
Pulang dari meeting, July bergegas membersihkan diri, berseragam pelayan, dan gupuh menghadap Marco
Sore itu banyak sekali tugas sekolah yang harus ia kerjakan, menurut kepala pelayan Marco meminta July untuk mengerjakan semua tugasnya di perpustakaan, para pelayan sampai sudah mempersiapkan berbagai macam jenis cemilan dan teh disana.
July pikir ia akan tenang mengerjakan tugas sendiri, rupanya Marco pun ikut serta.. duduk persis di sebelah July, menunaikan tugas sekolahnya sendiri meskipun ia sering kali bertanya pada July, meminta bantuan jika ada mata pelajaran yang tak ia mengerti. Seperti janji pada Ayahnya, kalau ia tak akan terlalu bergantung pada pelayannya itu.
“Aku lihat ada Lukas tadi, apa kalian bertemu?” Tanya Marco di sela - sela ia menulis
July tertegun.. cemas menanti reaksi Marco, “I.. Iya Tuan” Sahutnya ragu
Marco menghela napas, “Terlihat sekali kalau kau menyukai cowok berengsek itu” Sinis Marco
July tersenyum, lega karena Marco ternyata hanya merajuk khas orang yang cemburu
“Kenapa kamu menyukainya?” Tanya Marco kemudian
“Maaf?” Tanya July
“Lukas, kenapa kamu menyukai Lukas?”
July jadi tersenyum malu - malu, “Tentu saja karena Kak Lukas adalah pacarku” Sahut July refleks, duh.. ia menyesal sekali mengatakannya di depan Marco, July cepat menutup mulutnya sendiri
Marco merubah posisinya, lurus - lurus menatap July, “Kalau begitu jika aku menjadi pacarmu, apa kamu akan menyukaiku lagi?”
Ditanya begitu July jelas saja terkesiap, untung gadis itu cepat sadar.. ia menyunggingkan senyum profesional khas pelayan, “Tuan adalah majikan saya, tentu saja saya menyukai Tuan”
“Bukan suka seperti itu maksudku, tapi perasaan cinta, sayang” Sahut Marco, July gadis cerdas… tentu saja tahu apa maksud Marco, tapi gadis itu pura - pura bodoh, polos mengangguk - angguk seolah baru tahu maksud Marco
“Kalau begitu kita pacaran saja” Tandas Marco
“Hah?” July shock lupa akan sopan santunnya
“Kita pacaran, seperi kamu dan Lukas” Sahut Marco yakin
July memaksa otaknya untuk sinkron, “Tapi Tuan, itu sangat tidak pantas.. lagipula saya sudah punya pacar”
Marco tersenyum angkuh, “Selagi kamu tidak buka mulut pada siapa pun kalau kita pacaran, aku yakin tidak akan ada masalah”
“Maaf Tuan, sekali lagi…saya sudah punya pacar” Jawab July tegas
“Aku tahu, dan aku tak keberatan menjadi pacar keduamu sampai nanti kamu sendiri yang memutuskan Lukas”
__ADS_1
Ah July speechless, kesal sekali rasanya.. “Tuan, terima kasih sekali untuk tawarannya.. tapi sungguh saya.. “
“Ini perintah, July!” Potong Marco tegas, “Kalau kamu tidak mau, aku bisa bilang pada Papa untuk menghentikan semua kegiatan syutingmu” Ancam pemuda tampan itu
July tak sanggup berkata - kata lagi, ia jelas tak mungkin mau kehilangan kesempatannya untuk mendapatkan uang agar bisa segera keluar dari rumah itu, tidak akan pernah!
“Bagaimana?” Marco semakin mepet, menyodorkan wajah tampannya ke depan wajah July, bergantian menatap mata cantik pelayannya lalu turun ke bibir merah merekah itu
July menghirup dalam - dalam napasnya, lalu mengeluarkannya pelan mengumpulkan keberanian, “Tuan, saya… “
“Oke, fix.. kita pacaran” Potong Marco seenaknya, “Kamu tahu kalau aku tidak suka ditolak bukan? Dan lagi kamu tenang saja, aku akan memberikan apa yang Lukas berikan padamu, kamu tinggal minta saja apa pun yang kamu inginkan”
Uh, kepala July seakan pecah mendadak sakit berdenyut - denyut, seandainya saja yang di depannya ini bukan Tuan mudanya ingin ia tinju saja wajah tampan itu
“Mulai sekarang ketika tidak ada orang panggil aku Kakak seperti kamu memanggil Lukas, dan aku akan memanggilmu sayang, oke sayang?” Pemuda itu mengulurkan tangan hendak membelai rambut July, July refleks mundur tapi sayang punggungnya mentok di senderan kursi
Jurus pamungkas Marco menahan kursi beroda yang July duduki itu dengan tangannya agar tak bergerak, cuuuupp… Ciuman hangat mendarat di kening July
“Dua hari lagi kamu ulang tahun, kosongkan jadwalmu.. kita kencan ya, sekalian ngerayain hari jadian kita”
“Maaf Tuan, saya… “
“Kosongkan July!” Marco tersenyum mengintimidasi, gadis di depannya itu menyerah lalu mengangguk lemah, uh dia tidak suka sekali dengan situasi seperti ini dimana semua orang bisa memaksakan kehendak padanya sesuka hati
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Menyandang status sebagai pacar rahasia Tuan mudanya, gadis itu baru dilepas Marco setelah Marco mau beranjak tidur.. beruntung Marco tak berusaha menyentuhnya, semoga akan selalu begitu
Sampai di kamarnya July merebahkan diri, skip makan malam.. sumpah ia tak selera. Punya 2 pacar sekaligus membuatnya pusing 7 keliling, jujur ia tak ingin mengkhianati Lukas, tapi Marco tak mau dibantah.. July diancam pula tuh
Lelah hati dan fisik, July terlelap.. tanpa mengganti baju atau membersihkan badannya dulu, panggilan dan chat masuk dari Lukas pun ia lewatkan, bingung juga mau menghadapi Lukas seperti apa setelah pengkhianatan yang ia lakukan
***** Pagi menjelang, July bangun dengan badan yang pegal - pegal plus kepala ekstra sakit, inginnya ia bolos kerja dan sekolah saja, tapi hati memaksa tahu diri, ia tak punya keistimewaan untuk merasakan rasa sakitnya sekali pun.
