
*Flashback
Zizi menangis, dia memohon pada Permaisuri Yueyin tidak melakukan rencana itu. Karena menurut Zizi itu sangat membahayakan.
"Zi aku tidak punya pilihan lain, kebencian kaisar Yifan tidak akan pernah hilang sebelum dia merasa menyesal."
"Kedua kakak beradik itu harus bersatu, dengan kehilangan ku barulah mereka sadar apa itu cinta sesungguhnya."
"Meski aku bersama pangeran Wenhua semuanya tidak akan pernah membaik, aku sangat egois. Aku tidak ingin dia pergi meninggalkan ku, karena mau bagaimana pun. Bunga es pelupa masih ada di tubuh kami. Satu-satunya cara adalah ini." Kata Permaisuri Yueyin sambil meneteskan air matanya di buku.
Buku itu berisikan cara terlarang yang di miliki selir ruyi. Disana ada cara menyembunyikan kandungan yang tidak di inginkan, salah satunya menciptakan tabung khusus untuk si janin. Yueyin lebih memilih membuat Krystal bunga hwamei berwarna merah muda untuk bayinya. Karena melambangkan kebahagiaan, dia tidak ingin anaknya mengalami hal yang sama seperti dia.
Zizi menangis dia sudah kehilangan linshi tidak siap jika kehilangan Permaisuri yueyin.
"Zi berjanjilah bahwa kamu akan menjaga bayi ku ketika dia lahir." Sebut Permaisuri Yueyin.
"Baik…saya akan menjaganya seperti anak saya sendiri." Kata Zizi.
Mereka berpelukan, seakan tahu bahwa perpisahan sudah mendekat. Yueyin tidak punya pilihan lain, dia bukan berasal dari dunia ini, mungkin saja setelah dia mati akan kembali ke tubuh lamanya. Dari pada membuat hancur dunia ini, lebih baik dia segera menyelesaikan perjalanannya di tubuh orang yang tidak di kenalnya.
*Flashback off.
"Yueyin.." panggil Wenhua.
"Yue…" panggil kaisar Yifan.
Yueyin tersenyum menatap keduanya pilu, dia mengeluarkan cahaya berwarna hijau untuk terakhir kalinya. Munculah Krystal berwarna merah muda berisi janin miliknya, yueyin meminta agar pangeran Wenhua menjaga bayi miliknya.
"Kalian seorang saudara, aku tidak ingin kalian bermusuhan hanya karena seorang wanita. Aku tidak ingin hubungan persaudaraan hancur." Kata yueyin.
"Yueyin, bertahanlah. Setelah kamu sembuh aku berjanji tidak akan mengusik hubungan kalian lagi." Mohon kaisar Yifan.
"Terlambat, aku tidak bisa lagi berada di kehidupan kalian." Yueyin menarik tangan Yifan dan pangeran Wenhua.
Mereka berjabat tangan, dia tersenyum lalu berkata. "Setelah ini aku tidak ingin ada peperangan lagi, kalian berdua harus akur. Aku tahu kalian menyayangi satu sama lain…walau pun aku pergi, aku akan tetap berada di hati kalian, anggaplah pertemuan kita sebuah cerita singkat, mari membuka lembaran baru dan jangan lupa untuk terus tersenyum tanpa aku." Yueyin menarik nafasnya.
Semua orang menangis, peperangan pun di hentikan. Yueyin berdiri pelan, ada noda darah di bibirnya dia tidak perduli. Bibirnya menyentuh wajah pangeran Wenhua, mengecup untuk terakhir kalinya.
"Terima kasih sudah menjadi bagian dari hidup ku." Senyum Yueyin, dia menutup matanya. Perlahan tubuh yueyin hancur bagaikan debu.
Itu karena serangan yang ia terima dari pangeran Wenhua dan Yifan, membuat tubuh dan rohnya hancur tak tersisa.
"Yueyin!!!!" Teriak pangeran Wenhua meratapi kepergian istrinya.
Hujan pun turun membasahi seluruh daratan. Noda darah hasil perang perlahan menghilang tapi kenyataan tidak bisa di sembunyikan. Mereka semua menangis setelah kepergian yueyin, hanya Krystal hwamei sebagai pembuktian bahwa yueyin pernah hadir di hidup mereka.
