
Maaf yaa semua reader setia Melati author dua hari kemarin tepar jadinya gak sempat nulis kisah Melati selanjutnya 🙏🙏 Yuk sekarang kita ikuti kisah Melati selanjutnya . Cekidot!!
................🌹🌹🌹🌹.................
Beberapa Minggu terakhir ini Melati dan Velly terlihat keluar masuk pengadilan negeri untuk mengurus segala kelengkapan pengurusan akta cerai.
Walaupun Leo tidak menyetujui niat Melati untuk bercerai.Tetapi Melati tetap dengan tekadnya itu
Sudah tidak ada lagi yang ditunggu dan diharapkan lagi dengan kehidupan rumah tangganya yang sangat sangat tidak sehat.
Sudah hampir enam tahun mereka pisah ranjang bahkan sudah tidak seatap lagi. Rumah tangga apa bila semuanya mereka lakukan sendiri-sendiri.Sudah saatnya Melati hidup normal kembali menikmati hidup sesungguhnya.
Kebahagiaan serta kesehatan mental anak-anaknya lah saat ini yang menjadi prioritas utama Melati.
Cukup sudah perasaan ketakutan dan tidak nyaman yang anaknya rasakan setiap kali melihat Leo.
Semua ketidaknyamanan serta kepahitan hidup bersama Leo sudah saatnya diakhiri.
"Mel kamu sudah yakin kan mengambil langkah ini?" selidik Velly tentang kebulatan tekad sahabatnya itu sambil menyetir mobil.
Melati menghela napasnya untuk beberapa saat.
Belum sempat Melati menjawab pertanyaan sahabatnya. Ponsel Melati berdering dengan nyaringnya. Melatipun mencari ponselnya di dalam tasnya lalu menerimanya.
"Ya Rianti ada apa? Sebentar lagi saya sudah sampai di Sanggar kok" jawab Melati mencoba menebak maksud Rianti menelepon dirinya.
"Eh anu kak Mel... ehm"
__ADS_1
"Ada apa Rianti? Ngomong saja. Ada orang tua yang komplain tentang Sanggar kita?" tanya Melati penasaran.
"Bukan kak! Anu... Pak Tian ---"
"Tian kenapa Rianti?" Melati mulai penasaran dan gusar.
"Pak Tian mengalami kecelakaan kak! Sekarang ada di Rumah Sakit Sehat Utama" Rianti memberikan info keberadaan dan kondisi Tian saat ini. Rianti baru saja di telpon aparat polisi tentang kecelakaan yang dialami Christian.
Mobil Christian dalam keadaan setengah hancur untung saja Christian dan sopir selamat walau dalam keadaan kritis.
"Apa?!! Tian kecelakaan? Dimana? Baiklah kami akan segera kesana" sahut panik Melati
Velly yang mendengar jeritan setengah tidak percaya Melati dengan berita yang ia dapatkan dari Rianti langsung mengerem mobilnya mendadak.
"Tian kenapa Mel?" Velly mencoba meyakinkan diri dengan pendengarannya tentang kecelakaan yang menimpa Christian.
"Christian kecelakaan Vell. Tolong antar aku ke Rumah Sakit Sehat Utama ." Melati benar-benar panik memikirkan keadaan Christian yang belum jelas.Rianti hanya mendapatkan info bahwa saat ini korban kecelakaan ada di Rumah Sakit dan diharapkan keluarganya untuk dapat mendampinginya seandainya dibutuhkan persetujuan untuk melakukan operasi atau transfusi darah.
Melati juga berpesan pada Rianti agar tidak panik dan semua kegiatan Sanggar tetap berjalan seperti biasanya. Tidak perlu orang lain tahu tentang keadaan Christian.Biar urusan Christian ia dan Velly yang mengurusnya..
Melati paham sekali sifat dan kebiasaan Christian yang tidak suka urusan pribadi di campurkan dengan urusan pekerjaan.
Christian pernah berpesan apapun yang terjadi dengan diri kita jangan dikaitkan dengan urusan pekerjaan.
Melatipun akhirnya menuruti prinsip Christian saat ini walaupun hatinya sebenarnya ingin meliburkan Sanggar tetapi Melati tak ingin mengecewakan Christian.
"Sabar ya Mel aku yakin Tian baik-baik saja" hibur Velly yang sebenarnya ia sendiripun tidak terlalu yakin bila melihat foto mobil Tian yang ringsek yang dikirim oleh Rianti melalui pesan singkat.
__ADS_1
Melati saat ini hanya bisa berdoa dan berharap Tian bisa melalui semua ini dan dapat melakukan aktivitasnya kembali.
Ponsel Melati kembali berdering memecah keheningan dan lamunan Melati serta Velly.
"Mel telpon tuh " Velly mencoba mengingatkan Melati.
"Oh iya Vel thanks" Lalu Melatipun menerima telepon masuk yang tertera nama Zelo di layar ponselnya
"Hallo ada apa Zelo?" tanya Melati datar.
"Siang Tante hari ini ada waktu? Zelo ingin ketemu Tante empat mata"
"Maaf Zelo Tante gak bisa hari ini Tante mau ke Rumah Sakit" jawab Melati singkat.
Lalu Melatipun menceritakan tentang keadaan Christian.
"Om Tian kecelakaan Tante? Dimana ?" tanya Zelo.penasaran.
"Katanya di dekat jembatan layang" jawab Melati.
"Dekat Jembatan layang jalan Ir Soekarno?" tanya Zelo terlihat sedikit panik.
"Iya.Kenapa Zelo?" tanya Melati penasaran. Nada suara Zelo yang terkesan terkejut serta panik terdengar dengan sangat jelas.
Melati dan Velly pun saling berpandangan.
Tiba-tiba hubungan telepon dengan Zelo terputus.
__ADS_1
Melati mencoba untuk menghubungi Zelo kembali, tetapi hasilnya selalu operator yang menjawab telepon yang anda hubungi sedang sibuk.
....................................................