Saat melayani Marco gadis itu super gugup, bukan grogi karena yang di depannya ini pacar barunya sekarang, tapi takut pada tatapan Marco yang seolah siap melahapnya
“Kenapa menunduk terus sayang?” Tanya Marco, tangan July yang sedang menyimpul dasi ia genggam erat, sulit July lepas
“Ma - maaf Tuan, saya harus menyimpul dasi Tuan” Dahi July sampai mengkerut - kerut
Pegangan Marco semakin erat, menarik July ke arahnya, “Tuan?? Bukankah sudah ku bilang agar memanggilku Kakak jika sedang tak ada orang, badan July berhimpitan dengan badan Marco, lekat tanpa jarak
__ADS_1
Gadis itu hendak mundur, tapi tangan Marco kuat menahan pinggang, “Jangan melawan, semakin kamu berontak semakin aku tak ingin melepaskanmu”
July pasrah, melawan sama dengan semakin lama bersama pemuda itu
“Jangan lupa kosongkan jadwalmu lusa, aku akan reservasi tempat nanti” Titah Marco, July mengangguk enggan
“Good sayang” Marco mencuri cium di pipi July, membuat gadis itu merengut tak suka.. tapi Marco malah gemas pun, bibirnya mampir mengecup bibir July
Gadis itu tertunduk kesal, nelangsa hingga ke ubun - ubun… pikirannya terpaku pada Lukas, dalam hati minta maaf banyak - banyak pada pacar pertamanya itu
“Bersiaplah, jangan sampai telat masuk sekolah” Ucap Marco lembut, lalu melepaskan July. Gadis itu cepat - cepat mundur mengangguk hormat lalu melesat pergi tak ingin lama - lama berduaan dengan Marco
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sampai di sekolah July yang sebenarnya bad mood mau tak mau tetap harus ramah menyapa para fansnya yang sudah menunggu di depan gerbang, permintaan untuk foto pun dilayani July dengan senang hati, memaklumi diri kalau ia sudah terkenal sekarang.
Masuk ke kelas gadis itu disambut heboh oleh teman - temannya, masing - masing membawa setumpuk foto July yang sudah di print titipan dari adik - adik kelas dan murid kelas lain, tugas July untuk menandatangi semua foto itu, sampai pegal tangan July.
Selesai menanda tangani, July mengelus - elus tengkuknya yang pegal, pandangannya mengedar ke seisi kelas yang masih riuh, entah kapan Guru matematika itu akan masuk. Saat itu mata July bersitatap dengan mata Marco, pemuda itu tersenyum ramah.. manis sekali, July sih senang karena Marco berubah sikap, tapi bukan dengan situasi seperti ini.. menjadi pacar simpanan, heeemmm…
(Bersambung)…..
Spill Visual July versi author ya, yang punya visual sendiri.. monggo! 🥰🥰
Ini July, kesayangan Lukas…. Bola mata July sebenarnya berwarna hitam legam, tapi karena arahan dari Rumi dan Luna bahwa bola matanya lebih bagus berwarna terang, alhasil July sering memakai lensa, syukurlah karena ternyata Lukas pun suka 😁
Ini saat pemotretan untuk brosur sekolah tema powerful teenager, foto yang di print besar - besar oleh Lukas dan dipajang di kamarnya.
Kalau yang ini foto yang diam - diam Lukas ambil saat mereka kencan, Uuhh Lukas gemas sekali melihat wajah cantik July
Foto yang ini saat Lukas mampir ke rumah Marco, terus mereka mojok di belakang rumah majikannya July itu 😂
__ADS_1
Ini foto iseng July kirim, memperlihatkan ponsel baru yang dibelikan Lukas.. ponsel couplean 😊😊😊