Hasrat Terlarang Cinta Beda Kasta

Hasrat Terlarang Cinta Beda Kasta
Sugar Daddy


__ADS_3

Esoknya, sebelum syuting dimulai para pemain film mengikuti sesi photoshoot dulu. Saat memakai make up didampingi Ambar, beberapa artis senior terang - terangan menggunjing July


“Trending lagi dia, masih misteri tuh siapa kakek - kakek yang dia tidurin sampai punya wewenang buat mecat Atalarik” Sindir Amanda


“Enggak usah didengerin” Bisik Ambar


“Apa lo bisik - bisik?! Dasar ga punya sopan santun!” Teriak Amanda, beberapa orang yang ada di lokasi yang sama menoleh pada mereka, lalu lanjut pada kegiatan masing - masing tak mau ambil pusing


“Jadi, siapa gadunmu Jul? Hebat juga mainnya, tiba - tiba geser pemain lain aja.. artis senior pula tuh!” Sindir artis senior yang lain


“Aku sama sekali enggak ngerti apa yang Kakak bicarakan” Jawab July tenang


“Cih, dasar munafik!” Umpat Amanda, lalu ia tertawa terbahak - bahak dengan teman - temannya yang lain, setelah itu mereka sibuk bergosip yang lain, tak lagi peduli pada July


Kalau dipikir - pikir July pun bingung, bagaimana mungkin ketika hampir syuting salah satu pemeran utama malah diganti, dan itu bertepatan dengan setelah Atalarik berbuat kurang ajar padanya


Tapi untuk apa ia ikut - ikutan, keputusan seperti itu berada di tangan para pembesar. Tugasnya hanya berperan sebaik mungkin agar bayarannya yang besar setara dengan hasil kerjanya.


Ambar yang baru scrolling ponselnya menimbang - nimbang, setelah itu ia memutuskan untuk memberi tahu July, “Jul, baca ini” Ambar menyodorkan ponselnya pada July


*“Melakukan Pelecehan pada July,* Atalarik Gunawan diberhentikan dari proyek film Love ”


“Siapa Sugar Daddy July dibalik pemecatan Atalarik?”


“Sugar Daddy Artis Baru July”


Bunyi tajuk - tajuk media online yang July baca, gadis itu menghela napas.. meski wajahnya tenang, tapi hatinya gusar tak suka digosipkan demikian


“Sudah baca beritanya ya? Jadi siapa sugar Daddymu? Enak ya punya sugar Daddy, ya lumayan lah ya gosipnya, buat promo gratis film Love” Sindir Jelita, artis senior teman Amanda yang entah kenapa super sensi pada July


Pemecatan Atalarik berbuah tak baik untuk July, hari demi hari gadis itu dikucilkan. July sih senang saja, ia memang tak nyaman berinteraksi dengan artis - artis senior yang bicara saling mendominasi, karena tak ada teman ngobrol selain Ambar.. gadis itu bisa fokus belajar untuk lomba debat bahasa Inggris


Di sisi lain Sutradara Lee sangat puas dengan akting July, setiap kali gilirannya hanya membutuhkan 1 kali take, Sutradara Lee sampai memuji - mujinya dan menyematkan July sebagai artis muda jenius. Ada yang memuji semakin membuat gadis itu dibenci artis - artis senior, tapi July tak patah arang pun, pada dasarnya ia memang senang menyendiri, selama menunggu giliran gadis itu fokus memperdalam kemampuan bahasa Inggrisnya


Kata Sutradara Lee July seperti tercipta untuk memerankan karakter Maria saking menjiwainya, Maria yang anak broken home harus terbuang dari rumahnya sendiri, lalu dijebak oleh Ibu tirinya untuk menjadi kupu - kupu malam, terlibat dengan narkoba, dan pecandu minuman beralkohol. Semua dilakoni July dengan sangat baik, tangisan July saat Maria dicekoki narkoba oleh pacarnya sendiri benar - benar menusuk hati, apalagi ketika gadis itu mengiba meminta - minta ampun agar tak dijual oleh Ibu tirinya, tangisnya real, penuh penghayatan. Ambar sampai tak tega, takut July kebablasan masuk dalam karakter Maria.


***

__ADS_1


Esok paginya, Rumi dan Luna datang menjenguk artis perdana mereka, Keduanya hadir saat July lagi - lagi dinyinyiri artis - artis senior


“Bagus ya aktingnya, sebagus dia menutupi siapa sugar Daddynya” Sindir Jelita


“Wajahnya sih polos, tapi siapa yang nyangka kalau dia peliharaan sugar Daddy, jadi penasaran sudah setua apa sugar Daddy yang melihara anak ingusan kayak kamu” Nyinyir Amanda


Rumi sih marah, tapi dia bisa mengontrol emosi dengan baik, sedang Luna amarah besar


“Kenapa penasaran sekali pada sugar Daddynya July? Bukannya kamu udah ketemu ya?” Luna yang biasa tenang agresif menghampiri Amanda, sambil berkacak pinggang pula tuh


“Eh songong ya! Dasar kampungan, ga tau tata krama!” Sentak Amanda, seluruh tim produksi film yang tadinya sibuk pada kegiataannya masing - masing tersedot karena suara melengking Amanda


Ambar menarik - narik tangan Luna supaya tenang, sedang Rumi yang merasa terwakilkan emosinya oleh Luna hanya diam di sebelah July, mengusap - usap punggung artisnya, “Mau aku kasih tahu siapa sugar Daddynya July? Mau?” Tantang Luna


July kaget, “Rum, maksud Luna apa?” Tanya July pada Rumi


“Udah diem aja Jul, biar Luna yang ngasih pelajaran tuh nenek - nenek lampir” Ucap Rumi dengan tenangnya


