History Of Love Princess Yueyin

History Of Love Princess Yueyin
Episode 28


__ADS_3

Pakaian bagian punggung pangeran Yifan di tarik paksa oleh pangeran Wenhua, robekannya terdengar di telinga mereka. Yifan langsung menepis tangan pangeran wenhua karena terkejut, pandangan pangeran Yifan terlihat tidak senang karena prilaku adiknya itu.


"Aku tidak tahu apa maksud mu, tapi apa yang sedang kau selidiki wenhua?" Tanya pangeran Yifan.


"Aku tidak sengaja ge, saat berada di kerajaan barat. Aku menemukan seseorang yang memakai tatto naga hitam di punggungnya." Jawab pangeran Wenhua.


Dia berkata seperti itu karena di punggung sebelah kanan pangeran Yifan tidak terdapat tatto naga hitam, awalnya mencurigai pangeran Yifan mengikutinya sampai ke kerajaan sebelah tetapi tidak mendapatkan bukti apapun.


"Hampir saja aku mengira kau tidak normal." Kekeh pangeran Yifan.


"Aku masih mencintai seorang perempuan." Sambung pangeran wenhua dengan senyuman simpul.


"Bagaimana dengan pernikahan mu?" Tanya pangeran Yifan.


"Aku tertolong berkat pertandingan yang di buat ayah." Jawab pangeran wenhua.


Pangeran Yifan mengangguk dia membalikan tubuhnya untuk segera berjalan meninggalkan kediaman pangeran Wenhua dan kembali ke kediamannya. Tapi sebelum itu, pangeran Wenhua mengucapkan sebuah kalimat tentang hubungan persaudaraan yang mereka miliki.


"Gege, jika aku mengambil posisi yang seharusnya kau miliki. Akan kah kau membenci ku dan tidak menganggap ku sebagai seorang saudara lagi?" Tanya pangeran wenhua.


"Tidak mungkin, sampai kapan pun kau tetap adik ku wenhua. Kau tahu bahwa aku tidak menggiurkan jabatan, jika itu memang kemauan mu. Maka aku akan mendukung mu." Pangeran Yifan menepuk pundak wenhua kemudian pergi.


Pangeran wenhua menghela nafasnya dalam, meminum sisa teh kemudian bersandar di balik papan pondok. Dia memikirkan nona meiyi akhir-akhir ini, bagaimana keadaannya? Apakah nona itu merindukan dia, sama halnya dengan pangeran wenhua yang selalu memikirkan nona meiyi.


"Pangeran, kabar bagus." Feibao tiba-tiba datang.


"Ada apa?" Tanya pangeran wenhua.


"Anda akan terkejut setelah melihat danau belakang dekat kediaman permaisuri." Jawab feibao.


Mereka buru-buru kesana, perkataan feibao membuat pangeran wenhua penasaran. Saat tiba di danau belakang, pangeran melihat dua perempuan sedang bermain di atas perahu, di balik pohon jantungnya berdebar-debar, bukankah itu perempuan yang selalu dia pikirkan?


"Putri ini sudah malam, dan sangat dingin. Kenapa kita tidak kembali saja?" Ajak Zizi.


"Zizi, ini pemandangan sangat langka! Sungai jernih dan banyak ikan koi, aku rasa kerajaan timur ini surga kedua." Canda putri Yueyin.

__ADS_1


Pangeran wenhua tertawa kecil mendengar pujian yueyin kepada kerajaan timur, sepertinya perempuan itu menikmati keadaan kerajaan timur. Dimana dia merasa tenang dan tidak ada ikatan.


"Pangeran kau tahu sesuatu? Bahwa dia bukanlah nona meiyi." Gumam feibao sambil mencabut satu tangkai ilalang dekat pohon.


"Apa maksudmu?" Tanya pangeran wenhua.


"Sesuai dugaan pertama kita, dia adalah putri yueyin dari kerajaan—"


"Aaaa!! Tolong!!" Teriak putri yueyin.


Celaka, putri Yueyin terjatuh saat hendak berpindah tempat untuk segera pulang. Kakinya terpeleset dan papan penahan patah lalu ia pun tenggelam di dalam danau.


"Putri!" Panik Zizi.


*Byur! *Suara tekanan air*


Di malam yang sangat dingin, tidak perduli jika mati membeku di dalam air. Pangeran wenhua menyelamatkan putri Yueyin yang tidak bisa berenang, ia membawa putri Yueyin ke tepian. Ini kedua kalinya dia menyelamatkan putri yueyin yang tidak bisa berenang.