1 bulan kemudian…
"Permaisuri Shen, saya menitipkan Krystal ini pada anda. Tanamlah dia di pohon bunga hwamei, setelah sembilan bulan bayinya akan lahir, mungkin anda akan terhibur dengan kelahiran bayi ini." Senyum pangeran Wenhua.
"Kemana kamu akan pergi Wenhua?" Tanya Permaisuri Shen.
"Saya tidak ingin menyusahkan kalian disini, lagi pula waktu saya sudah tidak banyak." Jawab pangeran Wenhua.
Waktunya memang sudah tidak banyak, meski bunga es pelupa sudah terangkat. Tapi guru Wenhua pernah berkata bahwa tubuhnya sudah tidak sehat lagi karena mengalami beberapa serangan yang merusak nadinya.
Wenhua menangis di bawah hujan, memikirkan yueyin sampai rasanya lelah dan ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Tidak bisa hidup tanpa wanita itu, dia adalah nafas ku.
__ADS_1
Di tangannya sudah ada bunga aster, teringat bahwa yueyin pernah berkata bahwa itu lambang namanya. Yueyin juga menanam banyak bunga aster di kebun depan kediaman pangeran Wenhua kala itu.
Ingatan kilas balik terbayang di kepala pangeran Wenhua, sosok wanita yang selalu tersenyum ke arahnya.
Sebelum larut malam ada cahaya bulan sejuk, memantulkan dari jendela daerah timur
Pikirkan baik-baik apakah itu cinta?
Mimpi itu panjang, tapi mereka selalu berkumpul membuat kau ketakutan tentang perpisahan.
Mata basah, kuharap kau melihat ke belakang dan tersenyum sekali lagi untuk ku. Sedih dan beku di hatiku aku tidak bisa melupakan, itu kamu yang pernah hadir dalam hidup ku.
Melihat kembali senyuman yang sudah pudar
Saat kita bertemu apakah cinta itu masih ada?
Tidak bisa menahan ujung jari yang mencuat ingin melepaskan jaring penghalang takdir.
Musim dingin pergi dan musim semi kembali tetapi kau tidak ada di sisiku, menjalani hari-hari tanpa beban tanpa perasaan, hampa. Cinta sekali tapi membuat ku gila, bahkan lebih frustasi dari biasanya.
Selamat tinggal cinta, mungkin kita akan bertemu lagi.
"YUEYIN HE!!!!" teriak pangeran Wenhua keras di bawah hujan yang mengguyur tubuhnya.
Sosok laki-laki terbangun, dia adalah seorang CEO di perusahaan EXTS dia terkenal dingin dan pemarah, karena lelah ia tertidur selama dua jam di ruang kerja.
"Hosh..hosh.." nafasnya sesak dia baru saja bangun dari mimpi yang panjang.
"Direktur Wen, anda sudah bangun?" Sekretaris pribadi muncul.
"Saya baru saja menggantikan anda rapat, tidak ada karyawan yang berani membangunkan Anda saat tidur." Jawab Zein
"Lupakan lah jika kamu sudah menggantikan aku di rapat itu." Direktur Wen pergi.
Namanya Wen Grissham seorang pengusaha muda nomor satu yang terkenal karena kecerdasannya, dia berasal dari keluarga yang kaya. Sejak kecil kehilangan kedua orang tua dan hanya memiliki kerabat dekat saja, dari dulu berjuang untuk hidupnya sendiri.
Dia menuju kamar mandi, mencuci seluruh wajahnya lalu membasuh handuk dengan kasar. Dia berkaca di cermin, ingatan dari mimpi itu terlalu nyata, membuat dirinya meneteskan air mata tanpa henti.
"Sepertinya aku butuh dokter psikologi." Ucap direktur Wen.
***
"Hiks..hiks.."
"Dia sudah sadar!" Teriak perawat rumah sakit.
Sontak membuat ibu aster bangkit dan melihat keadaannya. Ketika masuk melihat pipi aster sudah lembab dengan air mata yang berlinang.
"Ibu…" rengek aster yang langsung memeluk ibu tersayangnya itu.
"Kau ini membuat ku khawatir! Aku hampir gila jika kau tidak kunjung sadar. Kenapa sampai seperti ini hanya di putuskan hubungan?!" Marah ibunya.
