Haruskah Ganti Suami

Haruskah Ganti Suami
Fakta yang ada


__ADS_3

Dengan dingin Velly menatap laki-laki muda di hadapannya. "Kamu lagi,!.ada apa?' tanya Velly ketus .


"Kenalkan nama saya Zelo.Says ingin bertemu dengan Tante Melati." jelas Zelo dengan senyum yang selalu tersungging.


Velly mengerutkan kedua alisnya kedua tangannya dilipat di depan dada.


"Ketemu Melati? Ada keperluan apa dengan Melati?" Kembali Velly bertanya ketus.


"Saya keponakannya." jawab Zelo singkat masih dengan senyum yang terukir di bibir.


"Zelo!" terdengar suara dari arah belakang Velly.


"Tante Mel!"


"Hai Vell ini Zelo keponakan Leo." jelas Melati.


Velly langsung menarik tangan Melati


"Eee...Vell ! Sebentar ya Zelo" Melati dipaksa untuk mengikuti langkah Velly.


"Vell stop! Sudah disini saja ada apa sih? Melati berusaha menghentikan langkah Velly.


"Kamu itu ya ... katanya waktu itu ingin menjauh dari Leo. Tapi sekarang kenyataannya....Setelah susah payah untuk menghindari. Lah sekarang kok malah open dengan kedatangan ponakannya." geram Velly menghadapi sikap Melati yang terkesan plin plan.


"Vell ini gak ada hubungannya dengan Leo.Ini Zelo Vel !" jelas Melati.

__ADS_1


"Okay... sekarang aku mau tanya Zelo itu keponakan siapa? hah??" tanya Velly.


"Siapa? Keponakan siapa Mel?" kembali Velly mempertegas pertanyaannya.


"Leo." jawab lirih Melati.


"Tapi dia kan gak ada hubungannya dengan Leo Vel .Dia cuman kebetulan saja takdirnya jadi keponakan nya Leo hanya itu " jelas Melati.


"Kamu salah Mel percayalah dia itu suruhannya Leo untuk mendekati dan mengambil hatimu kembali'." sahut Melati sewot


"'Itu gak benar! Zelo gak mungkin melakukan itu!" sergah Melati.


"Kenapa gak mungkin?" tanya Velly.


Melati bingung harus mengatakan apalagi. Bagaimanapun juga Velly hanya ingin melindungi dirinya hanya saja terlihat terlalu posesif bagi Melati .


Melihat Melati tetap menemui Zelo Velly pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Karena memang benar yang dibilang oleh Melati tadi Zelo samasekali belum menunjukan tanda-tanda akan mempengaruhi Melati untuk kembali pada Leo.


Akhirnya ia memutuskan untuk selalu bersama Melati dan tidak akan memberi waktu Zelo berduaan dengan Melati untuk meminimalisasi pengaruh Zelo pada Melati.


Sesampainya Melati di teras rumah Velly. Ia menjumpai Zelo tidak hanya sendiri menunggunya tetapi ada Christian juga yang sedang menunggu di teras.


"Tian?" seru kompak Melati dan Velly saat melihat ada Christian disana.


"Hai...!" jawab singkat Christian.

__ADS_1


"Anak-anak sudah tidur Mel?" tanya Christian sambil memberikan dua bingkisan.


Melati mengangguk. "Ini apaan Tian?" tanya Melati saat menerima bingkisan dari Christian.


"Buat Gea dan Dante ."


"Duh sudah Tian stop. Jangan manjakan mereka, ntar suatu saat klo anak-anak terbiasa punya mainan bagus terus minta padaku akunya repot." balas Melati .


"Kan ada papa nya Tante kenapa harus bingung? Ngomong saja ke om Leo aku yakin om Leo akan membelikannya. " ucap Zelo.


"Apa?! gak salah dengar nih?" sahut Velly keki sambil memandang sebelah mata Zelo.


"Vell! " Melati berusaha memberi kode pada Velly untuk tidak memperpanjang dan memperkeruh keadaan.


"Kamu keponakannya Leo?" tanya Christian.


"Sudah benar-benar tahu sifat dan karakter om kamu itu? Dan apa saja yang telah Om kamu lakukan pada istri dan anak-anaknya. Kalau sudah ngerti dan paham aku yakin kamu tidak akan membelanya " ucap dingin Christian.


"Memangnya om saya melakukan apa hingga kalian semua jahat pada om Leo." sahut Zelo gak mau kalah


"Jahat kamu bilang? Kami jahat ? Lebih jahat mana dengan yang telah Om tercinta mu itu lakukan pada anak istrinya. Kalau mau lebih jelas tanya langsung saja dengan istrinya. Perbuatan apa saja yang telah om tercintamu itu lakukan hingga tantemu ini harus mengungsi dan kami lindungi." jelas Velly


Zelo menatap dalam kedua mata Melati berusaha mencari jawaban yang sesungguhnya.


....................................

__ADS_1


ikuti kisah selanjutnya.


__ADS_2