
Setelah Gea tertidur pulas. Christian membetulkan letak selimut Gea.Lalu mencium keningnya."Selamat tidur cantik .Mimpi yang indah ya." bisik Christian.
"Terima kasih Tian sudah menenangkan dan menidurkan Gea." ucap Melati yang baru saja menyadari betapa baik dan positif nya kehadiran Christian dalan kehidupan anak-anak nya.
"Sama-sama. Aku balik dulu ya" Lalu Christian pun berlalu.
Melatipun mengantar Christian sampai keluar ruangan."Sudah Mel. Sampai sini saja. Kamu jaga Dante dan Gea . Besok aku usahakan kesini lagi." Christiani pun menepuk bahu Cinta.lalu pergi.Menghilang dibalik tikungan .
"Hmm bagaimana masih belum bisa lihat ketulusan Christian?" sambut Velly saat Melati masuk ke ruangan kembali.
"Vell.... hmm tidak semudah itu"
"Apa?? Tidak semudah itu maksud kamu?Lebih mudah memaafkan orang yang jelas-jelas menyakiti dirimu menginjak harga dirimu bahkan menghancurkan kamu serta membuat kedua anak kamu trauma daripada membuka hati pada seseorang yang jelas-jelas tulus dan dekat dengan kedua anak kamu.? Begitu maksud kamu?" Velly kesal dan belum mengerti arah berpikir Melati.
"Ah sudahlah atur saja hidup kamu kalau kamu belum bisa mengambil keputusan yang benar belum bisa melihat kebaikan karena terlalu banyak kejahatan disekitar. Pesan aku cuman satu jangan korbankan anak-anak.Mereka berhak mendapatkan yang terbaik dan kebahagiaan yang sesungguhnya." Velly menghampiri Gea lalu mencium kening Gea lalu berganti menghampiri Dante membelai sejenak lalu mencium kembali kening Dante..
"Aku hanya berharap kamu bisa berpikir yang benar demi masa depan dan kesehatan mental anak-anak kamu.Untuk apa mengharapkan sandal yang sudah putus dan terasa tidak nyaman di kaki bahkan melukai bila ada sepatu yang lebih nyaman untuk menemanimu berjalan sepanjang hari .Pikirkan itu !" Saran Velly lalu pamit pada Melati dan menghilang di balik pintu.
Velly sengaja pamit dan pulang.Padahal sebenarnya ia ingin menemani mereka. Velly ingin memberi ruang untuk sahabat itu berpikir jernih. Mana mungkin ia tidak bisa melihat sebuah berlian indah diantara sampah busuk yang menyelimutinya selama ini .
Tiba-tiba matanya tertuju pada keributan kecil di parkiran.
__ADS_1
"Bukannya itu Christian dan sial! Itu Leo." gumam Velly lalu berlari ke arah Christian yang terjatuh akibat hantaman tiba-tiba yang ditujukan padanya saat ia membuka pintu mobil hendak pulang
Zelo terlihat mencoba melerai kemarahan dan kecemburuan Pamannya. Zelo sudah sejak tadi berusaha meredam kemarahan pamannya tetapi akhirnya kemarahan itu terlampiaskan juga saat melihat Christian berjalan ke mobil nya hendak pulang. Leo langsung menghantam Christian tanpa permisi membuat Christian langsung terhuyung ke belakang karena tidak mengetahui tiba-tiba datang hantaman keras di wajahnya.
Hantaman keras yang datang tiba-tiba itu cukup membuat Christian kaget dan langsung terjatuh ke belakang.
Velly yang melihat kejadian sesaat yang cukup mengagetkan itu langsung menghampiri Christian..
"Tian!' teriak Velly berbarengan dengan teriakan Zelo "Paman hentikan!".
"Tian ...Tian.... kamu gak apa-apa kan?" khawatir Velly melihatnya dari sudut bibir Christian darah segar mengalir karena sobek .
Zelo mencoba menahan tubuh Leo yang terus ingin maju dan memberi hantaman lagi pada Christian. "Cukup paman ! Cukup!" serunya
"Gila kamu Leo! Ada apa sih sebenarnya dengan isi kepala kamu kalau gak berantem ,mabok dan . menghambur-hamburkan uang oh iya menghancurkan perasaan perempuan juga! Hanya itu keahlian kamu rupanya " sindir Velly.
"Bisa gak sih kamu berhenti dari semua sifat tak berguna kamu itu !" omel Velly.
"Zelo cepat bawa pergi paman kamu ini sejauh-jauhnya dari Melati dan anak-anaknya.Aku gak mau melihatnya ia menyakiti Melati dan orang - orang baik disekitarnya." perintah Velly yang sudah lelah menghadapi kegilaan Leo yang selalu bersikap menghancurkan tersebut.
"Vell sudahlah !" sahut Christian.
__ADS_1
Velly langsung membantu Tian berdiri dan membersihkan lukanya .
"Yuk kita ke kamar Gea dulu Kita bersihkan luka kamu dulu baru kamu pulang." ajak Velly.
"Thanks Vel!" Christian langsung mencoba berjalan sambil dituntun oleh Velly.
..................................
Sambil menunggu up kalian bisa juga mampir ke karya teman aku
Cherry Jovanka Emilia gadis berseragam abu-abu yang ceria memiliki sahabat bernama Neva Aurelia Hadinata dan Steve Roger Timothy.
Persahabatan mereka terbilang sangat unik karena tidak ada hari-hari tanpa ulah yang menjengkelkan dari tingkah mereka.
Steve sendiri sudah memiliki perasaan kepada Cherry sejak mereka duduk di bangku sekolah SD. Cherry, Neva dan Steve mereka merupakan sahabat sejak kecil. Sekolah merekapun selalu bersama.
Sampai suatu hari Cherry memiliki problem tak bisa membayar uang Sekolah di karenakan Ibunya sakit-sakitan. Ayah Cherry sendiri sudah meninggal dunia sejak dirinya berusia 7 Tahun.
Neva yang iba kepadanya, meminta tolong kepada Kakaknya bernama Lucas Zander Hadinata seorang CEO di perusahaan Axosha Jewelry. Perusahaan di bidang perhiasan ini terbilang perusahaan terbesar di dunia. Lucas sendiri adalah seorang pengusaha muda yang sangat sukses di seluruh dunia. Berbanding terbalik dengan persoalan cinta, yang dia tahu cinta itu hanya sekedar bersama tanpa ada embel-embel perasaan.
Sampai suatu ketika dia harus di pertemukan Tuhan dengan gadis muda putih Abu-Abu yang akan menjungkir balikkan kehidupannya kelak.
__ADS_1
Bagaimana kisah mereka selanjutnya?