Haruskah Ganti Suami

Haruskah Ganti Suami
koma


__ADS_3

"Ayoo Vel antar aku sekarang juga! " rengek Melati dengan raut wajah tegang, cemas dan panik.


"Iya ya...tapi kemana?" tanya Velly kebingungan.


"Biar aku saja yang antar Velly. kamu temani anak-anak ya!" sahut Christian.


"Ayo Tian cepat,!" Melati meraih tangan Christian dan menariknya keluar.


"Iya bentar." Christian pun mengikuti langkah Melati menuju mobilnya tanpa ada perlawanan apapun.


"Okay kita kemana sekarang?" tanya Christian setelah berada di belakang kemudi.


"Ke Rumah Sakit.!" jawab singkat Melati.


"Rumah Sakit,? Siapa yang sakit Mel? Kamu gak apa-apa kan?" Christian spontan meletakkan punggung tangannya di kening Melati.


"Aku gak apa-apa Tian." Melati berusaha untuk meyakinkan Christian.


"Lantas ada apa atau Siapa yang di Rumah Sakit? tanya Christian antara penasaran dan lega ternyata bukan Melati yang sakit.


"Hmm..."


"Ada apa Mel ? Siapa yang sakit?" Christian kembali bertanya.


"Leo" jawab datar Melati.


Mendengar nama Leo disebut, hati Christian terasa tertancap pedang yang sangat tajam.


Ada rasa perih yang menyayat hati. Entah darimana datangnya tiba-tiba mata Christian terasa berembun.


Setelah menarik napas dalam. Perlahan Christian pun mulai melajukan mobilnya.


"Rumah Sakit Daerah Tian! Kamu tahu kan?. " jelas Melati.


Christian hanya mengangguk tanpa berkata sepatah katapun.


Christian berusaha menahan segala emosi yang sedang bergejolak di hatinya.


Ada perasaan marah, kesal, sedih bercampur aduk dalam hatinya.


Melati yang bisa merasakan perubahan sikap Christian hanya bisa diam membisu.


............................

__ADS_1


"Hmm ada apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa wajah Melati tadi berubah menjadi tegang, cemas dan panik?" tanya hati Velly penasaran.


"Apa aku telepon Christian saja untuk menanyakan apa yang terjadi?" pikir Velly.


"Tante Velly .... mama kemana?" tanya Gea.


"Mama...ehmm pergi dengan om Christian." sahut Velly singkat.


"Ha?? Kok Gea gak diajak sih??'protes Gea .


"Ada urusan mendadak" jawab Velly


"Bagaimana kalau kita ke gerai ice cream di dekat taman mau?" tanya Velly .


"Mauu Tante! " seru Gea kegirangan.


"Dante mauuu !" seru Dante tidak ketinggalan.


"Okay yuk kita berangkat sekarang." ajak Velly.


"Asyikkk ice cream! Makasih ya Tante Velly." seru kegirangan Gea dan Dante sambil melompat dan berputar-putar.


"Yu kita berangkat!' ajak Velly.


...........................................


Di koridor depan ruang operasi terlihat Zelo yang mondar-mandir kebingungan dan cemas memikirkan kondisi pamannya.


Tidak lama kemudian terlihat Melati setengah berlari mencari ruang Operasi.


"Tante Mel!" panggil Zelo saat melihat Melati kebingungan mencari ruang operasi.


"Hai Zelo !" Melati pun berlari menghampiri Zelo.


"Tante Mel makasih ya sudah datang" ucap Zelo lirih


"Om Leo...masih koma" Isak tangis Zelo terdengar di seluruh sudut ruangan itu.


Melati memeluk Zelo untuk menguatkannya.


"Sabar ya Zelo, Leo itu kuat. Dia pasti baik-baik saja kok. Percaya Tante." hibur Melati.


"Leo koma kenapa?" tanya Christian penasaran apa yang menyebabkan orang jahat itu bisa koma

__ADS_1


Zelo yang mendengar suara Christian pun langsung mendongak dan melepaskan diri dari pelukan Melati.


"Kamu?!" sorot mata Zelo menunjukan ketidaksukaannya dengan kehadiran Christian.


"Paman kecelakaan. Pasti kamu senang dan bersorak bahagia .Itu kan isi dari doa kamu?" sindir Zelo pada Christian.


Christian perlahan mengepalkan tangannya Emosinya sudah mulai sedikit terusik.


Kalau saja disitu tidak ada Melati mungkin dia sudah menampar bocah tengil ini yang dari kemarin sok merasa paling benar dan bisa menyelesaikan semua dengan baik


"Yuk Tian kita kesana bentar yuk!" ajak Melati mencoba mendinginkan suasana yang mulai memanas.


Zelo terus memandang sinis dan tidak suka pada Christian.


Bagi diri Zelo, Christian adalah seorang Pencuri yang sedang menganalisa keadaan .


Bila keadaan lengah ia siap mencuri yang bukan haknya


"Keluarga bapak Leo ?! panggil suster.


"Iya sus. Saya!" sahut Mita dan Zelo bersamaan.


..........................


yuk ikuti terus kisah Melati. Jangan lupa tinggalkan jejak tap fav like dan komen


Sambil menunggu up kalian bisa mampir ke karya teman aku


Janji hati Raditya dan Andhini, sampai pada kebahagiaan pernikahan, paska Andhini di wisuda mereka melangsungkan pernikahan mewah yang di cita-citakan.


Berjalannya waktu tak ada yang lain selain kebahagiaan dan kedua orangtua mereka yang bangga dengan keharmonisan rumah tangga anaknya, Tahun berganti, Andhini mulai gelisah dengan keadaan dirinya yang belum menunjukkan adanya perubahan di tubuhnya, Andhini menginginkan anak dan semua itu membuatnya begitu cemas hingga jatuh sakit.


Dalam keadaan sakit Andhini dirawat seorang perawat yang di ambil dari yayasan yatim-piatu bernama Karina. Dari kedekatan mereka timbul niat Andhini menjodohkan suaminya dengan Karina, dan menghasilkan satu kesepakatan diatas kertas.


Terkadang cinta memang tak ada logika, sanggup melawan arus dan menerjang rintangan apapun, apalah artinya kekayaan kalau tak memberinya kenyaman.


Apa Karina juga mau menerima tawaran untuk mengubah kehidupannya?


~ Andhini : 'terkadang atas nama cinta seseorang harus rela berkorban, walaupun itu sesuatu yang sangat dicintainya.'


~ Raditya : sanggupkah aku menjalani apa yang diminta istri tercintanya? walaupun itu di luar kewajaran.'


__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2