Haruskah Ganti Suami

Haruskah Ganti Suami
Hero


__ADS_3

Hari ini hari Minggu Melati telah berjanji pada Gea dan Dante untuk mengajak mereka jalan-jalan ke Mall.


"Yuk maa sudah hampir jam sepuluh nih Mall nya pasti sudah buka" rengek Gea tidak sabar


"Maa nanti Dante mau beli mainan boleh?" tanya Dante.


"Iya sayang.... nih lagi siap-siap" sambil cubit pipi Gea.


"Boleh sayang, mau beli mainan apa? Tapi gak boleh yang mahal-mahal ya!" cubit pipi Dante.


"Sabar ya tunggu taxi online nya datang." Lalu Melatipun melanjutkan kesibukannya sebentar.


Tidak lama kemudian...


"Bu Melati, taxi nya sudah datang." Bi Tari memberitahu tentang kedatangan Taxi yang mereka pesan.


"Yeahhh !! Yuk Dante mobilnya sudah datang.!" ajak Gea sambil melompat-lompat bersama Dante dengan gembira.


"Ma... Gea sama Dante masuk ke dalam taxi dulu ya. Ntar mama nyusul." ijin Gea.


"Eits....jangan Sayang, tunggu ya .Nanti kalau dibawa kabur supirnya bagaimana? Mama bakalan sedih " jelas Melati.


"Baiklah ma. Kami akan tunggu mama.!" ucap Gea sambil tersenyum.


Setelah semua siap berangkatlah mereka bertiga ke Mall favorit mereka.


Dalam perjalanan menuju Mall Gea tiba-tiba teringat sesuatu.


"Tante Velly gak ikut ma?" tanya Gea cemas.


Gea ingat pesan Christian bahwa jangan biarkan mamanya pergi sendirian kecuali bila bersama Velly atau Christian.


Gea yang tadinya sangat bersemangat tiba-tiba berubah murung Entah kenapa perasaannya jadi tidak enak.


"Yuk Gea sudah sampai.Tuh Mall nya..Bantu mama pegang Dante dulu ya...mama mau bayar" Melati mengambil beberapa uang ribuan lalu menyodorkannya pada bapak sopir.


Setelah lelah berputar-putar naik turun Mall. Akhirnya Melati memutuskan untuk makan siang dulu di food court. Tetapi Dante ingin bermain di Kid Zone terlebih dahulu. Maka terjadilah sedikit perdebatan antara Melati dan Dante.


..............................


Tidak jauh dari tempat Melati.Terlihat dua orang laki-laki yang sedang menikmati makan siangnya.Dan tiba-tiba salah satu dari laki-laki itu berdiri.Menggosok gosok matanya lalu meninggalkan kursi tempat ia duduk tadi.


"Om.. mau kemana?" kebingungan Zelo dengan langkah cepat pamannya yang meninggalkan tempat dengan tiba-tiba disaat menikmati makan siang.


Zelo pun akhirnya mengikuti langkah cepat pamannya.

__ADS_1


"Om Leo!.. tunggu!" teriak Zelo sambil berusaha menyusul pamannya.


Dengan tergesa-gesa Leo menghampiri Melati.


"Mel!" Leo menyentuh pundak Melati.


Melatipun menoleh dan betapa terkejutnya dirinya saat mengetahui bahwa Leo sudah berdiri dibelakangnya.


Bukan hanya Melati yang terkejut Gea pun terkejut saat mengetahui papanya saat ini berdiri dihadapannya. Dengan spontan Gea menarik tangan mamanya dan menggenggamnya erat.


Jantung Gea berdetak tak beraturan ia sangat takut papanya akan menghukum mamanya seperti yang lalu -lalu.


"Ma .." ucap lirih Gea ketakutan.


"Jaga Dante sayang .." bisik Melati


Zelo yang melihat wajah-wajah tegang dan terbalut rasa takut dengan kehadiran Leo membuatnya berinisiatif untuk memperkenalkan diri.


"Selamat siang ..Tante Melati masih ingat saya kan?" tanya Zelo membuka percakapan.


Melati mengerutkan kedua alisnya. Berusaha untuk mengingat siapa lelaki muda yang ada dihadapannya ini


"Saya Zelo Tante keponakan Om Leo" jelas Zelo.


"Ohh yaaa Zelo kamu kan pagar bagus ..."


Melati tertunduk lesu.Pernikahan itu ... Pernikahan yang ia kira dulu, akan membawa kebahagiaan dalam hidupnya.Ternyata justru mendatangkan malapetaka dan masalah baru dalam hidupnya.


