
"Hai Mel ...kamu sudah sadar?" tanya Velly saat membuka pintu kamar melihat Melati sudah berusaha bangun dan duduk di tempat tidurnya.
Tiba-tiba Gea menyerobot masuk mendengar mamanya sudah sadar.
"Mama!" Gea berlari dan langsung memeluk mamanya.
"Maafin Gea ma maafin Gea"
"Gea janji gak akan cerewet lagi.Gea gak akan mendesak mama lagi untuk segera meresmikan om Christian!" janji Gea.
Velly pun mengerutkan kedua alisnya mendengar celoteh yang keluar dari bibir mungil Gea.
"Meresmikan om Tian?" pikir Melati.
"Oh iya... semalam Gea berpikir aku keluar bersama Christian karena Christian melamar diriku " batin Melati.
"Waduhh kenapa Gea bisa berpikiran begitu sih?'" batin Melati akhirnya mengerti apa yang menyebabkan dirinya syok semalam.
"Ada apa ini? Meresmikan bagaimana Gea?" tanya Velly kepo.
"Gak ada apa-apa Vel ...biasa... namanya juga anak-anak." sahut Melati berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Hmm...okay" Lalu Velly pun meninggalkan kamar Melati.
Melihat Christian masih berdiri melamun di teras. Velly pun menghampirinya.
"Ehem.."
Christian yang tadinya pikirannya melayang kemana-mana antara bahagia karena Gea dan adiknya telah menerima dirinya sebagai papa mereka tapi disisi lain Melati. belum memberinya lampu hijau.
"Hai Vel kenapa?" Saat mendengar suara Velly berdeham.
"Tadi aku mendengar Gea minta maaf pada Melati " Velly sengaja menghentikan kalimatnya.Ia ingin mengetahui reaksi Christian.
"Sebelum Melati pingsan kan ada kamu juga. Kamu tahu gak sebenarnya ada kejadian apa yang membuat Melati pingsan." tanya Velly sambil melirik Christian.
__ADS_1
Untuk sesaat Christian hanya terdiam menenangkan gejolak diri. Sedikit bingung bagaimana menyampaikannya pada Velly penyebab Pingsannya Melati.
Tidak lama kemudian terlihat Gea keluar dari kamar Melati dengan wajah tertekuk sedih.
Melihat Gea keluar kamar dengan wajah sedih Velly pun langsung menggendong Gea.
Christian hanya bisa diam mematung mengamati kira-kira apalagi yang akan Gea sampaikan .
"Hei malaikat kecilnya Tante Velly kenapa sedih?" Velly mencoba membuka percakapan dengan Gea.
Gea semakin menundukkan kepalanya."Hei kok Cantiknya disembunyikan sih. Anak cantik tidak boleh malu-malu. Itu namanya tidak bersyukur dengan kecantikan yang diberikan Tuhan" Velly mencoba membuat Gea percaya diri kembali.
"Tante salahkah bila Gea ingin punya papa?" tanya lirih Gea.
Wajah Velly yang tadinya penuh dengan senyuman berubah menjadi tegang.
"Maksud Gea?" Velly pura-pura tidak mengerti.
"Gea ingin punya papa yang baik yang sayang mama, Gea dan Dante." jelas Gea lirih.
"Hmm.." gumam Velly.
Lalu Gea pun berlari ke arah Christian dan memeluknya.
Sekarang bukan saja Velly yang wajahnya tegang tapi Christian pun ikut tegang.
"Aku mau Om Tian jadi papa aku dan Dante.Tapi kata mama gak boleh nanti merepotkan om Tian." seru Gea.
"Merepotkan? Gila tuh Melati merepotkan apa sih aku selama ini ikhlas tulus kenapa ia punya pikiran begitu sih." gumam Christian.
Velly akhirnya sadar kenapa Melati pingsan semua ini pasti karena berhubungan dengan keinginan terpendam Gea.
"Kamu sayang om Tian ya Gea?" tanya Velly mancing.
"Vell!" tegur Christian.
__ADS_1
"Iya Tante. Gea sayang banget sama Om Tian.Makanya Gea dan Dante ingin om Tian jadi papa kami" jawab Gea
Velly melirik ke arah Christian yang sedang kebingungan.
"Wah Tian bagaimana ini? Sudah siapkah bakal dapat paket lengkap mama dan dua malaikat kecilnya?." goda Velly
Christian melirik ke arah Velly.
Velly pun tertawa melihat wajah tegang Christian.
Tiba-tiba ...
"Mana Melati! Jangan lagi sembunyikan dan jauhkan Melati dariku !' teriak Leo
Gea langsung beringsut ke punggung Christian.
"Gea cepat lari ke kamar ! Kamu jaga adik Dante jangan biarkan siapapun mengambil Dante dan melukai kalian.Kunci pintu kamar jangan biarkan siapapun masuk." bisik lirih Christian saat melihat kehadiran Leo yang siap memporak porandakan rumah Velly.
"Aku bilang dimana istriku! Dan kamu... jangan pernah berpikir untuk mendekati dan mendapatkan istri aku!" tunjuk Leo saat melihat Christian.
Gea pun langsung berlari ke arah kamarnya dan menguncinya.
Leo yang melihat Gea berlari langsung berteriak " Heii Gea kamu disekolah tidak diajarkan Tata Krama ya? Papanya datang tidak cium tangan dulu malah lari."umpat Leo.
"Om Leo! " Zelo datang dan berusaha menghentikan kegilaan Leo.
.....................................
Yuk ikuti terus kisah Rumah Tangga Melati.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya like komen dan favorit.
Sambil menunggu update kalian bisa mampir ke karya teman aku
Kanaya Khairunnisa terjebak dalam sebuah pernikahan yang tidak bisa ditolaknya dengan abang dari tunangannya sendiri, Kei Hasan. Kehidupan pernikahan mereka tidak berjalan baik karena Kei hanya menjadikan Naya sebagai alat untuk membalas sakit hatinya. Naya yang sedang melaksanakan studi di Perancis harus menelan pil pahit saat mengetahui bahwa sang suami ternyata telah menikah lagi dengan seorang model dan bintang iklan terkenal, Nadia Jefferson. Sang mertua yang sangat menyayangi Naya berusaha untuk menjauhkan Naya dari Kei. Setelah beberapa tahun ternyata takdir malah mempertemukan mereka dalam banyak situasi. Akankah pertemuan demi pertemuan mampu menghangatkan kembali hati Naya yang sempat membeku? Akankah Kei mengungkapkan cinta yang ternyata telah dimilikinya sejak lama? Mari ikuti alur ceritanya.
__ADS_1
Happy Reading