"Maafkan aku ibu…tapi aku benar-benar sangat sedih, aku kembali ke masa lalu, dan hidup ku berakhir menyedihkan..hiks.." tangis aster.
"Dokter apa bisa kau cek kepala anak ku? Sepertinya terbentur terlalu keras hingga membuatnya gila." Kata ibu aster.
"Ibu aku tidak gilaaa!" Rengek aster.
***
__ADS_1
"Ini hal yang wajar, di usia muda seperti anda mengalami banyak pikiran yang seharusnya tidak anda tanggung. Itu membuat anda membayangkan hal yang tidak nyata, bisa di bilang seperti mimpi ilusi."
"Anda cukup minum obat ini dan banyak istirahat."
Begitulah kata dokter yang membuat Wen Grissham menganggap dirinya sudah gila karena banyak kerjaan. Saat hendak pulang ia tak sengaja menabrak seseorang dan obatnya terjatuh.
"Maaf." Terdengar suara gadis lemah lembut.
Suaranya tak asing, Wen Grissham langsung bangkit dan menatap wajah mereka. Akhirnya mereka di pertemukan lagi, sepertinya tuhan sengaja memberikan mimpi untuk mereka berdua, cinta mereka bukan ilusi tetapi nyata.
*ilustrasi gambar
Wen Grissham tertidur dan memimpikan kisah pangeran Wenhua, sedangkan aster menganggap dirinya sedang berada di masa lampau padahal itu sebuah ilusi pikirannya saat koma. Memang sulit di percaya, walaupun mereka bertemu di dunia maya kejadian itu benar-benar terjadi. Siapakah yang menyebabkan mereka berdua bertemu?
"Itu aku."
"Hahaha!" Senang mereka berada di atas pohon.
Dua orang gadis yang mendapati julukan dewa cinta, kalian ingat pada saat aster di kirimkan ke dunia yueyin? Sebelum itu dia sempat bertemu dua orang ini. Dan merekalah yang membuat mimpi ilusi itu terasa nyata.
2 tahun kemudian.
*Perumpamaan.
Setelah bertemu saat itu, Aster Yu dan Wen Grissham menjadi sepasang suami istri dan memiliki anak pertama yang berjenis kelamin perempuan. Setelah di tolak hubungannya dengan kekasih lama, kini laki-laki itu menyesal telah menolak aster karena dia sekarang sudah menjadi nyonya perusahaan EXTS yang terkenal akan kekayaan.
Hubungan mereka berjalan lancar, meski ada beberapa masalah yang menganggu. Itu hal yang wajar di dalam hubungan rumah tangga, pada akhirnya semua kisah ini tidak pernah berakhir menyedihkan karena mereka kembali di pertemukan dan hidup bahagia.
"Aku mencintaimu.."
"Aku juga mencintaimu."
Chupp~
Aku aster yu dan dia adalah suami ku Wen Grissham, jika kami ceritakan apa yang terjadi pada kami di masa lalu mungkin orang tidak akan percaya atau bahkan menganggap kami gila, tapi kejadian itu nyata tidak tahu kenapa bisa terjadi. Ingatan di masa lalu melekat di otak kami, pada akhirnya kematian itu bukanlah akhir dari segalanya melainkan awal pertemuan kami di masa depan. Kami menjalani hubungan yang luar biasa, mulai dari pendekatan melakukan banyak hal yang tak sempat kami lakukan di masa lalu, kebahagiaan ini adalah akhir dari yang sesungguhnya. Terima kasih Permaisuri Yueyin, karena kamu aku jadi bisa bertemu pasangan sejati ku.
Atau jangan-jangan, aster yu dan Wen Grissham sebenarnya adalah reinkarnasi dari putri yueyin dan pangeran Wenhua?
END
Author: Cerita yueyin sampai disini dulu ya
nanti Sequel ceritanya mengisahkan tentang anak mereka yang di dalam Krystal meihua, akan di rilis bulan Oktober (rencana)
MIER AT THE BLOSSOM'S PAVILION
rilis bulan Oktober mendatang~
sembari menunggu, coba baca cerita baru author yang berjudul I Wanna Be Queen.
terimakasih banyak untuk para pembaca setia, HOLPY. dengan berat hati kita juga berpisah sampai disini ya🙏 see you again!
__ADS_1