Diam-diam tanpa sepengetahuan Melati. Gea mengambil ponsel Melati dari dalam tas .Lalu saat mamanya sibuk berbincang dengan Zelo yang samasekali Gea tidak mengenalnya, Gea menghubungi Velly tetapi nomer yang dihubunginya tidak meresponnya sama sekali.


Lalu Gea pun mencari nomer ponsel Christian dan menghubunginya. Kemudian Gea menceritakan dengan cepat pada Christian bahwa saat ini ia bertemu papanya dan temannya di Mall.


Gea juga menyampaikan rasa takutnya bila papanya akan menghukum mamanya seperti dulu lagi.Gea pun sudah menyampaikan bahwa ia sudah berusaha menghubungi Velly tapi Velly tidak dapat dihubungi.


Mendengar laporan Gea Christian pun langsung mencoba menghubungi Velly. Dan benar kata Gea Velly tidak dapat dihubungi kemudian Christian pun meninggalkan pesan suara pada Velly. lalu bergegas menyusul Gea ke Mall


Dengan kecepatan yang lumayan tinggi Christian mengendarai mobilnya menuju ke Mall yang telah diberitahukan Gea alamatnya.


...........................................


"Tante Mel .... Om Leo ingin menyampaikan sesuatu pada Tante. Saya mohon Tante jangan salah sangka dulu." jelas Zelo.


"Gea....itu Gea Mel?" tunjuk Leo.


Melati mengangguk sambil melangkah mundur dua langkah menjaga jarak agar Leo tidak mendekati anak-anaknya.

__ADS_1


"Gea ...ini papa masih ingat kan? Kamu sudah besar sekarang nak" sapa Leo


"Ma...ayo! Dante mau main!" rengek Dante yang langsung dicegah oleh Gea saat ingin melangkah maju.


"Dante?...Ini Dante? Kamu sudah besar nak. Ini papa sayang... terakhir kita bertemu Dante masih bayi !" ucap Leo berkaca-kaca.


Ternyata terlalu banyak peristiwa dan masa yang telah ia lewati bersama anak dan istrinya.


"Mel... maafkan aku!' ucap lirih Leo sambil mendekat ke arah Melati.


Dengan perasan bimbang dan sisa trauma yang ia alami. Melatipun kembali melangkah mundur.


"Mel!!" teriak panik Christian dari kejauhan.


Christian melihat dari kejauhan Leo berusaha untuk mendekati Melati dan anak-anaknya.


Naluri lelakinya untuk melindungi orang-orang yang ia kasihi muncul secara alami. Yang membuatnya mampu berlari kencang.


Sesampainya di tempat Melati ia pun langsung menggendong Gea dan Dante serta berdiri tepat di depan Melati bagaikan seorang Bodyguard yang siap melindungi orang-orang yang ia sayangi.


"Jangan ganggu mereka!" ucap Christian serius


"Siapa kamu?" tanya Zelo yang sedikit terkejut dengan aksi heroik Christian.


'Tidak penting siapa aku. Tolong jangan lagi sakiti dan ganggu mereka lagi. Biarkan mereka bahagia tanpa ada trauma lagi." jelas Christian.


"Kamu lagi! Kamu tidak berhak atas mereka. Mereka adalah istri dan anak-anak aku! Aku harap kamu tahu itu!" sahut Leo sambil menahan emosinya


"Om ...sabar om!" Zelo berusaha menahan pamannya yang ingin menyerang Christian.


Christian menurunkan kedua kakak beradik tersebut lalu berbisik " Ajak main adik kamu di Kid Zone.Om percaya Gea bisa jaga Dante ." Christian memberi kode pada Gea untuk menjauh. Gea pun mengangguk dan menggandeng adiknya menuju Kid Zone.


Setelah Gea dan Dante menjauh. Christian menarik napas dalam.


"Apa kamu bilang setelah semua kekacauan dan kebatilan yang sudah kamu buat pada Melati dan anak-anaknya kamu masih tidak malu menyebut diri sebagai suami dan ayah mereka.?" seru Christian.


"Aku tidak punya urusan dengan kamu minggir aku hanya ingin berbicara dengan anak dan istri aku bukan kamu,!" jelas Leo .


"Tian sudahlah! Tian Aku gak apa-apa aku bisa menghadapinya." bisik Melati pada Christian.


Leo dan Christian saling menatap tajam penuh emosi. Ingin rasanya Leo menghajar Christian. Begitu juga sebaliknya.


..............................................


Ikuti terus ya kisahnya....

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan fav bila berkenan memberi Vote, hadiah bunga, kopi dan lainnya author dengan senang hati menerimanya dan mengucapkan terima kasih 🙏


HAPPY READING


__ADS_2