“Ngaku juga kan kalau punya sugar Daddy, cuuuiihhh… kemarin - kemarin sok polos, eh ternyata beneran peliharaan?!” Sengit Amanda, seluruh kru film ribut saling mengomentari. July pucat pasi, kalau tidak ditenang - tenangkan Rumi sudah pasti ia akan menghentikan Luna


“Jelas ada sugar Daddynya lah, bukannya kamu mepet - mepet juga sama sugar Daddynya July waktu itu? Kasian.. pasti drop banget ya waktu dicuekin Lukas Ibrahim Walton makanya kamu rese kan sama July?!” Nyinyir Luna


“Kenapa? Apa Lukas perlu mengeluarkan orang lagi dari film ini?” Tantang Luna


Amanda dan artis senior yang lain tiba - tiba saja hening, diam seribu bahasa. Sutradara Lee hanya geleng - geleng kepala, ia tak peduli dengan drama di depannya, yang penting baginya akting July super memuaskan sesuai harapannya, selesai urusan.


***


Sebelum syuting esok harinya July menyempatkan diri chat Lukas, “Good morning Daddy” ketiknya di chat sambil senyum - senyum


“Morning honey, I’m your Daddy?” Balas Lukas


“My sugar Daddy, you are my sugar Daddy” Balas July


“Ahahaha.. Oh Ok, I’m your sugar Daddy, honey” Ketik Lukas, sambil mengirimkan sticker love banyak - banyak


“Daddy udah transfer buat jajan kamu honey” chat Lukas lagi

__ADS_1


Ting… notifikasi transferan masuk, jumlahnya cukup banyak, July tersenyum lebar semangat membalas chat Lukas mengucapkan terima kasih banyak - banyak


Siangnya Lukas berbaik hati mengirimkan food container makanan Jepang untuk makan siang semua orang, para pemain dan kru film tentu saja senang, bosan juga makan nasi kotak tiap hari meskipun menunya berganti - ganti


Dibungkam kenyataan bahwa Lukas Ibrahim Walton adalah orang dibalik July, tak ada lagi yang nyinyir - nyinyiran pada July, gadis itu tenang memerankan sosok Maria, semakin dalam menjiwai karakternya.


Saat adegan mabuk, July sempoyongan oleng oleh minuman beralkohol palsu yang sebenarnya adalah jus apel, tertawa keras, memaki - maki lawan mainnya sesuai srcript. Satu kali take lagi seperti kemarin - kemarin, gadis itu mendapat applause meriah dari Sutradara Lee dan kru film, benar - benar memuaskan.


Masuk ke dalam sosok Maria yang malang, membuat July terperangkap perasaan sedih, air matanya selama syuting gampang sekali keluar, perasaan sepi, hampa sudah mendarah daging di hatinya, gadis itu menjadi gundah gulana


“Jul, Lukas sudah beberapa kali video call, enggak pengen hubungin balik?” Info Ambar


July yang moodnya awut - awutan karena karakter Maria menolak ponsel yang disodorkan Ambar, “Bilang dia jangan hubungin aku dulu Kak, please”


Ambar menghela napas, “Baik” Ucapnya


Scene saat July menghisap narkoba menyedot perhatian semua orang, semuanya hening menonton aksi July


Gadis itu benar - benar seperti pecandu, menghirup bubuk putih di atas meja, setelah itu tertawa - tawa, lalu menangis menyesali, lalu tersenyum aneh saat menggulung untuk kedua kalinya


Ekspresi July bak pecandu profesional, setelah menghirup untuk kedua kalinya, tawanya pecah, matanya mendelik ke atas seolah dia sedang ngefly, tak lama dia seperti tadi, sesenggukan menangis.


Serbuk tepung diperlakukan July seperti narkoba asli, dihirupnya sampai habis, tak peduli hidungnya sudah berair - air, meski tertawa tapi tangis July deras menetes.


“Cut! Good July, perfect!” Ucap Sutradara Lee


July seperti tak dengar, ekspresinya berlanjut sedih, gadis itu memperhatikan bekas sayatan buatan di tangan, Maria yang ia perankan memang pernah sampai hendak bunuh diri, tangis gadis itu pecah. Mendapat gambar bagus, Sutradara Lee lanjut merekam.


Adegan selanjutnya, July di make over menjadi wanita dewasa, memakai gaun pesta berwarna merah, make upnya bold dengan lipstik yang juga berwarna merah, July menjelma menjadi wanita wanita dewasa yang sexy. Adegan ini saat Maria dipaksa untuk menjual diri pada seorang pengusaha tua, akting July sangat mumpuni. July yang tahu ujung cerita Maria adalah mati bunuh diri semakin berduka setiap hari, gadis itu tenggelam pada kesedihan Maria, ia bahkan semakin sulit makan, semakin jarang senyum.


“Saya speechless, kamu memang hebat July, benar - benar luar biasa, penjiwaanmu totalitas! Pokoknya kalau saya ada judul baru, artis yang pertama akan saya hubungi adalah kamu” Ujar Sutradara Lee


“Wah, terima kasih Pak, terima kasih” Sambut Ambar, cepat - cepat menjabat tangan Sutradara Lee, diselipkannya kartu nama agensi Rumi dan Luna, “Itu agensinya July Pak, silakan hubungi nomor saya jika ada proyek baru untuk July” Ucapnya dengan senyum lebar full antusias


“Pasti, pasti” Sahut Sutradara Lee


Artis - artis senior mendengus kesal, tapi ya mau bagaimana lagi, akting July memang luar biasa, belum lagi orang hebat dan berkuasa dibalik July.

__ADS_1


(Bersambung)…


__ADS_2