Haruskah Ganti Suami

Haruskah Ganti Suami
Tuntutan Gea.


__ADS_3

Di sebuah club malam.


Di tengah-tengah gemerlap lampu warna-warni dan remang-remang di sebuah kursi sofa terlihat seorang laki-laki sedang asyik bercumbu mesra dengan dua wanita sekaligus.


"Kemana saja sih bang kok lama gak kelihatan kan kangen" rajuk salah satu wanita bayaran itu.


Saat wanita yang satu bercumbu mesra saling me*lu**m*at wanita yang lainnya pun tak kalah asyiknya bermain dengan bagian bawah Leo yang membuat Leo menggeliat nikmat.


"Ehmm....Abang juga kangen... ahh" seru nikmat Leo.


Leo mencengkeram erat pinggiran sofa saat kedua wanita tadi membawanya terbang ke awang-awang.


"Om Leo!" teriak Zelo lalu menarik tangan Leo.


Setengah mabuk Leo terus ditarik oleh Zelo keluar dari Club dan memaksa Leo untuk masuk ke dalam mobil.


"Gila! Om benar-benar sudah gila! Bagaimana Tante mau kembali lagi kalau kelakuan om seperti ini!" Geram Zelo dengan kelakuan Leo.


"Jangan-jangan semua cerita om ke aku hanya alibi saja.Sebenarnya om Leo memang sejahat itu terhadap istrinya.Hmm,..akan ku selidiki." gumam Zelo.


..............................................


"Gea!Gea!' teriak Melati sesaat setelah turun dari mobil Velly.


Setelah memarkirkan mobilnya Velly pun mengikuti Melati.


"Sabar Mel tuh ada bel nya" tunjuk Velly.


Tubuh Melati sudah gemetar karena syok mengetahui anak sulungnya tidak ia temukan di kamarnya.


Walaupun Christian sudah menceritakan padanya kalau Gea ada bersamanya tetapi tetap saja seorang ibu bila belum benar-benar bertemu dengan anak nya secara langsung hatinya masih diliputi kecemasan dan khawatir.


Tidak lama setelah bel rumah Christian berbunyi terbuka lah pintu utama rumah Christian.

__ADS_1


Perlahan terlihat munculnya sosok mungil dari balik pintu yang mencoba mengintip keluar.


"Gea?...Gea ini mama nak!" seru Melati.


"Mama!" Gea berlari menuju halaman depan rumah Christian. Dan diikuti oleh Christian di belakang Gea.


Setelah Christian membuka pagar, Melati dan Gea pun langsung berpelukan.


"Maafkan Gea ma....Gea gak pamit mama." ucap Gea diiringi Isak tangis.


"Gea baik-baik saja kan? Mama khawatir."


"Baik ma ...Gea gak apa-apa kok kan Gea sama om Tian" jelas Gea.


"Bagaimana ceritanya kamu bisa ikut om Christian?" tanya Velly.


Gea pun tertunduk malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal."Gea ngumpet di mobil om Tian di bangku belakang." sahut Gea malu-malu.


Christian hanya tersenyum mendengar penjelasan Gea yang begitu polosnya.


Gea mengangguk pelan.


Velly dan Melati pun menarik napas dalam-dalam mendengar penjelasan Gea.


"Tadinya justru Gea mau ngumpet bareng Dante."


"Haah Dante?" seru Velly dan Melati bersamaan sambil menatap tajam ke arah Gea .


Gea hanya meringis takut sambil menggaruk kepalanya.


"Tapi Dante bobok nya pules Gea bangunin gak bisa jadi Gea ngumpet sendiri." jelas Gea begitu polosnya.


"Gea..Gea..kenapa juga kamu ngumpet di mobil Tian?" tanya Velly tak habis pikir.

__ADS_1


"Gea takut dipaksa ikut papa pulang" sahut sedih Gea sambil menundukkan kepalanya.


Melati dan Velly pun saling bertatapan.


Lalu Melati pun memeluk dan mencium Gea.


"Gea gak perlu takut kan ada mama." Melati memeluk dan membelai lembut Gea.


Melati mencoba memberi ketenangan dan keyakinan pada Gea agar tidak perlu takut dan khawatir akan papanya selama ada dirinya, Velly dan Christian yang akan selalu melindungi Gea dan Dante.


"Ma...gak bisakah mama dan om Tian menikah nya dipercepat biar papa gak ganggu kita lagi." ucap polos Gea.


Bagaikan disambar petir di siang bolong. Melati hanya bisa terdiam mendengar permintaan anak sulungnya.


Velly pun memandang prihatin pada Gea. Anak sekecil Gea sudah mengalami trauma yang begitu dalam pada sosok papa nya sendiri yang membuat ia ketakutan dan lebih memilih Tian yang mampu memberikan kenyamanan dan ketenangan batin.


"Andai Melati peka dengan keadaan mental anak-anaknya..." batin Velly.


.........................


Terima kasih sudah jadi pembaca setia kisah rumtang Melati.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


Tap like, komen dan fav


Sambil menunggu up kalian bisa mampir ke karya teman aku


harap bijak dalam memilih bacaan, terdapat adegan kekerasan, Kata-kata vulgar dan kotor


spin of novel Mr. Arogant


lanjutan dari Mr. Arogant... perjalanan kisah hidup dan cinta Alexander Yudista Miller putra sulung Xavier dan Nesa.

__ADS_1



Happy Reading


__ADS_2