"Uhuk..uhuk.."


"Tidak apa, Terima kasih tuan sudah menyelamatkan ku." Kata putri yueyin mengucapkan terima kasih.


"Jika tidak bisa berenang, sebaiknya jangan bermain di atas danau." Saran pangeran wenhua.


Putri yueyin terdiam ketika melihat wajah pangeran wenhua dengan jelas, tidak terasa asing. Mereka pernah bertemu sebelumnya, tapi yueyin lupa dimana mereka pernah bertemu.


"Kalau boleh tau, anda siapa?" Tanya putri Yueyin.


"Pangeran ketiga kerajaan timur, Wenhua Rui!" Jawab feibao dengan nada songongnya.


Zizi menatapnya kesal, hanya penjaga tapi dia sangat sombong melebihi majikannya. Feibao membalas tatapan sengitnya kepada Zizi, terjadilah pertarungan tatapan mata antara mereka.


"Kalau begitu terima kasih sekali lagi, pangeran wenhua." Ucap Putri yueyin.


"Tidak masalah, lain kali berhati-hati lah." Balas pangeran wenhua.

__ADS_1


"Nona, anda bisa sakit. Ayo kita kembali." Zizi menarik lengan putri Yueyin lalu membawanya pergi.


Pangeran wenhua masih berdiam diri di posisi semula, dia menatap kepergian putri yueyin. Meski perempuan itu sempat membalikan tubuhnya dan tersenyum, pangeran wenhua hanya bisa mengangguk.


"Pelayannya itu, sinis sekali tatapannya." Kata feibao.


"Itu karena kau bersikap sombong." Kata pangeran wenhua.


"Aku tidak sombong, bukankah benar pangeran adalah pangeran?" Tanya feibao.


"Sudahlah aku bisa mati kedinginan, cepat perintahkan pelayan untuk menyiapkan baju ganti." Perintah pangeran wenhua.


Feibao melakukan perintah yang di suruh pangeran wenhua, setelah mandi pangeran wenhua langsung mengganti pakaiannya dan duduk di atas kursi sambil menatap bintang di langit.


*Kamar putri yueyin.


"Putri ini teh hangat untuk anda." Zizi datang menyerahkan teh.


"Terima kasih." Yueyin duduk termenung di atas kasur sambil menatap bintang di langit melalui jendela.


Mereka menatap bintang dan langit yang sama, perasaan rindu yang sama. Satu tahu tentang identitas semuanya dan satunya lagi hanyalah korban dari semua kebohongan.


"Aku seperti mengenali pangeran itu." Kata putri yueyin.


"Maksud putri, pangeran wenhua?" Tanya Zizi yang di jawab dengan anggukan oleh putri yueyin.


Zizi duduk di samping putri Yueyin, mereka bercerita hingga larut malam. Yueyin mempunyai daya ingat yang buruk, tentu karena di masa depan dia juga seperti itu. Berusaha sebisa mungkin untuk mengingat siapa laki-laki yang menolongnya saat tercebur di sungai dulu, dia ingin membandingkan wajah mereka tetapi tidak bisa.


"Putri ini sudah malam, sebaiknya anda tidur karena besok akan ada pertemuan anggota kerajaan dan pendaftaran peserta." Kata Zizi.


"Baiklah, kalau begitu selamat tidur."


Bagian teralih ke posisi lain, dimana pangeran Yifan membuka pakaian bagian atasnya. Dia melakukan kultivasi untuk meningkatkan kekuatan miliknya, otot tubuhnya terlihat semua, keringat bercucuran meski cuaca sangat dingin. Di saat tubuhnya berputar, terlihatlah tatto naga hitam di bagian bahu sebelah kiri. Saat membuka mata, cahaya warna merah, hijau serta hitam bergantian terkeluar dari tubuhnya.


Selama ini dia menyembunyikan kekuatan 'yang' dengan cara menekannya dengan kekuatan 'yin' yang pernah di ajarkan oleh guru pangeran Yifan. Naga hitam berarti sebuah kehancuran, pemimpin yang akan menghancurkan dunia, sebab itulah pangeran tidak terlalu sering berkontribusi pada kerajaan karena di nilai dengan pangeran pembawa sial, namun ia tetap putra pertama di mata kaisar.

__ADS_1


Kekuatan pangeran Yifan berkali-kali lebih kuat dari semua pangeran kerajaan. Tapi dia menyegel kekuatan naga hitam dan setengah kekuatan api nya. Agar yang terlihat hanya seni beladiri biasa serta keterampilannya dalam membuat obat.


__ADS_2