku harus segera menemui Tante Melati dan bertanya langsung sebenarnya apa yang terjadi dalam pernikahan mereka." gumam Zelo dalam hati.


"Tidak mungkin kalau tidak ada sesuatu hal yang parah sampai kedua anak mereka pun menganggap ayahnya sebagai musuh dan selalu ketakutan dan bahkan seringkali bersembunyi di balik punggung mamanya, Velly terkadang Tian." pikir Zelo.


Leo tiba-tiba merasa aneh kenapa Keponakannya dari tadi hanya diam. Tidak seperti biasa kalau dia ngoceh Zelo selalu berusaha mendinginkan hatinya tetapi sekarang Leo melirik Zelo yang hanya diam dan fokus mengendarai mobilnya.


"Heii ... kok diam sih. Kamu tidak prihatin dengan keadaan pamanmu ini. Yang selalu dizolimi tidak adil." ucap Leo.


ciiitttt .....

__ADS_1


Bunyi roda mobil yang bergesekan mendadak dengan aspal jalanan.


Zelo sengaja mengerem mendadak karena sudah muak dan bosan dengan keluhan Leo yang tidak mendasar.


"Kejadian tadi tidak akan pernah terjadi seandainya pamannya tidak berlaku bar-bar pada Christian."batin Zelo mulai kesal dengan kelakuan pamannya.


"Hei kok diam sih??"


"Kamu kesambet ya?" celetuk Leo ngasal.


"Om tuh yang kesambet. Jadi tidak bisa membedakan mana yang terzolimi dan yang menzolimi." jawab ketus Zelo.


Leo mengerutkan keningnya menatap heran Zelo.


"Yang aneh tuh om Leo.Selalu saja cari gara-gara.' ucap kesal Zelo merasa tertipu.


"Kok om jadi yang salah? Om diceraikan lho bukan om yang menuntut cerai? Gila gak tuh!" Leo masih berusaha memegang pendiriannya bahwa dia tidak salah.


Zelo melirik ke arah pamannya sinis. " Oh my God om... bisa ya berpikir seperti itu." Zelo menepuk keningnya .


"Kita sudah sampai om!" Tanpa menunggu jawaban Leo. Zelo langsung turun dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah tanpa menoleh sedikitpun.


Leo yang dari tadi mengamati sikap Zelo hanya menggeleng gelengkan kepalanya. "Dasar anak muda jaman sekarang."


...................................................

__ADS_1


Melati terlihat melamun di depan jendela kamarnya.


Hari ini ia mengalami dua kejadian Yang sangat bertolak belakang.


Di satu sisi Christian berhasil membuat dirinya bahagia.Tarian yang ia tampilkan bersama tadi mendapat dukungan yang sangat banyak tampilan mereka berhasil menghipnotis ratusan pasang mata.Padahal penampilan mereka tanpa latihan terlebih dahulu. Bangga dan bahagia bisa menari di hadapan orang banyak dan mampu membuat orang yang menontonnya terpukau.


Tetapi kebahagiaan itu tiba-tiba sirna karena kelakuan bar bar Leo. Melati merasa sangat bersalah pada Christian gara- gara dirinya Tian jadi ikut terseret dalam runyamnya kehidupan rumah tangganya.


Kehidupan rumah tangga yang sama sekali tidak sehat dan sudah diujung tanduk perpisahan. Dan sepertinya hari ini adalah puncak dari segala kekesalan dan kekecewaan Melati menghadapi sikap Leo.


Dan bercerai adalah jalan keluar terbaik untuk mengakhiri semua kekacauan, kekecewaan dan kepahitan hidup bersama Leo.


Terutama menyelamatkan anak-anak dari trauma yang makin dalam akibat perilaku kasar Leo.


Tiba-tiba Gea datang menghampiri Melati."Ma..."


Melati mendengar suara lirih Gea pun menoleh "Hai cantik .. belum tidur?"


Gea memeluk Melati hangat "Gea sayang mama"


Melati pun terharu dan memeluk Gea dengan penuh kasih sayang. "Mama juga sayang Gea" Melati dan Gea saling berpelukan memberikan dukungan, kedamaian dan kehangatan dalam kebersamaan.


....................................................


...................................................

__ADS_1


__ADS_2